Gotabaya Rajapaksa Resmi Dilantik Jadi Presiden Sri Lanka

Bangun Santoso

Selasa, 19 November 2019 | 07:55 WIB
Gotabaya Rajapaksa Resmi Dilantik Jadi Presiden Sri Lanka
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa sebelum dilantik pada Senin (18/11/2019) waktu setempat. (Foto: AFP)

Suara.com - Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa yang baru terpilih pada Senin (18/11) mengirimkan pesan kepada masyarakat internasional bahwa pemerintahannya akan tetap netral dan menghindari konflik.

"Kami berharap dapat bekerja dengan semua negara dengan cara yang bersahabat dan netral untuk menghindari konflik di antara kekuatan-kekuatan dunia," tegas Rajapaksa dalam pidato perdananya sebagaimana dikutip dari kantor berita Anadolu, Selasa (19/11).

Pernyataan itu disampaikan di tengah adanya kekhawatiran bahwa Rajapaksa akan mengambil kebijakan-kebijakan yang pro-China, serupa dengan saudaranya Mahinda Rajapaksa, yang menjabat sebagai presiden hingga 2015.

Upacara pengambilan sumpah berlangsung di kuil Ruwanwelisaya di Anuradhapura, sekitar 200 kilometer dari ibu kota Sri Lanka, Kolombo.

Rajapaksa yang meraih kemenangan besar pada Sabtu mengumumkan bahwa prioritas utamanya adalah memperkuat keamanan nasional.

"Saya akan menerapkan semua mekanisme yang diperlukan untuk memastikan negara kita bebas dari terorisme, narkoba, pemerasan, dan ancaman lainnya, sehingga negara ini aman bagi perempuan dan anak-anak," kata dia lagi.

"Tapi, sebagai presiden baru Anda, saya meminta Anda semua orang Sri Lanka sejati untuk bergabung dengan saya dalam perjalanan saya ke depan," tambah Rajapaksa.

Dia juga meyakinkan semua komunitas di negara itu akan memiliki kebebasan untuk menjalankan ibadah mereka masing-masing.

"Kami akan selalu melindungi hak ini. Saya juga meminta semua warga Sri Lanka untuk membantu saya mewujudkannya," ujar presiden baru itu.

baca juga

Di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha itu, komunitas Tamil di Sri Lanka mencapai 12,6 persen dari populasi, sementara Muslim berjumlah 9,7 persen.

Selain itu, dalam pidatonya, Rajapaksa juga menegaskan sikap anti-korupsinya.

Sri Lanka berada di peringkat ke-89 di dunia dan ke-3 di Asia Selatan, tepat di belakang Bhutan (ke-25) dan India (ke-78) dengan skor 38 dalam Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngamuk di Upacara Keagamaan, Gajah Lukai Belasan Orang

Ngamuk di Upacara Keagamaan, Gajah Lukai Belasan Orang

News | Selasa, 10 September 2019 | 19:57 WIB

Picu Protes dan Ketegangan, Makam Pelaku Bom Gereja di Sri Lanka Dipindah

Picu Protes dan Ketegangan, Makam Pelaku Bom Gereja di Sri Lanka Dipindah

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 06:44 WIB

Tersembunyi di Balik Kostum, Gajah Kurus Kering Dipaksa Ikut Festival

Tersembunyi di Balik Kostum, Gajah Kurus Kering Dipaksa Ikut Festival

Lifestyle | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 18:39 WIB

Diduga Berisi Organ Manusia, Sri Lanka Kembalikan 213 Peti Kemas Inggris

Diduga Berisi Organ Manusia, Sri Lanka Kembalikan 213 Peti Kemas Inggris

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 07:58 WIB

OKI Khawatirkan Meningkatnya Insiden Anti Muslim di Sri Lanka

OKI Khawatirkan Meningkatnya Insiden Anti Muslim di Sri Lanka

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 07:33 WIB

Rusuh Anti Islam, Perusuh Bakar Pabrik Milik Muslim di Sri Lanka

Rusuh Anti Islam, Perusuh Bakar Pabrik Milik Muslim di Sri Lanka

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 15:30 WIB

Rusuh Anti Muslim di Sri Lanka Telan Korban Jiwa

Rusuh Anti Muslim di Sri Lanka Telan Korban Jiwa

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 11:24 WIB

Terkini

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:06 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

×