Jelang 1 Desember, Bintang Kejora Berkibar di Balai Kota Australia

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Sabtu, 30 November 2019 | 18:41 WIB
Jelang 1 Desember, Bintang Kejora Berkibar di Balai Kota Australia
Bendera Bintang Kejora berkibar di Gedung Balai Kota Leichhardt, Sydney, Jumat (29/11/2019). (AWPA)

Suara.com - Jelang peringatan 1 Desember, bendera bintang kejora berkibar di Gedung Balai Kota Leichhardt, Sydney, Australia, pada Jumat (29/11/2019) pukul 10.00 waktu setempat.

Pengibaran bendera itu juga dimaksudkan untuk menunjukkan kepedulian terkait kasus pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat.

Dalam rilis yang diterima Suara. com, Sabtu (30/11/2019), Asosiasi Papua Barat Australia (AWPA) menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kota Sydney yang telah memberikan izin untuk mengibarkan bendera bintang kejora.

"Ini adalah tahuh ke-10, bendera bintang kejora dikibarkan di salah satu balai kota untuk untuk menunjukkan kepedulian mengenai kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Papua Barat," ucap Joe Collins dari AWPA.

Pengibaran ini dilakukan untuk memperingati hari bersejarah di mana bendera bintang kejora dikibarkan pertama kali di Papua Barat pada 1 Desember 1961.

Seperti diketahui, ribuan orang turun ke jalan memprotes aksi rasisme terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur pada 17 Agustus - 23 September. Bahkan tak sedikit dari demonstran yang justru diamankan pihak kepolisian.

Tercatat ada 22 orang yang dituduh menjadi provokator kerusuhan dalam aksi demontrasi di Papua. Mereka di antaranya, Wakil Ketua ULMWP Buchtar Tabuni, Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Agus Kossay, Ketua KNPB Mimikia Steven Italy dan aktivis Surya Anta.

Namun sayangnya menurut Joe Collins, hingga saat ini pemerintah Australia belum ada kesepakatan dengan pemerintah Indonesia untuk menangani kasus tersebut.

AWPA bentangkan Bendera Bintang Kejora. (AWPA)
AWPA bentangkan Bendera Bintang Kejora. (AWPA)

Ia berharap, Menteri Luar Negeri Australia turun tangan mendesak Indonesia supaya membebaskan tahanan politik Papua Barat, di samping menunggu sikap tegas dari Presiden Jokowi.

baca juga

"Presiden Jokowi mengklaim memiliki ikatan khusus dengan warga Papua, mestinya segera membebaskan para tahanan sebagai tanda niatan baik," kata Joe Collins.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemekaran Papua, Legislator Usul Amandemen UU Otsus

Pemekaran Papua, Legislator Usul Amandemen UU Otsus

DPR | Sabtu, 30 November 2019 | 08:51 WIB

Jelang Hari 1 Desember, Mahfud MD Akan Bertolak ke Papua

Jelang Hari 1 Desember, Mahfud MD Akan Bertolak ke Papua

News | Jum'at, 29 November 2019 | 21:40 WIB

Melihat Latihan Kesiapsiagaan Operasi Jelang Natal dan Tahun Baru

Melihat Latihan Kesiapsiagaan Operasi Jelang Natal dan Tahun Baru

Foto | Jum'at, 29 November 2019 | 18:00 WIB

Polisi Klaim Tak Ada Pengamanan Berlebihan Jelang peringatan 1 Desember

Polisi Klaim Tak Ada Pengamanan Berlebihan Jelang peringatan 1 Desember

News | Kamis, 28 November 2019 | 20:30 WIB

Terkini

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB