Wapres Maruf: Tindakan Koruptif Pejabat Negara Memprihatinkan

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 10 Desember 2019 | 11:24 WIB
Wapres Maruf: Tindakan Koruptif Pejabat Negara Memprihatinkan
Wapres Ma'ruf Amin dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019). (Dok Setwapres).

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai maraknya tindakan koruptif yang dilakukan para penyelenggara negara sangat memprihatinkan.

Hal itu dibuktikan dengan berjalannya sebuah proses perizinan berbelit-belit bahkan aturan rumit yang diterapkan penyelenggara negara.

Ma'ruf mengungkapkan bahwa sehatnya birokrasi dalam suatu negara turut mendukung pembangunan negara itu sendiri. Namun yang ada di Indonesia malah merebaknya perilaku koruptif.

"Proses perizinan yang berbelit-belit, aturan yang rumit, menjadi faktor peluang untuk para pemegang kekuasaan baik tingkat Kementerian atau Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk berperilaku koruptif, sehingga menciptakan ekonomi biaya tinggi," kata Ma'ruf dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).

Ma'ruf menerangkan bahwa pembangunan zona integritas ini sejalan dengan salah satu dari 5 program prioritas pemerintah. Penyederhanaan birokrasi dan penyederhanaan regulasi perlu dilakukan terhadap prosedur birokrasi yang panjang, berbelit-belit dan menghambat pelayanan publik.

"Sukses atau tidaknya agenda-agenda pembangunan yang diusung presiden akan sangat bergantung kepada keberhasilan reformasi birokrasi, instansi pemerintah untuk utamanya unit layanan yang berdampak pada masyarakat dan dunia usaha," ucapnya.

Dengan begitu, Ma'ruf menyampaikan bahwa sedianya instansi pemerintah juga harus memahami kalau pemerintah memiliki peran sebagai pemberi layanan kepada masyarakat dengan mutu yang terbaik. Tentu upaya itu dilakukan guna memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan integritas birokrat.

"Akan berpengaruh kepada kepuasan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik yang berujung peningkatan produktifitas dan daya saing bangsa," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Saya Dapat Perintah dari Presiden Berantas Korupsi di Kemenhan

Prabowo: Saya Dapat Perintah dari Presiden Berantas Korupsi di Kemenhan

News | Senin, 09 Desember 2019 | 20:01 WIB

Jokowi Tak Hadir Saat Peringatan Hari Antikorupsi di KPK

Jokowi Tak Hadir Saat Peringatan Hari Antikorupsi di KPK

Foto | Senin, 09 Desember 2019 | 16:54 WIB

Tilap Anggaran Desa Rp 1 Miliar, Eks Kades Asep Maulana Dijebloskan ke Bui

Tilap Anggaran Desa Rp 1 Miliar, Eks Kades Asep Maulana Dijebloskan ke Bui

Jabar | Senin, 09 Desember 2019 | 16:52 WIB

Pemerintah Fokus Bangun Infrastruktur, Ini Pesan Novel di Hari Anti Korupsi

Pemerintah Fokus Bangun Infrastruktur, Ini Pesan Novel di Hari Anti Korupsi

News | Senin, 09 Desember 2019 | 16:47 WIB

Di Depan Wapres Maruf, Ketua Komnas HAM: Pelanggaran HAM Makin Berat

Di Depan Wapres Maruf, Ketua Komnas HAM: Pelanggaran HAM Makin Berat

News | Senin, 09 Desember 2019 | 14:42 WIB

Puan: Banyak Koruptor Dipenjara Bukan Berarti Gerakan Anti Korupsi Berhasil

Puan: Banyak Koruptor Dipenjara Bukan Berarti Gerakan Anti Korupsi Berhasil

News | Senin, 09 Desember 2019 | 13:20 WIB

Wapres Maruf: Jokowi Kasih Arahan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas

Wapres Maruf: Jokowi Kasih Arahan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas

News | Senin, 09 Desember 2019 | 12:16 WIB

LIVE STREAMING: KPK Gelar Razia Door to Door Mobil Penunggak Pajak

LIVE STREAMING: KPK Gelar Razia Door to Door Mobil Penunggak Pajak

Video | Senin, 09 Desember 2019 | 11:46 WIB

Mahfud MD: Korupsi Potong Urat Nadi Kehidupan

Mahfud MD: Korupsi Potong Urat Nadi Kehidupan

News | Senin, 09 Desember 2019 | 11:11 WIB

Ferdinand PD: Awasi Pejabat Korupsi Saja Tak Mampu, Memalukan!

Ferdinand PD: Awasi Pejabat Korupsi Saja Tak Mampu, Memalukan!

News | Senin, 09 Desember 2019 | 11:13 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×