Dibawa Keliling Sekolah, Pemprov DKI Luncurkan Bus Anti Korupsi

RR Ukirsari Manggalani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 11 Desember 2019 | 05:52 WIB
Dibawa Keliling Sekolah, Pemprov DKI Luncurkan Bus Anti Korupsi
Bus anti korupsi siap meluncur ke sekolah-sekolah di Jakarta, diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan satu unit bus anti korupsi. Kendaraan ini nantinya akan membawa pengajaran anti korupsi ke setiap sekolah di Jakarta.

Program ini merupakan kerja sama antara Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, KPK DKI Jakarta dan Transjakarta bersama KPK Republik Indonesia. Selain itu Pemprov juga mengukuhkan 160 duta anti korupsi yang terdiri dari 80 siswa dan 80 orang guru.

Gubernur Pemprov DKI Jakarta, Anies Baswedan luncurkan bus anti korupsi [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Gubernur Pemprov DKI Jakarta, Anies Baswedan luncurkan bus anti korupsi [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Giri Suprapdiono mengatakan duta anti korupsi itu akan berkeliling menaiki bus anti korupsi. Mereka disebutnya akan memberikan pendidikan anti korupsi sejak dini.

Tujuan awal bus ini adalah SMPN 39 Jakarta. Nantinya para duta yang sudah dibekali oleh KPK RI dan DKI akan memberikan pengajaran. menyebarkan semangat kejujuran, tanggung jawab, disiplin, berani dan adil.

Para guru nantinya juga akan mendapatkan pelatihan berseritifikasi penyuluh anti korupsi.

Giri Suprapdiono menjelaskan Bus Anti Korupsi dilengkapi dengan materi kampanye anti korupsi dalam bentuk buku-buku, video, vlog, film, musik, dan permainan bertema anti korupsi atas bantuan KPK RI.

"1104 sekolah dasar, 1095 SMP, 2652 SMA yang akan memiliki pendidikan anti korupsi. Jadi konsekuensinya 4.000 lebih sekolah akan menerapkan pendidikan anti korupsi," ujar Giri Suprapdiono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2019).

Program ini dinilai merupakan tindaklanjut dari Peraturan Gubernur Nomor 132 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anti Korupsi. Giri Suprapdiono menyatakan mengajarkan semangat anti korupsi kepada para siswa merupakan investasi jangka panjang.

"4.000 lebih sekolah akan menerapkan pendidikan anti korupsi karena ini investasi maka anak-anak ini akan mempunyai nilai pilihan, jadi orang tidak korupsi karena tidak ingin karena nilai korupsi tidak sesuai nilai mereka," jelasnya.

baca juga

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan untuk menumbuhkan semangat anti korupsi, maka ekosistemnya harus mendukung. Menurutnya sekolah merupakan tempat yang tepat untuk dijadikan lingkungan yang mendorong pendidikan anti korupsi.

"Sekolah harus siap menjadi zona berintegritas dan anti korupsi karena akan membentuk pengalaman bagi putra putri kita dan akan membentuk budaya berintegritas melalui proses pembiasaan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Dukung Dewi Anggraini Jadi Perempuan Indonesia Pertama ke Kutub Utara

Anies Dukung Dewi Anggraini Jadi Perempuan Indonesia Pertama ke Kutub Utara

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 02:00 WIB

Dihujat Karena Lem Aibon, Pandji Pragiwaksono: Warganet Memang Kocak

Dihujat Karena Lem Aibon, Pandji Pragiwaksono: Warganet Memang Kocak

Entertainment | Selasa, 10 Desember 2019 | 14:08 WIB

TGUPP Anies Jadi Target Operasi Tangkap Tangan dan 4 Berita Lainnya

TGUPP Anies Jadi Target Operasi Tangkap Tangan dan 4 Berita Lainnya

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×