Nadiem Hapus Ujian Nasional, Sudjiwo Tedjo: Ya Tuhan, Kok Enak Banget

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Kamis, 12 Desember 2019 | 10:58 WIB
Nadiem Hapus Ujian Nasional, Sudjiwo Tedjo: Ya Tuhan, Kok Enak Banget
Sujiwo Tejo

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memutuskan bahwa tahun 2020 merupakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk terakhir kalinya. Budayawan Sudjiwo Tedjo ikut menanggapi keputusan Nadiem tersebut.

Melalui kicauan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @sudjiwotedjo, pada Kamis (12/12/2019), Sudjiwo Tejo merasa keputusan ini sangat menguntungkan bagi anak-anak milenial.

"Hidup adalah ujian tanpa akhir dan tak kenal tahun. Tapi, bagi milenial, tahun 2020 adalah ujian terakhir. O, Tuhan, kok enak banget jadi mereka. Merekakan kami sekarang juga, ya Tuhan," kelakarnya.

Penulis buku Tuhan Maha Asyik itu mengaku pernah membahas manfaat Ujian Nasional bersama Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Iwan Pranoto. Menurutnya, UN lebih banyak membuat beban pikiran pada guru dan siswa.

Sudjiwo Tejo bercerita, "Dulu banget dalam obrolan ringan dengan Prof Iwan Pranoto, beliau mempertanyakan manfaat UN yang lebih bikin stres buat guru & peserta didik".

Iwan, melalui Sudjiwo Tejo, menyarankan kalau tujuan UN hanya untuk mengukur pencapaian kurikulum, "kenapa gak pakai sampel UN di beberapa sekolah aja kayak TPS dalam hitung cepat pemilu?"

Sudjiwo Tedjo menanggapi penghapusan Ujian Nasional (twitter @sudjiwotedjo)
Sudjiwo Tedjo menanggapi penghapusan Ujian Nasional (twitter @sudjiwotedjo)

Sementara itu, Sudjiwo Tejo sendiri sependapat dengan pernyataan guru besar ITB itu.

Ia mengatakan "Beliau Prof Iwan Pranoto profesinya emang pendidik. Sejawat seangkatanku di Departemen Matematika ITB. Soal pendidikan lebih baik aku makmum orang-orang seperti beliau saja. Masak jadi imam di berbagai bidang?"

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim membuat kebijakan terbaru mengenai Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN).

baca juga

USBN akan diterapkan dengan ujian yang diselenggarakan hanya oleh sekolah. Sementara UN terakhir digelar tahun 2020.

Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

"Ini sudah menjadi beban stres bagi banyak sekali siswa guru dan orang tua karena sebenarnya ini berubah menjadi indikator keberhasilan siswa sebagai individu, padahal maksudnya Ujian Nasional berstandar nasional adalah untuk mengakses sistem pendidikan. Arah kebijakan ini juga mengacu pada praktik baik pada level internasional seperti PISA dan TIMSS," jelas Nadiem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendikbud Nadiem Tambah Kuota Jalur Prestasi PPDB Jadi 30 Persen

Mendikbud Nadiem Tambah Kuota Jalur Prestasi PPDB Jadi 30 Persen

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:56 WIB

Ujian Nasional Dihapus Tahun 2021, Maruf Amin: Nanti Diuji

Ujian Nasional Dihapus Tahun 2021, Maruf Amin: Nanti Diuji

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:33 WIB

Resmi Hapus UN, Mendikbud Nadiem Makarim Ganti Jadi ASM dan SK, Apa Itu?

Resmi Hapus UN, Mendikbud Nadiem Makarim Ganti Jadi ASM dan SK, Apa Itu?

Video | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:10 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB