Aktivis Uighur Terima Penghargaan HAM dari Parlemen Uni Eropa

Bangun Santoso

Jum'at, 20 Desember 2019 | 15:33 WIB
Aktivis Uighur Terima Penghargaan HAM dari Parlemen Uni Eropa
Jewher Ilham, putri Ilham Tohti, ekonom Uyghur yang juga aktivis hak asasi manusia, memegang potret ayahnya saat pemberian penghargaan untuk hadiah hak asasi manusia Sakharov di Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, pada 18 Desember 2019. (Foto: FREDERICK FLORIN / AFP)

Suara.com - Ilham Tohti, seorang akademisi dan aktivis hak-hak Uighur dianugerahi penghargaan tertinggi hak asasi manusia 'Shakarov Prize' dari Uni Eropa. Anak perempuan Tohti, Jewher Ilham, menerima penghargaan atas nama ayahnya saat ia sedang menjalani hukuman seumur hidup di penjara Tiongkok.

"Sangat disayangkan bahwa ia tidak dapat menerima penghargaan ini sendirian," kata Jewher Ilham pada upacara pemberian penghargaan, Rabu (18/12/2019).

Divonis penjara seumur hidup sejak 2014 atas tuduhan yang berkaitan dengan separatisme, Tohti bekerja tanpa lelah menyuarakan penderitaan umat Islam Uighur di Tiongkok barat ke perhatian dunia. Tahun 2006, ia mendirikan situs berita Uighur Online, yang kemudian ditutup oleh pihak berwenang China yang mengklaim mendukung ekstrimis. Ia pun telah banyak menulis tentang penganiayaan orang Uighur di Beijing dan upaya asimilasi paksa.

"Ayah saya tidak pernah (mengatakan) sepatah kata pun tentang memisahkan negara. Dia tidak pernah menyebutkan atau melakukan tindakan kekerasan sebelumnya. Jadi saya sangat percaya diri untuk mengatakan tuduhan dari pemerintah Cina benar-benar konyol. Ayah saya selalu percaya bahwa jika ada masalah yang harus kita perbaiki dan dia ingin memperbaiki masalahnya," kata Jewher Ilham sebagaimana dilansir DW Indonesia sebelum upacara penghargaan.

Xinjiang 'bernilai politik tinggi'

Tidak diketahui ada berapa banyak orang Uighur di kamp-kamp konsentrasi di provinsi Xinjiang, tempat sebagian besar dari mereka tinggal. Menurut laporan, siapa pun yang berbicara menentang pemerintah Cina dikirim ke "program pendidikan ulang" dan tidak diizinkan pergi sampai pihak berwenang yakin mereka tidak akan mengkritik Beijing lagi di depan umum. Para korban takut untuk berbicara karena kemungkinan pembalasan akan berdampak kepada keluarga mereka.

Anak perempuan Tohti menyarankan bahwa jika komunitas internasional ingin membantu, mereka harus: "mendidik generasi muda tentang apa yang sedang terjadi. (Mereka dapat) membantu siswa internasional China mendapatkan kesadaran tentang apa yang terjadi di dalam negara mereka sendiri karena banyak siswa China tidak memiliki pengetahuan tentang komunitas Uighur. Juga (mereka dapat menjatuhkan) sanksi pada perusahaan yang mengimpor dan mengekspor barang dari kamp-kamp konsentrasi itu. (Mereka dapat menempatkan) pembatasan visa pada pejabat pemerintah China. "

Hannah Neumann, politisi Partai Hijau Jerman dan anggota parlemen Uni Eropa, mengatakan kepada DW bahwaperusahaan Jerman harus menarik diri dari Xinjiang jika situasinya terus berlanjut seperti semula.

"Mereka harus membuatnya sangat, sangat, sangat jelas bahwa tidak ada bagian dari (produk) yang disentuh oleh seseorang yang berada di salah satu kamp ini," kata Neumann. "Saya berharap apa yang selama ini kami tuntut dari perusahaan Jerman, bahwa mereka selalu membela hak asasi manusia."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Muslim Uighur, MUI Minta Masyarakat Tidak Boikot Produk China

Heboh Muslim Uighur, MUI Minta Masyarakat Tidak Boikot Produk China

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 11:20 WIB

MUI Desak KL Summit 2019 Kecam Penindasan Muslim Uighur di China

MUI Desak KL Summit 2019 Kecam Penindasan Muslim Uighur di China

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 10:38 WIB

Bela Muslim Uighur, #BoikotProdukCinaSekarang Masuk Trending Topik

Bela Muslim Uighur, #BoikotProdukCinaSekarang Masuk Trending Topik

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 14:54 WIB

Mahfud soal Muslim Uighur di China: Kita Punya Diplomasi Lunak Sejak Dulu

Mahfud soal Muslim Uighur di China: Kita Punya Diplomasi Lunak Sejak Dulu

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 14:21 WIB

Buntut Isu Uighur, Klub Asal Jerman Ini Batal Dirikan Akademi Sepak Bola

Buntut Isu Uighur, Klub Asal Jerman Ini Batal Dirikan Akademi Sepak Bola

Bola | Kamis, 19 Desember 2019 | 12:35 WIB

CEK FAKTA: Mesut Ozil Sindir Wapres Maruf Amin Soal Uighur, Benarkah?

CEK FAKTA: Mesut Ozil Sindir Wapres Maruf Amin Soal Uighur, Benarkah?

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 20:27 WIB

Buntut Cuitan Mesut Ozil Soal Muslim Uighur, Menlu AS Kecam China

Buntut Cuitan Mesut Ozil Soal Muslim Uighur, Menlu AS Kecam China

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 13:17 WIB

Wapres Ma'ruf Minta Pemerintah China Terbuka soal Muslim Uighur

Wapres Ma'ruf Minta Pemerintah China Terbuka soal Muslim Uighur

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 20:13 WIB

Terkini

'Pengabdi Setan 3: Origin' Mulai Produksi, Joko Anwar Ungkap Asal Mula Semua Misteri

'Pengabdi Setan 3: Origin' Mulai Produksi, Joko Anwar Ungkap Asal Mula Semua Misteri

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 20:41 WIB

Kenapa Kulkas Tiba-Tiba Tidak Dingin? Ini 6 Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Kenapa Kulkas Tiba-Tiba Tidak Dingin? Ini 6 Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 20:35 WIB

Tinggalkan Masa Lalu! Chung Ha Ajak Kita Memulai Hidup Baru di Lagu Mexico

Tinggalkan Masa Lalu! Chung Ha Ajak Kita Memulai Hidup Baru di Lagu Mexico

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 20:35 WIB

Kebakaran Kontrakan di Koja, 3 Penghuni Luka Bakar dan Dilarikan ke RSUD

Kebakaran Kontrakan di Koja, 3 Penghuni Luka Bakar dan Dilarikan ke RSUD

News | Rabu, 02 September 2026 | 20:27 WIB

Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform

Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 20:25 WIB

Diserbu Ratusan Penggemar, Intip Keseruan BAKKA!! Maid Cafe 'Maid the Rock!!' di BW Express Jakarta

Diserbu Ratusan Penggemar, Intip Keseruan BAKKA!! Maid Cafe 'Maid the Rock!!' di BW Express Jakarta

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 20:25 WIB

Macam-macam Simbiosis Mutualisme, Komensalisme, Parasitisme Beserta Contohnya

Macam-macam Simbiosis Mutualisme, Komensalisme, Parasitisme Beserta Contohnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 20:25 WIB

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

News | Rabu, 02 September 2026 | 20:18 WIB

Tak Cukup Cek Kemasan, Orang Tua Diajak Lihat Transparansi di Balik Susu Formula Anak

Tak Cukup Cek Kemasan, Orang Tua Diajak Lihat Transparansi di Balik Susu Formula Anak

Sumut | Rabu, 02 September 2026 | 20:15 WIB

Kenapa Api Kompor Jadi Merah? Begini Cara Membersihkannya agar Nyalanya Kembali Biru

Kenapa Api Kompor Jadi Merah? Begini Cara Membersihkannya agar Nyalanya Kembali Biru

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 20:15 WIB

×