AS Bunuh Jenderal Legendaris Iran Soleimani, Dunia di Ambang World War 3

Reza Gunadha

Jum'at, 03 Januari 2020 | 18:59 WIB
AS Bunuh Jenderal Legendaris Iran Soleimani, Dunia di Ambang World War 3
Ilustrasi - Anggota Satuan Aerospace Pasukan Garda Revolusi Islam Iran memberi hormat di base rudal bawah tanah dengan unit pelontar di lokasi yang dirahasiakan, di foto yang tidak bertanggal dari Fars News. [Fars News]

Sementara itu seperti dilansir Kantor Berita Rusia RIA Novosti, Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyebut serangan pembunuhan tokoh militer Iran itu akan meningkatkan ketegangan di kawasan.

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi pada Jumat mengecam pembunuhan komandan Pasukan Quds Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis dalam serangan udara Amerika Serikat di Baghdad.

Serangan udara di bandara Baghdad itu adalah aksi agresi terhadap Irak dan pelanggaran atas kedaulatan, yang akan mengarah pada perang di Irak, kawasan, dan dunia, tegas Mahdi dalam suatu pernyataan.

Serangan itu juga melanggar syarat-syarat yang telah ditetapkan menyangkut keberadaan militer AS di Irak dan harus dipenuhi dengan undang-undang untuk menjaga keamanan dan kedaulatan Irak, katanya menambahkan.

Untuk itu, Mahdi mendesak parlemen Irak untuk menggelar sidang luar biasa untuk membahas dan menyikapi peristiwa serangan tersebut.

AS, Israel, Inggris Siaga

Inggris telah meningkatkan pengamanan dan kesiagaan di pangkalan-pangkalan militernya di Timur Tengah setelah Amerika Serikat membunuh komandan Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani, demikian dilaporkan Sky News, Jumat, tanpa mengutip sumber.

Inggris memiliki sekitar 400 personel militer yang ditempatkan di Irak untuk membantu pelatihan di negara tersebut. Sebagian besar tentara Inggris itu berada di pangkalan Taji, sebelah utara Baghdad.

"Keselamatan dan keamanan para personel kita adalah kepentingan tertinggi dan kami menjaga perlindungan pasukan kita dengan melakukan tinjauan secara terus-menerus. Kami tidak bisa berkomentar mengenai langkah-langkah perlindungan pasukan secara khusus," kata seorang juru bicara Departemen Pertahanan Inggris ketika ditanya soal laporan itu.

baca juga

Sementara Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bagdad pada Jumat meminta semua warganya segera meninggalkan Irak.

Permintaan itu diumumkan beberapa jam setelah AS membunuh pemimpin Pasukan Quds Qassem Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis melalui serangan udara.

"Berkaitan dengan ketegangan yang meningkat di Irak dan kawasan, Kedubes AS mendesak warga Amerika untuk mematuhi Anjuran Perjalanan Januari 2020 dan agar meninggalkan Irak segera. Para warga AS hendaknya pergi dengan pesawat jika memungkinkan, dan jika tidak, ke negara-negara lainnya melalui jalan darat," kata Kedutaan dalam pernyataan.

Sedangkan Menteri pertahanan Israel pada Jumat, memanggil para komandan militer dan keamanan Israel ke Tel Aviv setelah komandan senior Pasukan Quds Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani terbunuh dalam serangan udara Amerika Serikat.

Sementara para pejabat Iran telah menyatakan akan melakukan pembalasan, Israel—sekutu terdekat AS di Timur Tengah—tidak memberikan pernyataan terbuka atas kematian Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis di Baghdad, Irak.

Namun, Radio Tentara Israel menyebutkan bahwa militer Israel telah meningkatkan kewaspadaan di tengah kekhawatiran bahwa Iran akan menyerang melalui sekutu-sekutunya di kawasan, seperti gerakan Hizbullah dukungan Teheran ke utara atau melalui kelompok gerilyawan Palestina serta Hamas dan Jihad Islam di Gaza.

"Mereka akan menunggu saat yang tepat untuk melakukan pembalasan, mungkin dengan melancarkan tembakan ke wilayah Israel dengan bantuan milisi Syiah di Suriah dan bahkan dari Gaza," tulis Ron Ben-Yishai, komentator untuk media Israel, Ynet, di laman daring media tersebut.

Di Gaza, Hamas—yang selama ini mendapatkan bantuan keuangan dan militer dari Teheran—mengutuk pembunuhan Soleimani itu dan menyampaikan "Rasa duka cita yang mendalam" kepada Iran.

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang berkunjung ke Yunani, Menteri Pertahanan Naftali Bennet memanggil para komandan senior untuk berkumpul pada Jumat pagi guna 'menilai situasi," kata beberapa pejabat kementerian.

Israel telah sekian lama menganggap Soleimani sebagai ancaman besar. Pada Agustus tahun lalu, militer Israel mengatakan pihaknya telah menggagalkan serangan Pasukan Quds, yang diatur oleh Soleimani , dengan mengerahkan sejumlah pesawat nirawak dari Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantikan Soleimani, Esmail Qaani Ditunjuk Jadi Komandan Pasukan Elite Iran

Gantikan Soleimani, Esmail Qaani Ditunjuk Jadi Komandan Pasukan Elite Iran

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 18:47 WIB

KBRI Bahgdad Imbau WNI Tak Keluar Rumah Usai Jenderal Iran Soleimani Tewas

KBRI Bahgdad Imbau WNI Tak Keluar Rumah Usai Jenderal Iran Soleimani Tewas

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 18:14 WIB

Warga AS Didesak Keluar dari Irak Setelah Jenderal Iran Soleimani Tewas

Warga AS Didesak Keluar dari Irak Setelah Jenderal Iran Soleimani Tewas

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 17:33 WIB

Cuit Bendera AS Usai Soleimani Tewas, Trump Diserang Pakai Jejak Digitalnya

Cuit Bendera AS Usai Soleimani Tewas, Trump Diserang Pakai Jejak Digitalnya

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 17:04 WIB

Jenderal Soleimani Tewas Dibom AS, Garda Revolusi Iran: Darah Dibayar Darah

Jenderal Soleimani Tewas Dibom AS, Garda Revolusi Iran: Darah Dibayar Darah

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 16:53 WIB

Jalan Sunyi Qassem Soleimani: Dipuja Rakyat Iran, Dibenci Amerika

Jalan Sunyi Qassem Soleimani: Dipuja Rakyat Iran, Dibenci Amerika

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 16:51 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×