Menaker Canangkan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Nasional 2020

Fabiola Febrinastri

Senin, 13 Januari 2020 | 10:47 WIB
Menaker Canangkan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Nasional 2020
Menaker, Ida Fauziyah mencanangkan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2020, sekaligus peringatan 50 tahun K3 di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (12/1/2020). (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mencanangkan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2020, sekaligus peringatan 50 tahun K3 di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (12/1/2020).

Pencanangan Bulan K3 Nasional Tahun 2020 ini ditandai dengan jalan sehat K3 (fun walk), yang diikuti 2000 peserta.

Dalam sambutannya, Ida mengatakan, keselamatan dan kesehatan kerja menghadapi tantangan dunia ketenagakerjaan makin kompleks, sehingga diperlukan strategi pengendalian yang lebih efektif, efisien dan inovatif dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Untuk itu, Menaker minta semua pihak untuk dapat melakukan upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 di lingkungan masing-masing, agar budaya K3 benar-benar terwujud di seluruh Tanah Air.

"Kita perlu melakukan lompatan dan terobosan dengan inovasi-inovasi baru, agar pelaksanaan K3 dapat terus diperkuat di tengah gerak perubahan masyarakat dan revolusi industri yang kian melesat, " katanya.

Ida juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pengusaha, serikat pekerja, pekerja dan masyarakat, untuk terus meningkatkan pengawasan dan penyadaran akan pentingnya K3. Persoalan K3 hendaknya tidak hanya diingat dan dibahas saat terjadi kecelakaan atau musibah di tempat kerja.

"Jangan sampai problem K3 baru mendapat perhatian, saat korban berjatuhan. Jangan sampai kita baru peduli soal K3, ketika ada gugatan dari masyarakat atau keluarga korban, " katanya.

Ida mengungkapkan kasus kecelakaan kerja pada 2018, telah terjadi 157.313. Sepanjang Januari hingga September 2019 terdapat 130.923 kasus.

"Hal ini menunjukkan terjadinya penurunan kasus kecelakaan kerja sebesar 26.40 persen, " kata Menaker.

baca juga

Meski demikian, kata Menaker, tantangan serius yang dihadapi adalah 57,5 persen dari 126,51 juta total penduduk bekerja berpendidikan rendah.

"Ini berpotensi menyebabkan rendahnya kesadaran pentingnya perilaku selamat dalam bekerja, " katanya.

Ida menyebut, kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan, namun juga dapat memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kecelakaan kerja juga mempengaruhi indeks pembangunan manusia (IPM) dan indeks pembangunan ketenagakerjaan (IPK).

"Soal nyawa dan kesehatan manusia, serta keselamatan adalah yang utama. Safety first. Uang bisa dicari, karier bisa dikejar, namun keselamatan dan kesehatan sama sekali tak tergantikan. Untuk itulah, K3 harus terus kita promosikan sebagai bagian penting dalam perlindungan tenaga kerja, " katanya.

Ia menegaskan, K3 bukan hanya tanggung jawab para pengusaha dan pemerintah pusat. Serikat pekerja/serikat buruh juga wajib memberi perhatian dan mendorong agar K3 dapat dijalankan secara efektif.

"Ketenagakerjaan adalah bidang yang diotonomikan, sehingga pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melaksanakan dan mengontrol atas pelaksanaannya. Ini adalah soal kerja sama, koordinasi, saling mengawasi dan saling mengingatkan, " tambah Ida.

Peringatan Bulan K3 Tahun 2020 bertema "Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi” ini dihadiri oleh Menaker (2004-2005) Fahmi Idris; Menaker (2005-2009) Erman Suparno; Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto; Sekjen Khairul Anwar; Dirjen Binalattas Bambang Satrio Lelono; Irjen Budi Hartawan; Kabarenbang Tri Retno Isnaningsih; dan Karo Humas Soes Hindharno.

Sementara itu, Plt. Dirjen Binwasnaker & K3, Iswandi Hari dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan peringatan 50 tahun Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Bulan K3 Tahun 2020, yaitu untuk memberikan motivasi kepada perusahaan-perusahaan, tenaga kerja, pemerintah dan masyarakat pada semua level dalam menerapkan program K3.

"Dulu orang menganggap K3 sebagai beban. Mulai hari ini harus kita jadikan K3 sebagai budaya kita semua. K3 akan meningkatkan kreativitas kita semua, " katanya.

Peringatan Bulan K3  dimeriahkan dengan acara lainnya, yakni atraksi Safety Rope Access; pemeriksaan kesehatan, senam sehat K3, dancer anak-anak, dan hiburan dari group band D’ Masiv. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker Evakuasi 20 Peserta Pemagangan Jepang di BBPLK Bekasi

Menaker Evakuasi 20 Peserta Pemagangan Jepang di BBPLK Bekasi

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 10:07 WIB

Menaker Minta Pekerja Migran Indonesia Jadi Duta Bela Negara

Menaker Minta Pekerja Migran Indonesia Jadi Duta Bela Negara

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 08:58 WIB

Menaker Kunjungi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Menaker Kunjungi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

News | Jum'at, 13 Desember 2019 | 13:37 WIB

Sejumlah Produk Kelompok Tenaga Kerja Mandiri Binaan Kemnaker Dipamerkan

Sejumlah Produk Kelompok Tenaga Kerja Mandiri Binaan Kemnaker Dipamerkan

Bisnis | Senin, 25 November 2019 | 13:31 WIB

40 TKM Binaan Kemnaker Pamerkan Produk Hasil Pemberdayaan

40 TKM Binaan Kemnaker Pamerkan Produk Hasil Pemberdayaan

News | Kamis, 21 November 2019 | 08:30 WIB

Gugatan Pra Peradilan PT KDH yang Langgar Aturan Ketenagakerjaan Ditolak

Gugatan Pra Peradilan PT KDH yang Langgar Aturan Ketenagakerjaan Ditolak

News | Kamis, 07 November 2019 | 11:33 WIB

Terkini

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:45 WIB

BNNP Sumut Buru Bandar 'Pod Getar' ke Kamboja Usai Tangkap 2 Kurir di Tanjung Balai

BNNP Sumut Buru Bandar 'Pod Getar' ke Kamboja Usai Tangkap 2 Kurir di Tanjung Balai

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:40 WIB

×