Kutip Pidato Propaganda Nazi, Menteri Kebudayaan Brasil Dipecat

Bangun Santoso

Sabtu, 18 Januari 2020 | 20:08 WIB
Kutip Pidato Propaganda Nazi, Menteri Kebudayaan Brasil Dipecat
Menteri Kebudayaan Brasil Robert Alvim dipecat karena kutip pidato Nazi. (Foto: via BBC)

Suara.com - Menteri kebudayaan Brasil dipecat setelah mengutip pidato kepala propaganda Nazi Jerman, Joseph Goebbels, dalam sebuah video, yang telah memicu kemarahan.

Dalam video yang diunggah di akun Twitter resmi kementerian, Roberto Alvim mengapresiasi seni yang bersifat "heroik" dan "nasionalis".

Video itu dilatari musik klasik berjudul Lohengrin karya Richard Wagner, komposer favorit pemimpin Nazi, Adolf Hitler.

Sebelumnya, Alvim mengatakan pidatonya, yang sudah dihapus, hanyalah "retorika belaka dan kebetulan memiliki kemiripan".

Pimpinan sayap kanan, yang juga Presiden Brasil, Jair Bolsonaro mengatakan pidato tersebut "tidak menguntungkan".

"Saya ulangi lagi penolakan kami terhadap ideologi totaliter dan genosida, seperti Nazisme dan komunisme," katanya.

"Kami juga menyatakan dukungan penuh dan tidak terbatas kami kepada komunitas Yahudi," katanya di Twitter.

Apa isi pidato kontroversial itu?

Dalam video berdurasi enam menit, Alvim mengatakan: "Seni Brasil dalam dekade berikutnya akan bersifat heroik dan menggelorakan nasionalisme, yang akan melahirkan keterlibatan emosional luar biasa ... sangat terkait dengan aspirasi penting rakyat kami, atau kalau tidak, seni itu tidak akan menjadi apa-apa. "

baca juga

Sebagian dari teks pidatonya identik dengan pidato yang dikutip dari buku biografi Joseph Goebbels karya sejarawan Jerman Peter Longerich, yang pernah menulis buku mengenai Holocaust:

"Seni Jerman dalam dekade berikutnya akan bersifat heroik, sangat romantis, faktual dan benar-benar bebas dari sentimentalitas... atau kalau tidak, tidak akan menjadi apa-apa."

Goebbels memimpin Kementerian Pencerahan dan Propaganda, yang dibentuk untuk mencuci otak rakyat Jerman agar mematuhi segala kebijakan Partai Nazi dan mendewakan Adolf Hitler.

Salah-satu metodenya, diantaranya, menyensor pers dan kontrol terhadap siaran radio, serta mengontrol kegiatan budaya dan seni.

Apa pembelaan Alvim?

Dalam unggahannya di halaman Facebooknya, Alvim, seorang pemimpin teater yang ditunjuk mengisi jabatan menteri pada tahun lalu, mengatakan "kaum kiri keliru dan terlalu jauh mengkaitkan" antara dua pidato, dan bahwa "tidak ada yang salah dengan isinya."

"Seluruh pidato didasarkan pada cita-cita nasionalistik seni Brasil dan kebetulan mirip dengan SATU kalimat pidato Goebbels. Saya tidak mengutip dia dan saya TIDAK PERNAH melakukannya ..."

Kemudian, dalam unggahan kedua, ia mengatakan "pidato itu ditulis dari berbagai ide terkait seni nasionalis yang digaungkan oleh para penyokongnya". Dia tidak mengomentari musik komposer Richard Wagner - favorit Adolf Hitler - yang diputar sebagai latar video pidatonya.

Di antara mereka yang menuntut agar dia dipecat adalah politikus Rodrigo Maia, yang mengatakan Alvim "melampaui batas" dengan isi video "yang sama-sekali tak dapat ditolerir".

Konfederasi Israel Brasil mengatakan: "Mengutip pandangan [Goebbels] ... itu mengungkapkan visi budayanya yang menakutkan. Ini harus dilawan..."

Presiden Brasil, Bolsonaro, yang mantan perwira militer dan dikenal sebagai politikus konservatif, acap kali menuduh para seniman dan budayawan Brasil berperan besar di balik keberadaan buku-buku sekolah dan film yang dianggapnya menyebarkan nilai-nilai "kekirian".

Sumber: BBC

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Lambang Nazi hingga Real Madrid, Logo Kerajaan Agung Sejagat Disorot

Mirip Lambang Nazi hingga Real Madrid, Logo Kerajaan Agung Sejagat Disorot

Jogja | Rabu, 15 Januari 2020 | 10:18 WIB

Netflix Diberi Izin Siarkan Film Yesus Gay

Netflix Diberi Izin Siarkan Film Yesus Gay

Tekno | Jum'at, 10 Januari 2020 | 17:44 WIB

Izin Telat Gabung, Beto Janjikan Datang dengan Kondisi Bugar

Izin Telat Gabung, Beto Janjikan Datang dengan Kondisi Bugar

Bola | Rabu, 08 Januari 2020 | 16:25 WIB

Usai Luka Tusuk, Presiden Brasil Sempat Amnesia karena Jatuh di Kamar Mandi

Usai Luka Tusuk, Presiden Brasil Sempat Amnesia karena Jatuh di Kamar Mandi

Health | Jum'at, 27 Desember 2019 | 13:58 WIB

Ekspor Honda PCX ke Brasil, Inilah Daftar Negara yang Disasar PT AHM

Ekspor Honda PCX ke Brasil, Inilah Daftar Negara yang Disasar PT AHM

Otomotif | Sabtu, 21 Desember 2019 | 16:00 WIB

Akhir Tahun 2019: Honda PCX Ekspansi ke Negeri Samba

Akhir Tahun 2019: Honda PCX Ekspansi ke Negeri Samba

Otomotif | Sabtu, 21 Desember 2019 | 09:00 WIB

Hasil Undian Copa America 2020: Argentina Segrup Bareng Chile dan Uruguay

Hasil Undian Copa America 2020: Argentina Segrup Bareng Chile dan Uruguay

Bola | Rabu, 04 Desember 2019 | 18:30 WIB

Presiden Brasil Tuding Leonardo DiCaprio Bakar Hutan Amazon

Presiden Brasil Tuding Leonardo DiCaprio Bakar Hutan Amazon

News | Sabtu, 30 November 2019 | 16:19 WIB

Mirip Seragam Tahanan Nazi, Baju Rp 28 Juta Ini Tuai Kontroversi

Mirip Seragam Tahanan Nazi, Baju Rp 28 Juta Ini Tuai Kontroversi

Lifestyle | Senin, 25 November 2019 | 13:08 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB