Diimingi Main Sinetron, Gadis ABG di Jakarta Barat 2 Kali Diperkosa

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 23 Januari 2020 | 21:39 WIB
Diimingi Main Sinetron, Gadis ABG di Jakarta Barat 2 Kali Diperkosa
MR, gadis remaja korban pemerkosaan saat membuat laporan di Polres Metro Jakarta Barat. (Dok. polisi).

Suara.com - Para pelaku pencabulan kerap menggunakan berbagai modus untuk bisa menyalurkan hasrat seksualnya kepada korbannya.

Seperti gadis remaja berinisial MR (13), warga Duri Kepa, Jakarta Barat yang mengaku diperkosa oleh orang yang mengaku sebagai bekerja di sebuah agency figuran sinetron.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menyebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini menjanjikan korban dapat menjadi model hingga pemain figuran sebuah sinetron.

Korban pun terperdaya sehingga pelaku menemukan celah untuk mencabuli korban. Atas insiden tersebut, korban membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Benar korban sudah membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Barat dan kami saat ini sedang melakukan pemeriksaan intensif kepada korban," kata Arsya kepada wartawan, Kamis (22/1/2020).

Kepada polisi, korban mengaku sudah dua kali dicabuli oleh pelaku. Saat itu, korban diminta untuk bertemu di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Setibanya di hotel tersebut korban dicabuli oleh pelaku," sambung Arsya.

Kekinian, polisi telah mengantongi identitas pelaku. Bahkan, polsi tengah memburu agency figuran sinetron tersebut.

"Saat ini kami sudah mengantongi identitas pelaku yang mengaku sebagai agency figuran sinetron dan team kami sudah bergerak untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," tutup Arsya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Penyesalan! Muslimin Perkosa Putri Kandung Tiap Hari Jumat

Tak Ada Penyesalan! Muslimin Perkosa Putri Kandung Tiap Hari Jumat

Jatim | Kamis, 23 Januari 2020 | 19:08 WIB

Cabuli Anak Perempuan Usia 8 Tahun, BP Ditangkap Polisi

Cabuli Anak Perempuan Usia 8 Tahun, BP Ditangkap Polisi

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 16:59 WIB

Syarat Angkat Harta Karun, Ulama Gadungan Perkosa ABG hingga Janda di Gubuk

Syarat Angkat Harta Karun, Ulama Gadungan Perkosa ABG hingga Janda di Gubuk

Banten | Kamis, 23 Januari 2020 | 15:10 WIB

Polisi Beri Waktu Seminggu ke Kiai Ponpes Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Polisi Beri Waktu Seminggu ke Kiai Ponpes Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Jatim | Selasa, 21 Januari 2020 | 20:52 WIB

Dicabuli Kakek 60 Tahun, Siswi SMP di Sumenep Hamil 2 Bulan

Dicabuli Kakek 60 Tahun, Siswi SMP di Sumenep Hamil 2 Bulan

Jatim | Senin, 20 Januari 2020 | 10:31 WIB

Hamili Anak 13 Tahun, Kakek di Madura Dilaporkan Kasus Pencabulan

Hamili Anak 13 Tahun, Kakek di Madura Dilaporkan Kasus Pencabulan

Jatim | Senin, 20 Januari 2020 | 03:00 WIB

Anak Kiai Tersangka Kasus Pencabulan di Jombang, Terancam Dijemput Paksa

Anak Kiai Tersangka Kasus Pencabulan di Jombang, Terancam Dijemput Paksa

Jatim | Minggu, 19 Januari 2020 | 15:54 WIB

Jejak Guru Arif Cabuli Siswi dari Kelas 4 SD Berawal dari Pelajaran Biologi

Jejak Guru Arif Cabuli Siswi dari Kelas 4 SD Berawal dari Pelajaran Biologi

Jogja | Sabtu, 18 Januari 2020 | 22:10 WIB

Guru Perkosa Siswi dari Kelas 4 SD, Tiap Istirahat Dilarang Keluar Ruangan

Guru Perkosa Siswi dari Kelas 4 SD, Tiap Istirahat Dilarang Keluar Ruangan

Jatim | Sabtu, 18 Januari 2020 | 15:59 WIB

Cabuli Belasan Bocah Perempuan, Predator Seks di Riau Akhirnya Ditangkap

Cabuli Belasan Bocah Perempuan, Predator Seks di Riau Akhirnya Ditangkap

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 07:49 WIB

Terkini

Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank

Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!

Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan

Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran

Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini

Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui

Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui

Sumbar | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17 WIB

Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya

Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Health | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:05 WIB

×