Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

M Nurhadi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17 WIB
Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU
Pembukaan Muktamar ke-35 NU atau Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026), menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen organisasi dalam memperkuat kehidupan keumatan sekaligus kebangsaan. [Beritajatim]
baca 10 detik
  • Muktamar Ke-35 NU di Jombang pada 30 Agustus 2026 memasuki agenda penghitungan suara AHWA.
  • Sidang Pleno III menetapkan mekanisme AHWA dengan 401 suara untuk memilih kepemimpinan PBNU periode 2026–2031.
  • Sembilan ulama AHWA terpilih akan bersidang menetapkan Rais Aam sebelum pemilihan Ketua Umum PBNU dilangsungkan.

Suara.com - Pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, memasuki babak krusial.

Ribuan peserta atau muktamirin tampak memadati area Gedung Serbaguna KH Hasbullah Said sejak Ahad (30/8/2026) pagi untuk mengawal jalannya Sidang Pleno IV dengan agenda utama penghitungan (tabulasi) suara Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

Proses penentuan kepemimpinan tertinggi dalam jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dipastikan mengalami perubahan signifikan dibanding pelaksanaan sebelumnya.

AHWA Menangkan Pemungutan Suara di Pleno III

Keputusan menggunakan mekanisme AHWA untuk memilih Ketua Umum PBNU ditetapkan secara sah dalam Sidang Pleno III. Dari total 552 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdiri atas Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) NU, opsi perubahan sistem pemilihan melalui AHWA unggul mutlak dengan meraih 401 suara.

Sementara itu, opsi pemilihan langsung (one man one vote) hanya didukung oleh 150 suara, dan 1 suara dinyatakan tidak sah.

"Dengan mengucapkan bismilahirrahmanirrahim seraya mengucapkan alhamdulillahirabbil 'alamin, pemilihan opsi telah kita tetapkan yaitu opsi perubahan," tegas Presidium Sidang Pleno Muktamar Ke-35 NU, Muhammad Nuh, dilansir dari NU Online pada Minggu (30/8/2026).

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar Ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memperkirakan seluruh tahapan pemilihan pimpinan PBNU periode 2026–2031 dapat dirampungkan pada Ahad ini. Gus Ipul memaparkan bahwa setelah tahapan tabulasi tuntas, sembilan ulama yang terpilih masuk dalam jajaran AHWA akan bersidang untuk menetapkan posisi Rais Aam PBNU terlebih dahulu.

"Setelah ada Rais Aam terpilih, nanti baru dimulai pemilihan Ketua Umum," terang Gus Ipul. Ia menegaskan bahwa seluruh persidangan dijalankan secara terbuka, tertib, dan transparan bagi seluruh peserta.

baca juga

Penerapan skema AHWA ini sempat diwarnai perdebatan hangat antartokoh NU. Salah satu Calon Ketua Umum PBNU, Zulfa Mustafa, sebelumnya menyampaikan bahwa dirinya bersama empat kandidat lain telah bersepakat mendorong penggunaan AHWA.

Namun, pandangan tersebut sempat ditanggapi oleh Ketua PBNU, Alissa Wahid. Alissa menegaskan bahwa penentuan aturan dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi sepenuhnya merupakan hak kedaulatan muktamirin (PCNU dan PWNU) di forum pleno, bukan kesepakatan antar-kandidat semata.

Meski sempat diwarnai dinamika gagasan, para peserta muktamar menyambut baik keputusannya. Ridho, salah seorang utusan muktamirin asal Bangka Belitung, mengaku optimistis forum musyawarah ini dapat melahirkan nakhoda baru yang amanah.

"Untuk nama-nama ulama calon AHWA tentu sudah saya usulkan. Hari ini tinggal menunggu penetapan saja. Harapan kami, Rais Syuriyah dan Ketua Umum PBNU terpilih nantinya mampu menempatkan diri sesuai porsinya—tidak hanya dekat dengan pemerintah, tetapi juga selalu dekat dan mengayomi warga Nahdliyin," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat

Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×