AJI Jakarta Sebut Upah Layak Jurnalis Pemula 2020 Seharusnya Rp 8,7 Juta

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Minggu, 26 Januari 2020 | 21:27 WIB
AJI Jakarta Sebut Upah Layak Jurnalis Pemula 2020 Seharusnya Rp 8,7 Juta
Ilustrasi Jurnalis [shutterstock]

Suara.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta merilis hasil survei upah layak jurnalis 2020. Hasilnya, jurnalis pemula di Jakarta seharusnya mendapatkan gaji sebesar Rp 8.793.081.

Sekjen AJI Jakarta Afwan Purwanto mengungkapkan survei yang mereka lakukan pada November-Desember 2019 terhadap harga-harga komponen kebutuhan jurnalis di Jakarta yang mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Kebutuhan Hidup Layak.

“Angka itu mempertimbangkan beberapa komponen hidup layak yang diatur dalam penentuan UMP pemerintah dan kebutuhan tambahan lain jurnalis seperti makan, pakaian, rumah, perangkat elektronik, kebutuhan lain, dan tabungan,” kata Afwan di Sekretariat AJI Jakarta, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2019).

Afwan menuturkan, 28 jurnalis dari total 144 jurnalis dari 37 media yang mengikuti survei ini mengaku mendapatkan upah di bawah Rp 4 juta, bahkan ada yang menyentuh angka terendah Rp 2.300.000. Padahal Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta 2020 sudah menyentuh angka Rp 4.267.349.

Bahkan berdasarkan survei, baru 5,6 persen dari total jurnalis yang mengisi kuesioner yang sudah digaji diatas angka Rp 7 juta.

"Bagaimana mungkin berharap jurnalis kerja profesional kalau tidak digaji layak? Jangan digaji layak, bahkan beberapa media masih digaji di bawah UMR," tegas Afwan.

Afwan merinci, jurnalis setidaknya menghabiskan uang sebesar Rp 3.041.000 untuk makan satu bulan, lalu biaya indekos non AC di daerah Jakarta Pusat sebesar Rp 1.300.000.

Kemudian jurnalis juga perlu ganti baju atau kebutuhan sandang perbulan dengan estimasi biaya sebesar Rp 751.682, cicilan perangkat elektronik seperti laptop dan handphone untuk kerja sebesar Rp 350.000 per bulan, dan kewajiban menabung yang hanya Rp 799.000 per bulan atau 10 persen dari gaji pokok.

Nantinya dengan survei ini, AJI Jakarta akan melakukan pendekatan persuasif, khususnya kepada para pemilik media yang belum memberikan upah sesuai UMP DKI Jakarta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serunya AJI Jakarta Jelajah Jambi, Ramaikan Festival Media 2019

Serunya AJI Jakarta Jelajah Jambi, Ramaikan Festival Media 2019

Otomotif | Rabu, 13 November 2019 | 20:00 WIB

Kecam Kriminalisasi Jurnalis, AJI: Demokrasi Indonesia Terancam

Kecam Kriminalisasi Jurnalis, AJI: Demokrasi Indonesia Terancam

News | Minggu, 29 September 2019 | 11:16 WIB

Dandhy Laksono Jadi Tersangka, AJI Jakarta Gelar Aksi Jalan Mundur di HI

Dandhy Laksono Jadi Tersangka, AJI Jakarta Gelar Aksi Jalan Mundur di HI

News | Minggu, 29 September 2019 | 09:52 WIB

Jurnalis Aljazeera Febriana Firdaus Diintimidasi karena Artikel soal Papua

Jurnalis Aljazeera Febriana Firdaus Diintimidasi karena Artikel soal Papua

News | Kamis, 05 September 2019 | 20:01 WIB

Terkini

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Terinspirasi Perjalanan Hidup Bahlil, Golkar Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp200 Juta

Terinspirasi Perjalanan Hidup Bahlil, Golkar Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp200 Juta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam

Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:02 WIB

×