Sandiaga ke Emak-emak: Jadi Oposisi Harus Smart Beri Masukan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 04 Februari 2020 | 18:12 WIB
Sandiaga ke Emak-emak: Jadi Oposisi Harus Smart Beri Masukan
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno masih menjadi idola bagi emak-emak oposisi yang pernah mendukungnya pada Pilpres 2019. Sandiaga kemudian berpesan kepada emak-emak untuk bisa cerdas memberikan masukan kepada pemerintah meski berada di jalur oposisi.

Sandiaga hadir dalam acara peluncuran buku #KamiOposisi yang ditulis oleh anggota DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera di Ruang Abdul Muis, Gedung KK, Kompleks Parlemen, Selasa (4/2/2020). Meski Pilpres 2019 sudah berlalu, namun emak-emak masih sangat antusias kepadanya dan memenuhi ruangan untuk melihatnya.

"Sudah hampir setahun ini woy, masih semangat?," tanya Sandiaga.

Pertanyaan itu pun diiyakan oleh emak-emak yang sempat mendukung pasangan Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019.

"Emak-emak mau dilawan," timpal Sandiaga.

Berangkat dari tema buku yang ditulis oleh politikus PKS Mardani yakni oposisi, Sandiaga menilai kalau oposisi sejatinya bisa mengevaluasi pemerintah terutama terhadap program prioritas di bawah kepimpinan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Program pertama yang ia singgung ialah soal pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dirinya bertanya kepada emak-emak yang hadir apakah pembangunan SDM di Jokowi - Ma'ruf sudah bagus atau belum ada perubahan. Dengan kompak emak-emak menjawab kalau pembangunan SDM di bawah Jokowi hancur.

Sandiaga kemudian meminta emak-emak untuk memberikan masukan sekaligus solusinya. Ia pun melemparkan solusi apa yang mesti disampaikan kepada pemerintah.

"Ganti," teriak emak-emak kompak.

Jawaban emak-emak itu langsung membuat Sandiaga tertawa kencang.

Kemudian Sandiaga menjelaskan bahwa setiap kritik yang diberikan kepada pemerintah itu harus ada solusinya juga.

Sebagai pihak oposisi menurutnya bisa memberikan solusi adanya percepatan implementasi pendidikan yang lebih baik agar angka pengangguran di Indonesia bisa berkurang.

Kemudian Sandiaga juga sempat bertanya soal program pemangkasan regulasi atau omnibus law yang dijalankan Jokowi. Sandiaga bertanya pandangan dari audiens soal omnibus law tersebut.

Salah satu dari audiens menjawab kalau omnibus law hanya sekedar wacana. Sandiaga langsung menimpalinya.

"Kita harus smart memberikan masukan," ucap Sandiaga.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini menyebut pernah mengusung omnibus law terhadap undang-undang cipta lapangan kerja, bahkan sebelum Jokowi memutuskannya.

"Nah bagaimana oposisi bisa memberikan masukan supaya kita tentunya menberikan masukan agar suatu hal ini bisa menjadi sebuah identitas, brand identity yang kuat bahwa kita menjadi mitra pemerintah untuk membangun lebih baik lagi secara konstitusional, secara konstruktif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Contohkan Kasus Evakuasi WNI di Wuhan, HNW Sebut Oposisi Diperlukan

Contohkan Kasus Evakuasi WNI di Wuhan, HNW Sebut Oposisi Diperlukan

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 17:57 WIB

Sandiaga Sebut Pembangunan Infrastruktur Belum Tambah Lapangan Pekerjaan

Sandiaga Sebut Pembangunan Infrastruktur Belum Tambah Lapangan Pekerjaan

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 17:37 WIB

Sandiaga Uno Pastikan Tak Ada Dualisme Diantara PB Esports dan IESPA

Sandiaga Uno Pastikan Tak Ada Dualisme Diantara PB Esports dan IESPA

Sport | Senin, 03 Februari 2020 | 12:49 WIB

Cara Sandiaga Uno Kembalikan Kondisi Keuangan Jiwasraya dan Asabri

Cara Sandiaga Uno Kembalikan Kondisi Keuangan Jiwasraya dan Asabri

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2020 | 06:58 WIB

Terkini

Gaji Tembus Rp5,7 Juta! Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya bagi Warga Jakarta

Gaji Tembus Rp5,7 Juta! Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya bagi Warga Jakarta

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:00 WIB

Tolak Pidana LGBTQ, Koalisi Sipil: Jangan Alihkan Isu Korupsi MBG dan Rupiah!

Tolak Pidana LGBTQ, Koalisi Sipil: Jangan Alihkan Isu Korupsi MBG dan Rupiah!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:50 WIB

Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa

Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:48 WIB

Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau

Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:33 WIB

BTN, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian UMKM Perkuat Strategi Beyond Mortgage

BTN, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian UMKM Perkuat Strategi Beyond Mortgage

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23 WIB

Motif Asmara Tak Direstui! Aksi Fortuner Putih Culik Lansia di PIK Terancam 12 Tahun Bui

Motif Asmara Tak Direstui! Aksi Fortuner Putih Culik Lansia di PIK Terancam 12 Tahun Bui

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:21 WIB

Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026

Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:15 WIB

Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur

Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:08 WIB

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:51 WIB

Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka

Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:46 WIB