Contohkan Kasus Evakuasi WNI di Wuhan, HNW Sebut Oposisi Diperlukan

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 04 Februari 2020 | 17:57 WIB
Contohkan Kasus Evakuasi WNI di Wuhan, HNW Sebut Oposisi Diperlukan
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai posisi oposisi sangat diperlukan untuk harkat dan martabat Indonesia. Ia mencontohkan, ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menjemput warga negara Indonesia (WNI) dari kota Wuhan, Provinsi Hubei, China setelah dikritik partainya.

Hidayat mengatakan, PKS sebagai satu-satunya partai oposisi, tak bermaksud untuk mencari-cari kesalahan pemerintah ataupun mencari-cari kekuasaan saja. Akan tetapi juga menghadirkan negara yang benar-benar demokratis.

"Jadi oposisi memang diperlukan untuk menjaga harkat dan martabat Indonesia, baik dalam perlindungan kedaulatan warga maupun NKRI," kata Hidayat saat membuka acara peluncuran buku #KamiOposisi di Gedung KK, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Selasa (4/2/2020).

Hidayat mencontohkan, ketika Indonesia belum juga mengevakuasi WNI yang berada di Kota Wuhan, negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Jepang sudah menjemput warganya. Saat itu pemerintah mengatakan, status Kota Wuhan masih dikunci alias lockdown sehingga Pemerintah Indonesia menunggu sampai diizinkan oleh pemerintah China untuk menjemput.

"Kami Fraksi PKS dengan sangat terbuka menyampaikan kritik. Mengingatkan Indonesia agar melaksanakan UUD, yang jelas bahwa untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia," ujarnya.

"Masa AS yang katanya musuh dagang China diperbolehkan evakuasi, tapi Indonesia yang katanya sahabat China tidak diizinkan?" sambungnya.

Akan tetapi, setelah itu akhirnya pemerintah berhasil menjemput ratusan WNI dari Kota Wuhan dan ditempatkan ke lokasi observasi di Natuna, Kepulauan Riau. Hidayat bersyukur ketika pemerintah akhirnya bisa menjemput. Menurutnya hal itu dilakukan setelah PKS melayangkan kritik kepada Jokowi.

"Alhamdulillah melalui beragam kritik, Pak Jokowi melakukan evakuasi," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Politisi PKS Usul Ganja Diekspor, Polri: Ucapannya Sudah Dicabut

Heboh Politisi PKS Usul Ganja Diekspor, Polri: Ucapannya Sudah Dicabut

News | Senin, 03 Februari 2020 | 18:07 WIB

Politikus PKS Usul Legalisasi Ganja, Tifatul Sembiring: Slip of Tongue Bro

Politikus PKS Usul Legalisasi Ganja, Tifatul Sembiring: Slip of Tongue Bro

News | Minggu, 02 Februari 2020 | 14:07 WIB

China Jemput Warganya di Malaysia dan Thailand, Wakil Ketua MPR Cuitkan Ini

China Jemput Warganya di Malaysia dan Thailand, Wakil Ketua MPR Cuitkan Ini

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 20:18 WIB

Calon Ibu Kota Baru Banjir, HNW: Maukah Investor Tetap Investasi?

Calon Ibu Kota Baru Banjir, HNW: Maukah Investor Tetap Investasi?

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 13:36 WIB

PKS Dorong Ekspor Ganja, The Aceh Institute: Buka Wacana Legalisasi

PKS Dorong Ekspor Ganja, The Aceh Institute: Buka Wacana Legalisasi

Tekno | Sabtu, 01 Februari 2020 | 04:15 WIB

Usul Diekspor untuk Medis, Politisi PKS: Secara Agama, Ganja Tidak Haram

Usul Diekspor untuk Medis, Politisi PKS: Secara Agama, Ganja Tidak Haram

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 15:41 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×