Razia Pelajar Bolos, Satpol PP Temukan Rekaman Video Call Pornografi

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 11 Februari 2020 | 13:53 WIB
Razia Pelajar Bolos, Satpol PP Temukan Rekaman Video Call Pornografi
Sejumlah pelajar baik siswa SMK dan SMP di Kota Mataram saat menjalani pemeriksaan setelah terjaring razia karena bolos sekolah di sejumlah tempat di Kota Mataram oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (11/2/2020). (ANTARA/Nur Imansyah).

Suara.com - Satpol PP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengelar razia pada pelajar di Kota Mataram yang kedapatan bolos sekolah. Hasilnya, petugas menemukan rekaman video call percakapan berbau pornografi di salah satu telepon seluler siswa SMK di Kota Mataram.

"Rekaman video call pornografi ini kami temukan tersimpan di dalam HP salah satu siswa SMK yang terjaring dalam razia pelajar. Ternyata, rekaman videocall porno ini dilakukan bersama pacarnya," ujar Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Provinsi NTB Made Adi Kertawawijaya di Kantor Satpol PP NTB di Mataram, Selasa (11/2/2020).

Selain ditemukan rekaman percakapan video call berbau pornografi, banyak di antara HP siswa yang terjaring juga tersimpan video-video pornografi yang tak sepantasnya dimiliki oleh para pelajar tersebut. Tak hanya itu, saat digeladah ditemukan juga batangan rokok di dalam tas para siswa.

"Kami sayangkan pengawasan sekolah lemah soal ini. Apalagi dari HP para siswa yang kami amankan isinya miris film porno semua," ujarnya.

Terkait temuan tersebut, pihak Satpol PP hanya bisa memberikan teguran dan pembinaan, sedangkan untuk sanksi pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah untuk membina siswa yang bersangkutan.

"Kami hanya berikan pembinaan dengan meminta mereka untuk menghafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kalau hukuman kami serahkan ke sekolah melalui guru Bimbingan Konseling (BK). Tapi sebelum kita serahkan ke pihak sekolah siswa - siswa ini kita data dan berikan surat pernyataan untuk tidak ngulangi perbuatannya," katanya.

Lebih lanjut, total siswa yang terjaring dalam razia tersebut sebanyak 23 orang dari sejumlah sekolah di Kota Mataram, seperti siswa SMK 5 Mataram, SMK 4 Mataram, SMP 12 Mataram, dan SMK Pariwisata.

"Mereka ini kami amankan saat sedang bolos dari jam pelajaran sekolah di seputaran Mataram, seperti di sebuah warung di belakang Kantor BPK Mataram, kafe dekat Lombok Epicentrum Mall," ucap Made.

Menurut dia, razia pelajar oleh Satpol PP NTB tersebut merupakan kegiatan rutin untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama sasaran penertiban di daerah-daerah yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Razia juga dilakukan di tempat-tempat yang sering dijadikan para siswa untuk bolos sekolah.

baca juga

"Kasus ini juga terungkap berkat laporan masyarakat yang resah terhadap ulah para siswa di tempat itu," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Tisu Magic saat Bolos, Pelajar SMA Kabur Dirazia Satpol PP di Warkop

Bawa Tisu Magic saat Bolos, Pelajar SMA Kabur Dirazia Satpol PP di Warkop

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 19:51 WIB

Alamak, Puluhan Pelajar Sragen Tepergok Simpan Konten Porno di Ponsel

Alamak, Puluhan Pelajar Sragen Tepergok Simpan Konten Porno di Ponsel

Jawa Tengah | Jum'at, 15 November 2019 | 10:54 WIB

Heboh Video Syur Pelajar Tuban, Satpol-PP Dapati 1 Wanita 3 Lelaki Sekamar

Heboh Video Syur Pelajar Tuban, Satpol-PP Dapati 1 Wanita 3 Lelaki Sekamar

Jatim | Senin, 07 Oktober 2019 | 06:04 WIB

Terjaring Razia Saat Main Biliar, Pelajar Bolos Ini Dihukum Salat Berjamaah

Terjaring Razia Saat Main Biliar, Pelajar Bolos Ini Dihukum Salat Berjamaah

News | Kamis, 26 September 2019 | 16:35 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×