Jokowi Labelkan Teroris Pelintas Batas Sebagai ISIS Eks WNI

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 12 Februari 2020 | 18:47 WIB
Jokowi Labelkan Teroris Pelintas Batas Sebagai ISIS Eks WNI
Presiden Jokowi saat berkunjung ke PT PAL Indonesia, Surabaya, Senin (27/1/2020). (Sumber: Foto Biro Setpres).

Suara.com - Pemerintah telah sepakat untuk tidak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) eks kombatan ISIS ke Tanah Air. Namun, ada penggunaan istilah berbeda yang dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menyebut ratusan teroris pelintas batas itu sebagai ISIS eks WNI.

Pelebelan ISIS eks WNI itu dilontarkan Jokowi saat berada di Istana Negara, Rabu (12/2/2020).

"Saya kira kemarin sudah disampaikan bahwa pemerintah punya tanggung jawab keamanan terhadap 260 juta penduduk Indonesia, itu yang kami utamakan. Oleh sebab itu, pemerintah tidak memiliki rencana untuk memulangkan orang-orang yang ada di sana ISIS eks WNI," kata Jokowi.

Meski tak akan memulangkan para teroris pelintas batas itu ke Indonesia, Jokowi menyebut jika pemerintah akan tetap melakukan verifikasi. Hal tersebut dilakukan guna mencegah kembalinya mereka ke Tanah Air.

"Saya perintahkan agar itu diidentifikasi satu per satu 689 orang yang ada di sana. Nama dan siapa berasal dari mana sehingga data itu komplit. Sehingga cegah tangkal bisa dilakukan di sini kalau data itu dimasukkan ke imigrasi. Tegas ini saya sampaikan," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut, pemerintah akan tetap memberikan rasa aman pada masyarakat Indonesia. Untuk itu, sebanyak 600 lebih teroris pelintas batas itu tidak akan dipulangkan ke Indonesia.

"Karena kalau FTF pulang itu bisa menjadi virus baru yang membuat rakyat yang 267 juta merasa tidak aman, sehingga pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Tidak akan memulangkan FTF ke Indonesia," kata Mahfud di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/2/2020).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Mahfud Sampah, Veronica: Jokowi Selfie saat Terima Data Tapol Papua

Disebut Mahfud Sampah, Veronica: Jokowi Selfie saat Terima Data Tapol Papua

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:25 WIB

Veronica Koman Sebut Luka Orang Papua Makin Dalam karena Ucapan Mahfud MD

Veronica Koman Sebut Luka Orang Papua Makin Dalam karena Ucapan Mahfud MD

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:06 WIB

Mahfud Soal Veronica Koman Kirim Dokumen ke Jokowi: Jika Ada, Sampah Saja

Mahfud Soal Veronica Koman Kirim Dokumen ke Jokowi: Jika Ada, Sampah Saja

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 19:35 WIB

Veronica Koman Kasih Data Tapol Papua ke Jokowi, Ferdinand: Awas Propaganda

Veronica Koman Kasih Data Tapol Papua ke Jokowi, Ferdinand: Awas Propaganda

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 09:19 WIB

Rute Formula E Tak Kunjung Rampung, Anies Minta Bantuan Jokowi

Rute Formula E Tak Kunjung Rampung, Anies Minta Bantuan Jokowi

News | Senin, 10 Februari 2020 | 17:06 WIB

Ogah Komentar Wacana Kepulangan WNI Eks ISIS, Menag: Gak Boleh lagi Ngomong

Ogah Komentar Wacana Kepulangan WNI Eks ISIS, Menag: Gak Boleh lagi Ngomong

News | Senin, 10 Februari 2020 | 15:20 WIB

Jokowi Pidato Menggunakan Bahasa Indonesia di Parlemen Australia

Jokowi Pidato Menggunakan Bahasa Indonesia di Parlemen Australia

News | Senin, 10 Februari 2020 | 15:14 WIB

Sebut Eks-ISIS Berstatus Stateless, DPR: Biarkan Mereka jadi Pencari Suaka

Sebut Eks-ISIS Berstatus Stateless, DPR: Biarkan Mereka jadi Pencari Suaka

News | Minggu, 09 Februari 2020 | 15:53 WIB

Pendapat Ganjar dan Kang Emil Soal WNI eks ISIS dan 4 Berita Populer Lain

Pendapat Ganjar dan Kang Emil Soal WNI eks ISIS dan 4 Berita Populer Lain

News | Minggu, 09 Februari 2020 | 10:57 WIB

Pemerintah Mesti Cermat Jika Mau Rehabilitasi 600 WNI eks ISIS

Pemerintah Mesti Cermat Jika Mau Rehabilitasi 600 WNI eks ISIS

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 23:17 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×