Pemerintah Mesti Cermat Jika Mau Rehabilitasi 600 WNI eks ISIS

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 07 Februari 2020 | 23:17 WIB
Pemerintah Mesti Cermat Jika Mau Rehabilitasi 600 WNI eks ISIS
Leefa (berkerudung hijau), perempuan asal Indonesia yang tertipu propaganda ISIS untuk datang ke Raqa, Suriah. [Ayham al-Mohammad/AFP]

Suara.com - Pemerintah masih menggodok rencana pemulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) eks jihadis ISIS dari Timur Tengah ke Indonesia.

Berdasarkan pengalaman Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebelumnya, eks ISIS pria langsung diproses hukum sedangan yang perempuan dan anak-anak diberi pembinaan dalam sebuah pusat rehabilitasi.

Peneliti pemetaan terorisme, Taufik Andrie sepakat apabila pria-pria eks ISIS asal Indonesia itu sehabis dijemput langsung diproses hukum. Namun, ia memberikan catatan kepada pemerintah untuk melakukan pembinaan bagi perempuan dan anak-anak.

"Maksud saya kan tidak semua orang innocent kan. Artinya ada kemungkinan-kemungkinan bahwa perempuan-perempuan itu ideologi (radikalnya) bisa juga tinggi kan, termasuk anak-anak," kata Taufik saat dihubungi Suara.com, Jumat (7/2/2020).

Maksud dari Taufik tersebut karena berangkat dari doktrinasi ideologi yang berkiblat pada kelompok ISIS tersebut tidak hanya ditanamkan kepada kaum pria yang dilatih untuk menjadi kombatan teroris. Namun, hal tersebut juga berlaku kepada kaum perempuan dan anak-anak yang pernah ikut pelatihan pra militer.

"Jadi harus dibeda-bedakan. Kalau screening-nya benar ya berarti nanti klasifikasinya benar dan penangananya sesuai dengan peruntukan dan kebutuhan masing-masing," ujarnya.

Menurut Taufik, waktu satu tahun cukup untuk pemerintah menjalankan rehabilitasi khusus untuk perempuan dan anak-anak. Ia memberikan masukan kepada pemerintah agar menyiapkan pusat rehabilitasi dengan konsep yang jauh dari konsep penjara.

Kata ia, pemerintah bisa menyalurkan rasa perhatiannya kepada perempuan dan anak-anak eks ISIS tersebut dengan memberikan pembinaan yang sifatnya pemberdayaan.

"Harus lebih bersifat rehabilitasi dan empowerment karena di sini letak kebesaran hati pemerintah untuk menerima dan mendukung mereka melewati masa-masa rehabilitasi dan integrasi sosial," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Dipulangkan, Rehabilitasi Eks Jihadis ISIS Harus Mendalam dan Lama

Wacana Dipulangkan, Rehabilitasi Eks Jihadis ISIS Harus Mendalam dan Lama

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 22:43 WIB

Masuk ke Suriah dan Bawa 600 WNI eks ISIS Pulang Bukan Perkara Mudah

Masuk ke Suriah dan Bawa 600 WNI eks ISIS Pulang Bukan Perkara Mudah

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 21:47 WIB

BNPT: 600 WNI Eks ISIS Mayoritas Perempuan dan Anak-anak

BNPT: 600 WNI Eks ISIS Mayoritas Perempuan dan Anak-anak

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:23 WIB

BNPT: Pemulihan WNI Eks ISIS Bukan Perkara Mudah

BNPT: Pemulihan WNI Eks ISIS Bukan Perkara Mudah

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:23 WIB

Jokowi Ogah Pulangkan Eks ISIS, PKS: Tak Boleh Bilang Pendapat Pribadi

Jokowi Ogah Pulangkan Eks ISIS, PKS: Tak Boleh Bilang Pendapat Pribadi

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 18:48 WIB

Usulan WNI Eks ISIS Karantina di Aceh, Kemendagri Tunggu Pernyataan Jokowi

Usulan WNI Eks ISIS Karantina di Aceh, Kemendagri Tunggu Pernyataan Jokowi

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 18:36 WIB

DPR Usul Pemerintah Fokus Virus Corona Ketimbang Pulangkan Ratusan Eks ISIS

DPR Usul Pemerintah Fokus Virus Corona Ketimbang Pulangkan Ratusan Eks ISIS

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 15:17 WIB

Penyesalan WNI eks ISIS: Harapkan Surga Dunia Malah Dapat Neraka

Penyesalan WNI eks ISIS: Harapkan Surga Dunia Malah Dapat Neraka

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 14:33 WIB

Soal WNI Eks ISIS, Cholil Nafis: Lupakan Mereka karena Sudah Lupa NKRI

Soal WNI Eks ISIS, Cholil Nafis: Lupakan Mereka karena Sudah Lupa NKRI

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 11:28 WIB

DPR Desak Polda Sumbar Ungkap Pemesan PSK NN dan 4 Berita Populer Lainnya

DPR Desak Polda Sumbar Ungkap Pemesan PSK NN dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×