Kemenkes Minta Kemlu Tak Buru-buru Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Rabu, 19 Februari 2020 | 14:35 WIB
Kemenkes Minta Kemlu Tak Buru-buru Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess
Kapal pesiar. (Antara)

Suara.com - Kementerian Kesehatan mengusulkan kepada Kementerian Luar Negeri agar tidak terburu-buru memutuskan evakuasi 78 WNI yang berada di Kapal Diamond Princess di Perairan Yokohama, Jepang. Terlebih, dikabarkan ada tiga WNI yang sudah positif Virus Corona COVID-19.

Sekretaris Ditjen P2P Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menjelaskan, masa karantina akan terus bertambah jika ditemukan adanya orang baru yang positif corona, maka masa karantina di atas kapal akan bertambah lama.

"Menkes memberikan saran ke Menlu untuk tidak buru-buru menjemput mereka, karena harus ada kajian lebih dalam lagi, karena menjelang hari ke 14 ada yang positif, ini yang harus dilakukan," kata Yuri di tengah Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2020 di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (19/2/2020).

Selain itu, Yuri menyebut Pemerintah Indonesia juga terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang termasuk perusahaan Kapal Pesiar Diamond Princess, mengingat seluruh WNI itu merupakah pekerja kru kapal yang menyangkut kontrak kerja.

Namun, belum ada keputusan yang diambil karena pihak Kemenkes dan Kemenlu masih akan membahas berbagai opsi menyelamatkan 78 WNI dari Kapal Diamond Princess.

"Kita belum punya konsep yg pasti karena kita mengikuti keputusan Jepang seperti apa, mudah mudahan dapat arahan semakin cepat pulang semakin baik, tapi pulang dalam keadaan baik," ucapnya.

Sementara, 3 WNI terinfeksi, saat ini semuanya sudah berada di rumah sakit dan sudah dirawat oleh otoritas kesehatan Jepang.

Sebagai kode etik, pihak Jepang tidak akan mengumumkan nama rumah sakit tempat pasien dirawat dan juga nama pasien dengan tujuan agar tidak menimbulkan rasa ketidaknyamanan pada pengguna jasa rumah sakit lainnya.

Seluruh komunikasi detil mengenai hal ini disampaikan oleh pemerintah Jepang pada KBRI. Dan juga kondisinya sepenuhnya ditangani oleh Pemerintah Jepang. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Kemenkes Terkait 3 WNI ABK Diamond Princess yang Positif Covid-19

Kata Kemenkes Terkait 3 WNI ABK Diamond Princess yang Positif Covid-19

Video | Rabu, 19 Februari 2020 | 13:54 WIB

Kematian karena Corona Covid-19 Tembus 2.000 Orang, PBB Minta Dunia Siaga

Kematian karena Corona Covid-19 Tembus 2.000 Orang, PBB Minta Dunia Siaga

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 13:52 WIB

3 WNI ABK Diamond Princess Positif Covid-19, Proses Karantina Diperpanjang

3 WNI ABK Diamond Princess Positif Covid-19, Proses Karantina Diperpanjang

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 13:34 WIB

Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Pulang dari Rumah Sakit

Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Pulang dari Rumah Sakit

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 13:32 WIB

WNI Terjangkit Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Terjangkit Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 12:37 WIB

Keren! Obat Antiviral Pertama untuk Corona Covid-19 Siap Beredar di China

Keren! Obat Antiviral Pertama untuk Corona Covid-19 Siap Beredar di China

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 11:55 WIB

Terkini

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

×