Kematian karena Corona Covid-19 Tembus 2.000 Orang, PBB Minta Dunia Siaga

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 19 Februari 2020 | 13:52 WIB
Kematian karena Corona Covid-19 Tembus 2.000 Orang, PBB Minta Dunia Siaga
Seorang warga melintas di depan papan pengumuman elektronik di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kematian karena Corona Covid-19 Tembus 2.000 Orang, PBB Minta Dunia Siaga

Ancaman virus Corona Covid-19 semakin nyata, setelah otoritas China melaporkan jumlah korban meninggal terbaru.

Dilansir VOA Indonesia, Jumlah kasus baru infeksi virus korona di China terus pada Rabu (19/2). China melaporkan ada 1.749 penderita baru dan 136 korban yang meninggal.

Angka terbaru penderita virus korona di China tercatat 74.185 dan angka kematian mencapai 2.004. Sedangkan jumlah penderita baru yang dilaporkan turun di bawah 2.000 orang per hari selama dua hari terakhir.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Gutteres mengatakan wabah virus itu masih bisa dikendalikan. Meski begitu, situasi ini masih dinyatakan berbahaya bagi kesehatan dunia.

"Risikonya sangat besar dan dunia harus bersiap-siap siaga untuk menghadapi kemungkinan itu," ungkap Gutteres, dilansir VOA Indonesia.

China telah menutup sejumlah kota di Provinsi Hubei, wilayah yang paling banyak terdapat penderita virus korona. Pembatasan itu mengakibatkan semua transportasi dan pergerakan warga terhenti, kecuali untuk mengkarantina penduduk, memberikan bantuan kesehatan dan membagikan makanan.

Sejumlah petugas kesehatan Jepang keluar dari kapal Diamond Princess yang dikarantina karena virus corona. (Foto: AFP)
Sejumlah petugas kesehatan Jepang keluar dari kapal Diamond Princess yang dikarantina karena virus corona. (Foto: AFP)

Sementara itu, Pemerintah Jepang juga mengkonfirmasi lebih banyak penderita virus korona ditemukan di atas kapal pesiar Diamond Princess.

Tercatat ada 542 orang terjangkit virus korona dari 3.700 penumpang dan awak kapalnya, termasuk 3 WNI yang bekerja di kapal pesiar tersebut.

Ketiga WNI tersebut bekerja sebagai kru kapal dan dua di antaranya telah dilarikan ke rumah sakit di Kota Chiba, Jepang. Sementara satunya masih belum terkonfirmasi dirawat di rumah sakit mana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Umat Islam Kebal Virus Corona, 20 Juta WN China Mualaf?

CEK FAKTA: Benarkah Umat Islam Kebal Virus Corona, 20 Juta WN China Mualaf?

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 13:39 WIB

Keren! Obat Antiviral Pertama untuk Corona Covid-19 Siap Beredar di China

Keren! Obat Antiviral Pertama untuk Corona Covid-19 Siap Beredar di China

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 11:55 WIB

Jepang Siap Bantu Indonesia Evakuasi 78 WNI dari Kapal Diamond Princess

Jepang Siap Bantu Indonesia Evakuasi 78 WNI dari Kapal Diamond Princess

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB