Banjir di Jalan Raya Kayu Putih Sudah Surut

Pebriansyah Ariefana

Senin, 24 Februari 2020 | 09:58 WIB
Banjir di Jalan Raya Kayu Putih Sudah Surut
Aktivitas warga saat banjir di Petamburan II, Jakarta Pusat, Minggu (23/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Banjir di Jalan Raya Kayu Putih sudah surut. Sebelumnya terendam sampai 80 cm dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur memastikan seluruh ruas jalan yang terendam banjir, Minggu (23/2/2020) seluruhnya telah pulih dan bisa dilalui pengendara, Senin pagi.

"Sesuai informasi di lapangan, Alhamdulillah sudah dapat dilalui semua jalannya dan tidak ada penutupan," kata Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Sudinhub Jakarta Timur, Riky Erwinda di Jakarta.

Ruas jalan yang sebelumnya sempat ditutup akibat terendam banjir setinggi 80 sentimeter berada di Jalan Raya Kayu Putih, Pulogadung.

Hingga Senin pagi perlintasan Tanjung Priok-Bekasi itu sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda dua maupun empat.

Kondisi yang sama juga dilaporkan dari Jalan Raya Perintis Kemerdekaan. Saat ini badan jalan telah aman dilintasi kendaraan.

"Jalan Raya Ahmad Yani dan Jalan Pulomas Raya juga sudah bisa dilewati motor dan mobil. Air sudah surut," kata Riky.

Warga Jakarta di 35 RW Masih Kebanjiran

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengatakan setidaknya sampai Senin (24/2/2020) pagi, ada 35 RW yang terendam. Air yang menggenang berbagai pemukiman itu memiliki ketinggian yang beragam.

baca juga

Hujan deras mengguyur kawasan Jabodetabek sejak beberapa hari ke belakang. Akibatnya, sejumlah lokasi di Jakarta kembali diterpa banjir.

"35 RW masih tergenang dari total 2.638 RW di Jakarta," ujarnya kepada wartawan, Senin pagi.

Jumlah RW yang terendam ini meningkat dari hari-hari sebelumnya ketika Jakarta juga diguyur hujan deras. Sejak Kamis (20/2/2020), 45 RW sempat kebanjiran. Lalu beberapa hari ke depanya berkurang jadi 18, 8 dan akhirnya meningkat lagi hari ini.

Selain itu, Insaf juga mengatakan sejauh ini 2.393 warga DKI terpaksa mengungsi. Pasalnya rumah di 35 RW itu sudah tak mungkin lagi ditinggali untuk sementara.

Lokasi yang paling banyak terdampak banjir adalah adalah Jakarta Utara. Terhitung 26 RW kebanjiran dengan ketinggian 10 hingga 100 cm.

Penyebabnya, kata Insyaf, adalah luapan air Kali Ciliwung, Sunter dan Mati. Akibatnya 1.807 dari 533 KK orang harus mengungsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

35 RW di Jakarta Masih Kebanjiran, 2.393 Warga Mengungsi

35 RW di Jakarta Masih Kebanjiran, 2.393 Warga Mengungsi

News | Senin, 24 Februari 2020 | 09:52 WIB

Tolong Pak Anies! Warga Jakarta di 35 RW Masih Kebanjiran

Tolong Pak Anies! Warga Jakarta di 35 RW Masih Kebanjiran

News | Senin, 24 Februari 2020 | 09:47 WIB

Senin Pagi KBN Cilincing Banjir, Tak Bisa Dilalui Kendaraan Bermotor

Senin Pagi KBN Cilincing Banjir, Tak Bisa Dilalui Kendaraan Bermotor

News | Senin, 24 Februari 2020 | 07:42 WIB

Anies Baswedan Pantau Lokasi Banjir dari Pagi

Anies Baswedan Pantau Lokasi Banjir dari Pagi

News | Minggu, 23 Februari 2020 | 22:23 WIB

Terkini

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

×