Untuk Jaga Keamanan Kota, Surabaya Mengandalkan Kamera Face Recognition

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 28 Februari 2020 | 09:00 WIB
Untuk Jaga Keamanan Kota, Surabaya Mengandalkan Kamera Face Recognition
Ilustrasi CCTV di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Dok : Pemkot Surabaya)

Suara.com - Saat ini, Closed-Circuit Television (CCTV) kian dimanfaatkan di kota-kota metropolitan. Bahkan, CCTV menjadi andalan kota-kota besar untuk memantau keadaan masyarakatnya, termasuk kamera face recognition.

Di Kota Surabaya, Jawa Timur, penggunaan CCTV pertama kali ditempatkan di traffic light atau persimpangan jalan untuk manajemen lalu lintas. Seiring berjalannya waktu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng pihak kepolisian menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik yang memanfaatkan CCTV.

Namun rupanya, terobosan yang dilakukan Pemkot Surabaya tak berhenti sampai di situ. Terbaru, pemkot memiliki terobosan baru dengan mengembangkan CCTV berbasis face recognition untuk menunjang sistem keamanan dan kenyamanan kota.

Dengan menerapkan teknologi baru ini, pemkot ingin memastikan warga Kota Pahlawan mendapat jaminan keamanan secara real time selama 24 jam nonstop. Di sisi lain, teknologi ini diharapkan juga membantu pekerjaan petugas penjaga keamanan, baik itu dari pemkot, kepolisian maupun TNI.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, terobosan teknologi terbaru ini bertujuan untuk memantau dan memberikan keamanan bagi masyarakat. Teknologi itu mampu menangani berbagai masalah yang terjadi di jalan raya. Misalnya saja, jika terjadi kecelakaan tabrak lari, maka kejadian itu dapat tertangkap kamera yang terkoneksi dengan database kependudukan.

“Jadi kelebihannya di situ, kan kita tidak tahu orang itu siapa (pelaku), maka dapat di-zoom wajahnya, lalu kami hubungkan dengan data kependudukan, jadi kita sudah siapkan itu,” kata Risma, beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, Pemkot Surabaya memiliki sekitar 1300 unit CCTV, yang berfungsi untuk pemantauan (surveillance). Sedangkan CCTV yang dilengkapi fitur face recognition atau pendeteksi wajah, berjumlah 280 unit.

Ilustrasi CCTV di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Dok : Pemkot Surabaya)
Ilustrasi CCTV di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Dok : Pemkot Surabaya)

Rencanannya, jumlah tersebut akan terus ditambah dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

“Tahun 2020, rencananya kami juga menambah jumlah unit CCTV dengan kemampuan face recognition,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M. Fikser.

baca juga

Lelaki kelahiran Serui, Papua ini juga menyebutkan, face recognition tak hanya dipasang di traffic light atau persimpangan jalan. Di tempat-tempat umum atau obyek vital, pemkot juga memaksimalkan teknologi baru itu.

Hal ini sebagai salah satu langkah untuk mencegah tindak kejahatan atau kriminalitas di Surabaya.

“Makanya kita juga pasang CCTV di taman-taman kota, tempat ibadah, rumah pompa, hingga kantor pemerintahan,” ujar Fikser.

Tak hanya dipasang di kawasan yang dinilai rawan, pemasangan CCTV face recognition juga diprioritaskan di sekolah-sekolah sebagai langkah pencegahan tindak kejahatan penculikan anak. Fitur ini bisa mengidentifikasi gerak-gerik pelaku yang mencurigakan sekaligus mengenali wajahnya. Tidak menutup kemungkinan, ke depannya teknologi ini juga digunakan untuk mencegah tindak kejahatan lain.

Ilustrasi Command Center di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Dok : Pemkot Surabaya)
Ilustrasi Command Center di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Dok : Pemkot Surabaya)

Bahkan, rencananya, fitur face recognition juga bakal dipasang di daerah atau kawasan yang biasa dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan atau aksi-aksi vandalisme. Untuk itu, Diskominfo berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) dalam menentukan titik-titik yang rawan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menyampaikan, CCTV di Surabaya memiliki beragam fungsi. Di samping untuk mengawasi lalu lintas atau memantau volume kendaraan, CCTV juga dimanfaatkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga Surabaya.

“Tujuan pemasangan kamera adalah untuk Surabaya Save City. Makanya kita berkoordinasi dengan Diskominfo. Selain untuk pengamanan juga pengaturan lalu lintas, e-Tilang dan face recognition,” kata Irvan.

Teknologi face recognition sebelumnya juga dipasang di Terminal Purabaya. Teknologi itu, kata Irvan, difungsikan untuk mendeteksi para pendatang maupun mengantisipasi adanya calo yang ada di terminal tersebut.

“Tujuannya pertama untuk mendeteksi adanya calo di terminal. Selain itu juga berfungsi untuk mendeteksi para pendatang,” katanya.

Ilustrasi CCTV di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Dok : Pemkot Surabaya)
Ilustrasi CCTV di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Dok : Pemkot Surabaya)

Dengan dikembangkannya CCTV face recognition ini, Kota Surabaya telah memiliki teknologi yang mampu digunakan untuk mencegah tindak kejahatan dan mampu memberikan data-data akurat sebagai landasan dirumuskannya suatu kebijakan. Selain itu, CCTV tersebut juga bisa digunakan untuk membantu petugas dalam upaya penindakan pelaku kejahatan.

Para pelaku kejahatan pun harus berfikir seribu kali sebelum melakukan aksinya di Kota Surabaya. Dengan banyaknya titik CCTV yang tersebar, masyarakat Surabaya pun merasa semakin terlindungi. Tidak hanya terlindungi dari perbuatan melanggar lalu lintas di jalan raya, mereka juga terlindungi dari perbuatan kriminal di tempat-tempat umum. (adv)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Viral, Pemkot Surabaya Bantu Anik Penderita Kanker Stadium 4

Setelah Viral, Pemkot Surabaya Bantu Anik Penderita Kanker Stadium 4

Jatim | Rabu, 29 Januari 2020 | 20:21 WIB

Ini Kesepakatan Antara Pemkot Surabaya, Persebaya dan Bonekmania

Ini Kesepakatan Antara Pemkot Surabaya, Persebaya dan Bonekmania

Bola | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:08 WIB

PDAM Surya Sembada Minta Gelontoran Rp 2 Triliun Dari Pemkot Surabaya

PDAM Surya Sembada Minta Gelontoran Rp 2 Triliun Dari Pemkot Surabaya

Jatim | Selasa, 14 Januari 2020 | 04:00 WIB

Pemkot Surabaya Percantik Trotoar dan Lindungi Pejalan Kaki

Pemkot Surabaya Percantik Trotoar dan Lindungi Pejalan Kaki

News | Jum'at, 13 September 2019 | 03:00 WIB

Antisipasi Mati Listrik, Pemkot Surabaya Tambah Solar Cell di Traffic Light

Antisipasi Mati Listrik, Pemkot Surabaya Tambah Solar Cell di Traffic Light

Jatim | Senin, 05 Agustus 2019 | 19:40 WIB

Pemkot Surabaya Kembangkan Kawasan Pesisir Utara Jadi Destinasi Wisata Baru

Pemkot Surabaya Kembangkan Kawasan Pesisir Utara Jadi Destinasi Wisata Baru

Jatim | Senin, 10 Juni 2019 | 14:27 WIB

Terkini

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35 WIB

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:25 WIB

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:24 WIB

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:53 WIB

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:49 WIB

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:46 WIB