Fahira Idris Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Hoaks Virus Corona

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 02 Maret 2020 | 09:14 WIB
Fahira Idris Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Hoaks Virus Corona
Anggota DPD RI, Fahira Idris, memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (8/11/2019). (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Advokat Muannas Alaidid akan melaporkan anggota DPD Fahira Idris ke polisi. Pasalnya, Fahira Idris dituding telah menyebarkan hoaks pasien virus corona di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Muannas melalui akun Twitter miliknya @muannas_alaidid. Ia telah memutuskan untuk melaporkan Fahira ke Polda Metro Jaya.

"Dugaan 'hoaks virus corona' yang katanya terjadi di berbagai tempat di Indonesia oleh pemilik akun Twitter @fahiraidris malam tadi saya memutuskan untuk melaporkan resmi ke Polda," kata Muannas seperti dikutip Suara.com, Senin (2/3/2020).

Muannas mengaku tidak menginginkan kasus penyebaran hoaks yang dilakukan Fahira tersebut berujung seperti kasus hoaks Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia KPAI) Sitti Himawaty yang menyebut wanita yang sekolam dengan pria bisa hamil. Ia mengajak warga ikut mengawal proses peradilan kasus Fahira.

"Karena saya khawatir seperti hoaks komisioner KPAI lalu hanya karena tak ada yang melaporkan. Mari kita kawal bersama," ujarnya.

Muannas Alaidid laporkan Fahira Idris ke polisi (Twitter/muannas_alaidid)
Muannas Alaidid laporkan Fahira Idris ke polisi (Twitter/muannas_alaidid)

Muannas meminta kepada semua pihak agar tidak mudah terprovokasi dengan kabar apapun dari sumber yang tidak jelas. Selain itu, warga juga perlu mencari informasi sebanyak mungkin mengenai virus mematikan yang bersumber dari Kota Wuhan, China itu.

"Pahami dengan seksama soal virus corona dan penyebarannya, cari tahu informasi yang dapat dipercaya melalui departemen kesehatan misalnya, jangan mudah terprovokasi oleh apapun yang sumbernya tidak jelas," ungkapnya.

Publik Serukan #TangkapFahiraIdris

Tagar #TangkapFahiraIdris masuk dalam daftar topik yang paling banyak dibicarakan di Twitter pada Minggu (1/3/2020) pagi. Ada lebih dari 15 ribu cuitan warganet menggunakan tagar tersebut hingga Minggu siang.

baca juga

Warganet menghujat Fahira karena menggunggah cuitan yang menyebut ada ratusan pasien virus corona (Covid-19) di Indonesia. Belakangan, cuitan itu telah dihapus dan Fahira kemudian memberikan klarifikasi.

Meski telah dihapus, sejumlah warganet berhasil memotret cuitan tersebut dan kembali menyebarkannya di media sosial. Mereka mendesak agar pemerintah segera menangkap Fahira lantaran dinilai menjadi penyebar hoaks virus corona.

Tagar #TangkapFahiraIdris masuk trending topik (twitter)
Tagar #TangkapFahiraIdris masuk trending topik (twitter)

Klarifikasi Fahira Idris

Fahira melalui akun Twitternya @fahiraidris memberikan klarifikasi terkait cuitannya tersebut.
Fahira berdalih pernyataan soal terduga pasien virus corona di Indonesia berasal dari sebuah berita di media daring.

"Assalamualaikum.wr.wb . Ini penjelasan tentang link berita online yang sudah diralat judul beritanya. Saya sempat posting di Twitter, link berita "dengan judul yang belum diralat", kemarin sempat viral, sudah saya hapus dan saya ganti dengan link yang sudah diralat oleh Wartakota.Tribunnews.com," tulis Fahira.

Fahira mengklaim tidak pernah menyebutkan ada pasien corona. Sebanyak 136 pasien dalam pengawasan itu merupakan suspek corona.

Klarifikasi Fahira Idris soal cuitan terduga pasien virus corona di Indonesia (twitter/fahiraidris)
Klarifikasi Fahira Idris soal cuitan terduga pasien virus corona di Indonesia (twitter/fahiraidris)

Dia juga berharap agar sama sekali tidak ada kasus virus corona di Indonesia.

"Mari kta semua berdoa agar tidak ditemukan kasus virus corona di Indonesia dan Pemerintah diberikan kemudahan dan jalan untuk memformulasikan dan menyiapkan strategi menghalau virus corona tersebut. Al Faatihah. Wassalam," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagar #TangkapFahiraIdris Trending, Gun Romli: Polisi Jangan Tebang Pilih!

Tagar #TangkapFahiraIdris Trending, Gun Romli: Polisi Jangan Tebang Pilih!

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 17:21 WIB

Tagar #TangkapFahiraIdris Trending, Ini Klarifikasi Fahira

Tagar #TangkapFahiraIdris Trending, Ini Klarifikasi Fahira

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 13:28 WIB

Disindir Dewi Tanjung soal Spanduk Anies, Fahira Idris: Hellow, Situ Halu?

Disindir Dewi Tanjung soal Spanduk Anies, Fahira Idris: Hellow, Situ Halu?

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 15:38 WIB

Sentil Fahira Idris, Muannas: Gak Cuma Polisi, Tugas Satpol PP Diambil Alih

Sentil Fahira Idris, Muannas: Gak Cuma Polisi, Tugas Satpol PP Diambil Alih

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 10:07 WIB

Fahira Idris Minta Spanduk Protes Dibakar, Jubir PSI Beri Sindiran Keras

Fahira Idris Minta Spanduk Protes Dibakar, Jubir PSI Beri Sindiran Keras

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 14:46 WIB

Murka, Fahira Idris Ancam Bakar Spanduk Salahkan Anies soal Banjir

Murka, Fahira Idris Ancam Bakar Spanduk Salahkan Anies soal Banjir

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 17:29 WIB

Demo Anies, Massa Aksi Tolak Kehadiran Bang Japar di Balai Kota

Demo Anies, Massa Aksi Tolak Kehadiran Bang Japar di Balai Kota

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 18:44 WIB

Kominfo Temukan 127 Hoaks Virus Corona hingga 25 Februari

Kominfo Temukan 127 Hoaks Virus Corona hingga 25 Februari

Tekno | Selasa, 25 Februari 2020 | 20:57 WIB

Sebar Hoaks Virus Corona di Facebook, Perempuan Indonesia Dibui di Malaysia

Sebar Hoaks Virus Corona di Facebook, Perempuan Indonesia Dibui di Malaysia

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:17 WIB

Terkini

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

×