Hadapi Wabah Virus Corona di Jateng, RSUP Kariadi Siapkan 16 Ruang Isolasi

Chandra Iswinarno

Senin, 02 Maret 2020 | 21:20 WIB
Hadapi Wabah Virus Corona di Jateng, RSUP Kariadi Siapkan 16 Ruang Isolasi
Simulasi saat proses evakuasi pasien positif Virus Corona di Bandara Ahmad Yani Semarang. [Suara.com/Dafi]

Suara.com - Menyusul imbuan kesiagaan intansi kesehatan oleh Kementerian Republik Indonesia untuk mengahadapi Virus Corona, Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kariadi Semarang siapkan 16 kamar tambahan di Ruang Rajawali jika alami ledakan pasien suspect atau positif Covid-19 di Jawa Tengah.

Kepala Bidang Penanganan Medis RSUP Kariadi, Nurdopo Baskoro mengatakan, sekitar 16 ruang isolasi tambahan akan disediakan jika mengalami ledakan pasien suspect atau positif Virus Corona. Kendati demikian, pihaknya telah menyiapkan 18 kamar untuk isolasi pasien suspect atau positif Virus Corona.

"Segala kemungkinan kami sudah siapkan sejak awal. Sekitar 18 kamar untuk isolasi pasien sudah kita siapkan. Namun, jika keadaan genting 16 ruangan yang lain juga telah kita siapkan di ruang Rajawali," jelasnya saat dihubungi Suara.com, Senin (2/3/2020).

Tidak hanya itu, lanjutnya, beberapa sarana seperti dua ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dua ruang ICU untuk mendukung proses penyembuhan pasien. Untuk itu, pihaknya sudah siap jika sewaktu-waktu terdapat pasien suspect atau positif Virus Corona yang dirawat di RSUP Kariadi.

"Untuk mendukung sarana penyembuhan, tidak hanya ruang isolasi saja. Kita juga sudah siapkan dua ruang IGD dan 2 ruang ICU," paparnya.

Selain mempersiapkan fasilitas untuk mengantisipasi Virus Corona, RSUP Kariadi juga telah menyiapkan petugas perawatan yang mumpuni. Petugas kesehatan tersebut sudah dibekali sesuai dengan standart pelayanan pasien Virus Corona.

"SDM kita telah dilersiapkan sejak lama. Sudah ada petugas kesehatan yang terlatih untuk menangani pasien yang terpapar Virus Corona. Bahkan baju khusus petugas kesehatan untuk menangani Virus Corona sudah dipersiapkan," katanya.

Seperti diketahui, RSUP Kariadi merupakan salah satu rumah sakit rujukan yang direkomendsikan oleh Dinas Kesehtan Jawa Tengah untuk menangani pasien suspect atau positif Virus Corona.

Kontributor : Dafi Yusuf

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicurigai Corona, Pengubur Jenazah Pasien RSUP Kariadi Pakai Masker

Dicurigai Corona, Pengubur Jenazah Pasien RSUP Kariadi Pakai Masker

Jawa Tengah | Senin, 02 Maret 2020 | 14:30 WIB

Menkes Sebut Penyebab Kematian Pasien RSUP Kariadi Bukan karena Corona

Menkes Sebut Penyebab Kematian Pasien RSUP Kariadi Bukan karena Corona

Video | Kamis, 27 Februari 2020 | 13:02 WIB

Beda Keterangan, Menkes Sebut Pasien RSUP Kariadi Meninggal karena Flu Babi

Beda Keterangan, Menkes Sebut Pasien RSUP Kariadi Meninggal karena Flu Babi

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 12:27 WIB

Diduga Kena Corona, Pasien Meninggal di RSUP Kariadi Ternyata Kapten Kapal

Diduga Kena Corona, Pasien Meninggal di RSUP Kariadi Ternyata Kapten Kapal

Jawa Tengah | Rabu, 26 Februari 2020 | 20:30 WIB

Pemerintah Rahasiakan Penyebab Tewasnya Pasien di RSUP Kariadi Semarang

Pemerintah Rahasiakan Penyebab Tewasnya Pasien di RSUP Kariadi Semarang

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 17:13 WIB

Terkini

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×