Pemerintah Rahasiakan Penyebab Tewasnya Pasien di RSUP Kariadi Semarang

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 26 Februari 2020 | 17:13 WIB
Pemerintah Rahasiakan Penyebab Tewasnya Pasien di RSUP Kariadi Semarang
Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan). (Suara.com/Yosea Arga Pramuditha)

Suara.com - Satu pasien yang sempat diduga terjangkit Virus Corona Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kariadi, Semarang, Jawa Tengah meninggal dunia.
Dalam hal ini, pemerintah menegaskan jika pasien tersebut negatif dari virus mematikan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengklaim telah mengecek langsung ke Rumah Sakit Kariadi. Dia mendapat data pasien tersebut dan dinyatakan negatif Corona.

"Itu memang negatif. Saya sudah kroscek di RS Kariadi, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur sudah menyampaikan data. Terus saya kroscek ke pusat Litbang untuk penyakit infeksi. Direkturnya langsung. Dan sudah diberi list datanya tentang dia dan negatif," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (26/2/2020).

Meski demikian, penyebab kematian pasien tersebut masih belum diketahui. Muhadjir bahkan masih merahasiakan penyebab kematian pasien itu merujuk pada kode etik.

"Ya memang itu kan rahasia. Itu kan ada kode etik. Kalau dia kena Covid-19, baru kami omongkan. Kalau tidak kan kami tidak bisa sebutkan dong," sambungnya.

Muhadjir mengklaim, tidak ada hal yang ditutup-tutupi di balik kematian pasien tersebut. Dia mengaku sudah memastikan langsung ke lokasi untik memeriksa spesimen pasien tersebut.

"Tidak ada tidak, kami terbuka. Sudah saya pastikan saya kroscek ke pusat untuk periksa spesimennya," katanya.

Sebelumnya, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kariadi Semarang, Agoes Oerip Poerwoko mengatakan, pasien tersebut mengalami gejela klinis seperti demam, batuk dan sesak nafas. Selain itu, pasien tersebut juga diketahui pernah ke luar negeri.

"Ya memang ada satu pasien yang sebelumnya diduga terinveksi virus corona meninggal dunia. Namun, bukan karena virus corona tapi karena disebabkan gangguan nafas berat," jelasnya di RS Kariadi Semarang, Rabu (26/2/2020).

baca juga

Agoes mengatakan, pasien tersebut tiba di Indonesia pada 12 Febuari 2020 dan mulai menjalani perawatan pada 17 Febuari 2020. Sedangkan, proses isolasi pasien mulai sejak 19 Febuari 2020.

Pasien tersebut diketahui akan pulang ke Indonesia dari Spanyol. Dalam perjalan pulang, pasien juga juga sempat transit di Dubai dan Uni Emirat Arab.

Agoes mengakui bahwa hasil labaloratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Litbangkes) diketahui satu hari setelah pasien dimakamkan.

"Selang satu hari pasien tersebut dimakamkan, uji lab dari Litbangkes keluar dan pasien dinyatakan tidak terinveksi virus corona," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Italia Darurat Corona,  Suporter Napoli Kenakan Masker

Italia Darurat Corona, Suporter Napoli Kenakan Masker

Foto | Rabu, 26 Februari 2020 | 16:26 WIB

Aljazair Konfirmasi Kasus Corona Covid-19, WHO Minta Negara Afrika Siaga

Aljazair Konfirmasi Kasus Corona Covid-19, WHO Minta Negara Afrika Siaga

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 16:07 WIB

Gara-gara Virus Corona, Aliran Modal Asing ke Indonesia Anjlok

Gara-gara Virus Corona, Aliran Modal Asing ke Indonesia Anjlok

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 16:06 WIB

Wabah Virus Corona Covid-19 Timbulkan Fenomena Sinophobia di Italia

Wabah Virus Corona Covid-19 Timbulkan Fenomena Sinophobia di Italia

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 16:03 WIB

Sri Mulyani Sebut Virus Corona Miliki Risiko Lebih Tinggi

Sri Mulyani Sebut Virus Corona Miliki Risiko Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 14:13 WIB

Keringat Dingin saat Konferensi Pers, Pejabat Iran Ternyata Positif Corona

Keringat Dingin saat Konferensi Pers, Pejabat Iran Ternyata Positif Corona

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 14:06 WIB

Pasien Terindikasi Virus Corona di RS Semarang Meninggal Dunia

Pasien Terindikasi Virus Corona di RS Semarang Meninggal Dunia

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 13:31 WIB

Seluruh Sekolah di Hokkaido Jepang Ditutup karena Corona

Seluruh Sekolah di Hokkaido Jepang Ditutup karena Corona

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 12:51 WIB

Mau Jadi Pusat Karantina Corona, Sinyal Pulau Sebaru Diperkuat

Mau Jadi Pusat Karantina Corona, Sinyal Pulau Sebaru Diperkuat

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 11:52 WIB

Terkini

12 Shade Cushion Wardah untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Bebas Abu-abu

12 Shade Cushion Wardah untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Bebas Abu-abu

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:02 WIB

6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik

6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:01 WIB

Polda Metro Jaya Diminta Usut Dugaan Penipuan Rp3 Miliar

Polda Metro Jaya Diminta Usut Dugaan Penipuan Rp3 Miliar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:01 WIB

Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap

Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:00 WIB

Harta Ketua DPRD Bone Disorot, KPK: Kalau Tidak Benar Kami Tindak

Harta Ketua DPRD Bone Disorot, KPK: Kalau Tidak Benar Kami Tindak

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:59 WIB

'Bom Waktu' Bangunan Sekolah Tua di Jakarta, Pemprov Siapkan Perbaikan Bertahap

'Bom Waktu' Bangunan Sekolah Tua di Jakarta, Pemprov Siapkan Perbaikan Bertahap

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:59 WIB

Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026

Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:55 WIB

Evaluasi MBG Dipertanyakan, Minimnya Pelacakan Penyebab Keracunan Jadi Sorotan

Evaluasi MBG Dipertanyakan, Minimnya Pelacakan Penyebab Keracunan Jadi Sorotan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:53 WIB

Review Serum Glow FX Glow Bomb, Harga Rp30 Ribuan Ampuh Libas Bekas Jerawat Tanpa Perih

Review Serum Glow FX Glow Bomb, Harga Rp30 Ribuan Ampuh Libas Bekas Jerawat Tanpa Perih

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:51 WIB

Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak

Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:48 WIB

×