DPR Ingatkan Kepala Daerah Tak Ekspos Data Pribadi Pasien Corona

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 03 Maret 2020 | 12:33 WIB
DPR Ingatkan Kepala Daerah Tak Ekspos Data Pribadi Pasien Corona
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (DPR/Andri/mr)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyayangkan kepala daerah yang menyampaikan data-data terkait pasien positif virus corona atau Covid-19.

Menurutnya, kerahasiaan data pasien virus corona perlu untuk dilindungi sebagai langkah antisipasi terjadinya hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Terutama yang memberikan dampak langsung kepada pengidap.

"Ini saya sayangkan. Sebenarnya kepala daerah harus memelihara iklim kondusif. Dan juga data pribadi pasien juga dilindungi oleh undang-undang untuk kemudian tidak disebarluaskan walaupun oleh otoritas yang kemudian berwenang untuk itu," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Supaya tindakan tersebut tidak lagi terulang, Dasco mengimbau kepada kepala daerah maupun otoritas berwenang untuk menahan diri dan tidak mengekspos data-data terkait pasien positif corona.

"Jadi saya menghimbau kepada pemerintah daerah langkah-langkah yang dilakukan itu kalau sudah tahu tempat, domisili tinggal koordinasi dengan pihak terkait seperti Kemenkes dan lain-lain untuk langkah prefentif supaya lingkungan sekitar tidak terkena virus. Tanpa kemudian menimbulkan kepanikan dan saya pikir DPR RI menghimbau kepada kepala daerah untuk tidak mengekspos data dari pasien karena itu juga menimbulkan kerugian tersendiri," tuturnya.

Hal senda juga dikatakan oleh anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris yang meminta negara untuk menjamin langsung kerahasiaan data dan identitas pasien positif corona.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI
Fraksi PDI Perjuangan itu menilai penanganan terhadap pasien posirif corona harus mencakup aspek perlindungan hak atas privasi. Termasuk di dalamnya perlindungan kerahasiaan identitas atau data pribadi pasien.

Sebab, kata Charles, hak atas privasi adalah satu hak konstitusional yang diatur dalam UUD 1945.

"Tersebarluasnya data pribadi pasien corona lewat media sosial atau media lainnya, harus dipandang serius sebagai pelanggaran privasi warga negara. Negara seharusnya bisa melindungi kerahasiaan data pribadi dan menutup ruang sekecil apapun terhadap pelanggaran tersebut," ujar Charles dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Penghuni Kena Corona, Warga Perum Studio Depok: Ojol Saja Tak Mau Masuk

2 Penghuni Kena Corona, Warga Perum Studio Depok: Ojol Saja Tak Mau Masuk

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:26 WIB

Virus Corona, Wali Kota Bekasi: Ada 18 Warga Dalam Pengawasan

Virus Corona, Wali Kota Bekasi: Ada 18 Warga Dalam Pengawasan

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:19 WIB

Temui Jokowi di Istana, Suhu Badan Para Menteri Wajib Diperiksa Paspampres

Temui Jokowi di Istana, Suhu Badan Para Menteri Wajib Diperiksa Paspampres

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:05 WIB

Warga Bekasi Suspec Virus Corona Meninggal, Wali Kota Minta Warga Periksa

Warga Bekasi Suspec Virus Corona Meninggal, Wali Kota Minta Warga Periksa

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:00 WIB

Mau Bikin Obat, Profesor Nidom Minta Jokowi Kirim Sampel Virus Corona

Mau Bikin Obat, Profesor Nidom Minta Jokowi Kirim Sampel Virus Corona

Jatim | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:52 WIB

Diduga Jadi Lokasi Penyebaran Virus Corona, Amigos Resto Ditutup 14 Hari

Diduga Jadi Lokasi Penyebaran Virus Corona, Amigos Resto Ditutup 14 Hari

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:50 WIB

Dinyatakan Membaik, 2 Pasien Corona di RSPI Komunikasi Lewat Video Call

Dinyatakan Membaik, 2 Pasien Corona di RSPI Komunikasi Lewat Video Call

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:48 WIB

Terkini

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:03 WIB

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 07:58 WIB

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 07:55 WIB

KPR Fiktif Disorot OJK, Pengawasan Penyaluran Kredit Jadi Perhatian

KPR Fiktif Disorot OJK, Pengawasan Penyaluran Kredit Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:54 WIB

Lolos dari Maut Masalembo: Kisah Koki KM Virgo Bertahan 9 Jam Sambil Menelan Air Laut Campur Solar

Lolos dari Maut Masalembo: Kisah Koki KM Virgo Bertahan 9 Jam Sambil Menelan Air Laut Campur Solar

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 07:50 WIB

Perkuat Layanan BNPL Digital, Indodana Finance Dapat Pendanaan Rp700 Miliar

Perkuat Layanan BNPL Digital, Indodana Finance Dapat Pendanaan Rp700 Miliar

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:47 WIB

Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung

Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung

Surakarta | Selasa, 22 September 2026 | 07:47 WIB

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:46 WIB

×