Bukan Hanya COVID-19, Ternyata Virus Corona Juga Menyebabkan Penyakit Lain

Dany Garjito, Farah Nabilla

Jum'at, 06 Maret 2020 | 19:08 WIB
Bukan Hanya COVID-19, Ternyata Virus Corona Juga Menyebabkan Penyakit Lain
Ilustrasi Virus Corona. [Shutterstock]

Suara.com - Coronavirus ternyata tak hanya menyebabkan penyakit COVID-19 yang sedang mewabah saat ini. Namun, beberapa penyakit umum yang sering menyerang manusia juga berasal dari coronavirus.

Menurut WHO, coronavirus termasuk dalam sebuah famili virus yang menyebabkan penyakit pada binatang dan manusia.

Menyadur dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), coronavirus yang menyerang manusia terdiri atas beberapa jenis:

1. 229E (alpha coronavirus)
2. NL63 (alpha coronavirus)
3. OC43 (beta coronavirus)
4. HKU1 (beta coronavirus)
5. MERS-CoV
6. SARS-CoV
7. SARS-CoV-2

Penelitian CDC menunjukkan, virus yang paling umum menyerang orang-orang di dunia berasal dari jenis 2293, NL63, OC43, dan HKU1. Penyakit tersebut berupa pneumonia, bronkitis, dan demam kejang.

Jenis selanjutnya dari coronavirus dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, mulai dari flu biasa sampai pada level yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Sementara jenis SARS-Cov-2 lah awal mula terbentuknya virus corona sekarang.

Penamaan penyakit COVID-19 ini menyesuaikan ciri dan situasinya. Pembedahan katanya meliputi:

CO - corona
Corona diambil dari kata crown yang berarti mahkota. Disebut demikian karena jika dilihat secara mikroskopik, bentuk virus ini memiliki mahkota di luar lingkarannya. Mahkota inilah yang bertugas menularkan virus.

VI - Virus
Virus dari corona ini dapat menular ke hewan dan/atau manusia.

baca juga

D - Disease
Disease berarti penyakit. Penyakit yang ditimbulkan dari virus ini bisa terlihat dari gejala yang ditimbulkan. Orang yang terserang penyakit COVID-19 memiliki gejala awal seperti demam, batuk kering, nyeri dan linu, serak, dan diare. Gejala akan bertambah seiring masa inkubasi virus yang bisa mencapai 14 hari. Dalam level yang lebih parah, penderita akan mengalami sesak napas.

19 - 2019
Ini adalah tahun ditemukannya virus ini. Pada akhir 2019, jenis baru virus corona ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Hingga Maret 2020, virus telah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpaksa Coret Deni dari Pelatnas, Alamsyah: Tak Bisa Ditoleransi Lagi

Terpaksa Coret Deni dari Pelatnas, Alamsyah: Tak Bisa Ditoleransi Lagi

Sport | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:35 WIB

Makan Tak Lagi Suapi, Warga Depok Positif Corona Juga Sudah Bisa Video Call

Makan Tak Lagi Suapi, Warga Depok Positif Corona Juga Sudah Bisa Video Call

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:26 WIB

RNI Punya Stok Masker 100 Ribu Helai Tapi Tak Dijual

RNI Punya Stok Masker 100 Ribu Helai Tapi Tak Dijual

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:08 WIB

Imbas Virus Corona, Pemerintah Jor-joran Guyur Anggaran

Imbas Virus Corona, Pemerintah Jor-joran Guyur Anggaran

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:00 WIB

Cegah Penyebaran Corona, Kapan Seharusnya Kamu Mencuci Tangan?

Cegah Penyebaran Corona, Kapan Seharusnya Kamu Mencuci Tangan?

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:00 WIB

Ditanya Soal Virus Corona dan Aturan IMEI, Begini Tanggapan Realme

Ditanya Soal Virus Corona dan Aturan IMEI, Begini Tanggapan Realme

Tekno | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×