5 Rumah di Cipayung 'Dihujani' Tinja dari Mobil Sedot WC

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Maret 2020 | 17:26 WIB
5 Rumah di Cipayung 'Dihujani' Tinja dari Mobil Sedot WC
Semburan tinja dari mobil sedot WC. (Antara)

Suara.com - Sebanyak 5 rumah di Cipayung, Jakarta Timur dihujani tinja atau kotoran manusia. Tinja itu menyembur dari sebuah mobil sedot WC yang terparkir di pemukiman Kelurahan Munjul, tepatnya di RT 04/08.

Tinja itu menyembur sampai menempel di tembok rumah warga. Semburan tinja itu sampai 10 meter.

Lurah Munjul, Sumarjono menjelaskan semburan tinja itu dari dalam mobil tanki milik perusahaan swasta. Peristiwa itu terjadi, Minggu (8/3/2020) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB.

Kronologis peristiwa berlangsung saat petugas jasa penyedotan baru selesai bertugas setelah berkeliling kampung menjalankan tugasnya di sejumlah rumah penduduk. Truk tanki berkapasitas 6.000 liter itu kemudian diparkir ke dalam gudang tanpa membuang terlebih dahulu sisa kotoran yang telah disedot.

"Dia habis muter-muter, sisa-sisa kotoran di dalam tanki kemudian dibuka lalu terjadi semburan," kata Sumarjo.

Sumarjono menyebutkan semburan dari tanki mobil diduga akibat endapan gas metana dari dalam tanki yang terlalu lama didiamkan dalam ruang tertutup (tanki).

"Kan kalau air sisa-sisa masih mengandung gas. Sisa itu yang menyembur dari pipa," katanya.

Setelah tinja menyembur, pemilik usaha sedot WC itu pun membersihkan ceceran tinja yang mengotori gudang serta tembok rumah warga.

"Saya sempat tawarkan solusi pembersihan oleh damkar, tapi pemilik usaha tidak mau, dia lebih memilih membersihkan sendiri kotorannya," katanya.

baca juga

Salah satu warga setempat Ati (45) mengatakan semburan tinja dari dalam tanki mengakibatkan dinding rumahnya kotor dan mengeluarkan bau tidak sedap.

"Ini kejadian kesekian kalinya. Beberapa tahun lalu pernah juga terjadi. Baunya ini yang saya tidak tahan," katanya.

Ati mengatakan aktivitas jasa sedot tinja milik tetangganya itu sangat meresahkan warga.

"Kami pernah bersepakat mau menggeruduk tempat usaha itu, tapi dilarang sama kelurahan, infonya akan ada musyawarah dulu," katanya.

Ati berharap aktivitas usaha sedot kotoran di lokasi tersebut segera dipindah agar dampaknya tidak menganggu warga. 

Selama ini warga setempat mengeluhkan dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas usaha sedot septic tank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Truk Septic Tank Nyembur, Lima Rumah Warga Kecipratan Tinja

Truk Septic Tank Nyembur, Lima Rumah Warga Kecipratan Tinja

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 17:26 WIB

Kutuk Hukuman 77 Siswa Makan Tinja di NTT, KPAI: Korban Pasti Alami Trauma

Kutuk Hukuman 77 Siswa Makan Tinja di NTT, KPAI: Korban Pasti Alami Trauma

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 06:10 WIB

Temuan Baru, Ilmuwan China Sebut Virus Corona Bisa Menular Melalui Tinja!

Temuan Baru, Ilmuwan China Sebut Virus Corona Bisa Menular Melalui Tinja!

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:35 WIB

Ada-ada Saja, Supermarket Ini Jual Kue Tinja Sapi Dalam Kemasan

Ada-ada Saja, Supermarket Ini Jual Kue Tinja Sapi Dalam Kemasan

News | Rabu, 20 November 2019 | 13:01 WIB

Terkini

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×