Ratusan Monyet Tawuran di Jalan, Warga Curiga Monyet Ngambek dengan Corona

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 12 Maret 2020 | 18:03 WIB
Ratusan Monyet Tawuran di Jalan, Warga Curiga Monyet Ngambek dengan Corona
Ilustrasi beberapa ekor monyet. [Shutterstock]

Suara.com - Warga Lop Buri, Bangkok, geger karena ratusan monyet tawuran di tengah kota pada Rabu (11/3). Melansir dari Bangkokpost, Kamis (12/03), seorang warga dengan akun Sasaluk Rattanachai mengunggah kerumunan ratusan monyet tawuran tersebut.

Lop Buri sendiri adalah tempat tinggal ribuan monyet yang terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah mereka yang tinggal di kuil sekitar Phra Prang Sam Yod.

Sementara kelompok monyet lainnya mendiami daerah kotamadya. Kedua tempat tinggal kelompok monyet itu terpisah oleh jalur kereta utara.

Umumnya, dua kelompok monyet akan berdiam di wilayah masing-masing. Namun tiba-tiba monyet kuil menyerang dan kedua kelompok itu mulai berkelahi.

Kejadian itu menimbulkan berbagai spekulasi dari warga sekitar. Banyak orang yang menduga serangan antar monyet terjadi karena cuaca panas yang ekstrem.

Ilustrasi monyet makau. [Shutterstock]
Ilustrasi monyet makau. [Shutterstock]

Sementara itu, ada juga yang yakin bahwa keduanya bentrok karena kurangnya sumber makanan.

Seorang tukang ojek, Biew Um-in menyatakan pada Thai Rat Online bahwa ia melihat pemimpin geng monyet kuil memimpin anggotanya untuk menyerang monyet kota. Pemimpin monyet kota kemudian melawan dan terlibat tawuran monyet.

Warga setempat, Somchai Unakong menafsirkan kejadian tersebut sebagai pertanda buruk. Selama hidupnya, laki-laki 75 tahun itu mengaku tidak pernah melihat kejadian serupa.

"Apakah ini terkait dengan virus COVID-19 yang sedang menyebar?" tanya Unakong.

baca juga

Anjing Milik Warga yang Tertular Corona Mati, Walkot Depok: Anjingnya Lucu

Anjing peliharaan yang diduga terinfeksi virus corona (Pixabay)
Anjing peliharaan yang diduga terinfeksi virus corona (Pixabay)

Satu anjing peliharaan milik Warga Kota Depok yang positif terinfeksi Virus Corona dikabarkan mati. Kematian satu anjing peliharaan tersebut disebabkan terjepit slot pintu.

Dalam keterangan yang disampaikan Wali Kota Depok Mohammad Idris di Balaikota Depok pada Jumat (6/3/2020), anjing tersebut berada di dalam sebuah kamar.

"Kalau anjing yang satu lagi sehat. Yang satu lagi anjingnya lucu aktif main. Pas ada kasus ini (pemiliknya positif Corona) anjingnya di dalam kamar dan terdapat taman yang ada slot pintu, itu leher anjingnya kejepit (mati) ," kata Idris di Balaikota Depok.

Idris menjelaskan, rumah itu memang tidak ada yang menempati setelah dua pemiliknya dirawat di RSPI. Meski begitu, rumah tersebut terus dipantau dan hewan peliharaannya pun dikasih makan oleh satpam.

"Satpam yang ada enggak 24 jam datang. Cuma ngasih makan, pagi, siang dan sore," kata Idris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mati Listrik di Kalibawang, Ternyata Monyet Mati Tersangkut Jaringan PLN

Mati Listrik di Kalibawang, Ternyata Monyet Mati Tersangkut Jaringan PLN

Jogja | Rabu, 11 Maret 2020 | 11:09 WIB

Ricuh Terduga DC vs Ojol, Ini Tanggapan Gojek

Ricuh Terduga DC vs Ojol, Ini Tanggapan Gojek

Jogja | Sabtu, 07 Maret 2020 | 20:00 WIB

Sempat Memanas di Selokan Mataram, Air Hujan Redakan Emosi Para Driver Ojol

Sempat Memanas di Selokan Mataram, Air Hujan Redakan Emosi Para Driver Ojol

Jogja | Jum'at, 06 Maret 2020 | 22:29 WIB

Ricuh Ojol di Babarsari, Ini Himbauan dari Polda DI Yogyakarta

Ricuh Ojol di Babarsari, Ini Himbauan dari Polda DI Yogyakarta

Jogja | Kamis, 05 Maret 2020 | 19:46 WIB

Terkini

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB