CEK FAKTA: Benarkah Anies Imbau Tutup Aktivitas Publik karena Corona?

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 12 Maret 2020 | 19:57 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Anies Imbau Tutup Aktivitas Publik karena Corona?
CEK FAKTA, pesan berantai yang klaim Anies imbau tutup aktivitas publik karena corona (turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar pesan berantai yang tersebar melalui aplikasi Whatsapp yang mengklaim berasal dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait virus corona (COVID-19).

Pesan tersebut berisi beberapa himbauan yang diklaim dari Anies. Salah satunya meminta untuk menutup berbagai aktivitas publik.

Dalam pesan itu disebutkan juga sejumlah daerah yang diklaim berpotensi Covid-19.

Berikut narasi selengkapnya dari pesan berantai yang beredar di Whatsapp:

Disampaikan arahan Gubernur terkait CoviD 19 :

PENCEGAHAN :
Skenario pembatasan interaksi terkait penyebaran Covic Pemprov. DKI Jakarta
Langkah2 pembatasan :
1. Aktifitas sekolah dihentikan atau dibatasi
2. Isolasi daerah epicentral
3. Larangan pergi ke tempat keramaian
4. Pembatalan izin yg sudah s dikeluarkan oleh pemprov dan siapkan prosedur pembatalan.
6. Penutupan berbagai aktivitas publik
8. Pembatasan jam buka restaurant

Arahan jangka pendek/langsung :
1. Tidak ada lagi salam2an
2. Laksanakan Ingub 16 Tahun 2020
3. Seluruh fasilitas Pemprov harus disediakan sabun cuci tangan dan disinfektan
4. HBKB 2 minggu ke depan ditiadakan
5. Perketat pembatasan acara2 publik
6. Batalkan seluruh acara yg berisiko penyebaran Covid 19
7. Semua PNs DKI yg menjalani karantina ato dirawat krn terjangkit ato diduga terjangkit TKD tidak akan dipotong , dengan beban kerja disesuaikan

Daerah dgn potensi Covid 19 :
1. Setia Budi
2. Pancoran
3. Mampang
4. Penjaringan
5. Kembangan

CEK FAKTA, pesan berantai yang klaim Anies imbau tutup aktivitas publik karena corona (turnbackhoax.id)
CEK FAKTA, pesan berantai yang klaim Anies imbau tutup aktivitas publik karena corona (turnbackhoax.id)

Benarkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan himbauan ini?

baca juga

Penjelasan:

Berdasarkan klarifikasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pesan berantai yang beredar lewat Whatsapp adalah informasi palsu atau hoaks.

Melalui akun Facebook resminya, Pemprov DKI Jakarta meminta kepada oknum penyebar untuk menghentikan aksinya tersebut.

Akun Pemprov DKI Jakarta menyatakan bahwa informasi terkait dengan arahan Gubernur terkait dengan Covid-19 adalah tidak sesuai dengan fakta alias hoaks.

Pemprov DKI Jakarta juga mengunggah gambar tangkapan layar pesan berantai itu yang diberi tanda "Hoax".

"Hentikan penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya!" tulis akun Facebook Pemprov DKI Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Penjelasan CEK FAKTA, klarifikasi Pemprov DKI Jakarta (Facebook Pemprov DKI Jakarta)
Penjelasan CEK FAKTA, klarifikasi Pemprov DKI Jakarta (Facebook Pemprov DKI Jakarta)

Kesimpulan:

Pesan berantai tersebut mengarah kepada narasi yang menyesatkan. Jadi, pesan berantai tersebut termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau Misleading Content.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Tubuh Bonek akan Diperiksa saat Laga Persebaya vs Persipura Besok

Suhu Tubuh Bonek akan Diperiksa saat Laga Persebaya vs Persipura Besok

Jatim | Kamis, 12 Maret 2020 | 19:02 WIB

2 Perawat di Bali Diisolasi Setelah Rawat Pasien Suspect Virus Corona

2 Perawat di Bali Diisolasi Setelah Rawat Pasien Suspect Virus Corona

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 18:43 WIB

Situs Informasi Virus Corona Pemprov DKI Jakarta Dilumpuhkan Hacker

Situs Informasi Virus Corona Pemprov DKI Jakarta Dilumpuhkan Hacker

Tekno | Kamis, 12 Maret 2020 | 18:40 WIB

Ridwan Kamil Tolak Analisa KRL Bogor-Jakarta Risiko Tular Virus Corona

Ridwan Kamil Tolak Analisa KRL Bogor-Jakarta Risiko Tular Virus Corona

Jabar | Kamis, 12 Maret 2020 | 17:54 WIB

Ilmuwan Akhirnya Tahu Bagaimana Virus Corona 'Berkembang Biak' di Tubuh

Ilmuwan Akhirnya Tahu Bagaimana Virus Corona 'Berkembang Biak' di Tubuh

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 18:14 WIB

Terkini

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:03 WIB

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:01 WIB

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 14:59 WIB

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Health | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:55 WIB

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:53 WIB

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 14:51 WIB

×