Corona Masif Jelang Pilkada, KPU Bahas Teknis Pegawai Kerja di Rumah

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 16 Maret 2020 | 11:00 WIB
Corona Masif Jelang Pilkada, KPU Bahas Teknis Pegawai Kerja di Rumah
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar rapat pleno membahas Pilkada serentak 2020 menyusul merebaknya wabah virus corona atau Covid-19.

Salah satunya, membahas terkait teknisi kerja lewat rumah bagi pegawai KPU.

Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi menilai hal itu perlu dibahas. Khususnya, bagi kantor-kantor KPU yang di daerahnya telah terjangkit wabah virus asal Wuhan, China tersebut.

"Dalam rapat pleno tersebut KPU akan membahas bagaimana pelaksanaan tahapan Pilkada disesuaikan dengan kondisi pandemi corona. Misalnya, bagaimana teknisnya pengaturan kerja dari rumah. Terutama kantor-kantor KPU di daerah yang telah terjangkit corona," kata Pramono kepada wartawan, Senin (16/3/2020).

Di sisi lain, kata Pramono, dalam rapat pleno yang digelar hari ini di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pihaknya juga turut membahas terkait teknis pelaksanaan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan oleh Panitia Pemungutan Suara atau PPS di tingkat Desa/Kelurahan. Hal itu dilakukan semata-mata untuk menjamin keselamatan dan kesehatan petugas maupun pendukung yang diverifikasi faktual.

"Karena verifikasi faktual ini sifatnya masif, maka kami ingin memastikan agar proses tersebut tidak menjadi medium penyebaran wabah corona ini," katanya.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 270 daerah di Indonesia akan menggelar Pilkada serentak 2020 pada 23 September 2020. Sebanyak, 9 daerah di antaranya merupakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, 37 pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dan 224 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Adapun, pemerintah sendiri telah menyampaikan bahwa hingga Minggu (15/3/2020) kemarin sebanyak 117 orang telah dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak, delapan orang kekinian telah dinyatakan sembuh dan lima lainnya meninggal dunia.

Kabar yang cukup menarik perhatian yakni diketahui bahwa dari 117 pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19 satu di antaranya ialah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantau Informasi Corona di Jawa Barat dengan Situs Ini

Pantau Informasi Corona di Jawa Barat dengan Situs Ini

Your Say | Senin, 16 Maret 2020 | 10:57 WIB

Khawatir Panic Buying, Anies Batasi Pembelian Pangan di Jakarta

Khawatir Panic Buying, Anies Batasi Pembelian Pangan di Jakarta

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:56 WIB

Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Lancar di Tengah Wabah Corona

Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Lancar di Tengah Wabah Corona

Bisnis | Senin, 16 Maret 2020 | 10:55 WIB

Mesut Ozil: Sepakbola Tak Lagi Berarti saat Ini

Mesut Ozil: Sepakbola Tak Lagi Berarti saat Ini

Bola | Senin, 16 Maret 2020 | 10:54 WIB

Pernikahan Syamsir Alam dan Bunga Jelitha Terganggu Virus Corona

Pernikahan Syamsir Alam dan Bunga Jelitha Terganggu Virus Corona

Entertainment | Senin, 16 Maret 2020 | 10:53 WIB

Usai Italia dan Spanyol, Ceko Umumkan Karantina Nasional Hari Ini

Usai Italia dan Spanyol, Ceko Umumkan Karantina Nasional Hari Ini

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:53 WIB

Jam Bus TJ Dibatasi karena Corona, Warga: Masya Allah Gak Kuat Antreanya

Jam Bus TJ Dibatasi karena Corona, Warga: Masya Allah Gak Kuat Antreanya

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:52 WIB

Ada Kebijakan Lockdown, GKR Hayu Tegaskan Diliburkan Bukan Waktunya Liburan

Ada Kebijakan Lockdown, GKR Hayu Tegaskan Diliburkan Bukan Waktunya Liburan

Jogja | Senin, 16 Maret 2020 | 10:40 WIB

Pengumuman Jokowi soal Pengendalian Corona Lambat, Tanpa Komando Nasional

Pengumuman Jokowi soal Pengendalian Corona Lambat, Tanpa Komando Nasional

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:40 WIB

Geger Virus Corona, KY Hanya Layani Pelaporan Publik Secara Online

Geger Virus Corona, KY Hanya Layani Pelaporan Publik Secara Online

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:39 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×