Makin Panas! Presiden Trump Sebut Covid-19 sebagai Virus China

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2020 | 18:37 WIB
Makin Panas! Presiden Trump Sebut Covid-19 sebagai Virus China
Ilustrasi AS dan China. (Shutterstock)

Suara.com - Cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai kemarahan publik. Dia secara gamblang menyebut virus corona sebagai "virus China".

“Amerika Serikat akan mendukung kuat industri-industri seperti Airlines dan lainnya, yang secara khusus dipengaruhi oleh Virus China. Kita akan lebih kuat dari sebelumnya!" tulis Trump di Twitter, pada Senin (16/3/2020).

Melansir The Guardian, tulisan Trump langsung mendapat protes dari juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang.

"Beberapa politikus AS mencoba menstigmatisasi China. Kami mengutuk hal itu," kata Geng dalam konferensi pers, Selasa (17/3/2020).

"Kami mendesak AS untuk menghentikan praktik tercela ini, kami sangat marah dan menentangnya," imbuhnya.

Ujaran Trump bahkan menghadirkan banyak ketidaksetujuan dari warganet. Tabloid Global Times menuding cuitan Trump sebagai aksi cuci tangan ketidakbecusan sang presiden menanggulangi penyebaran virus corona di AS.

"Ya Ampun Presiden! Dengan melabeli COVID-19 sebagai virus China, Trump mencoba menyembunyikan kegagalan pencegahan dan kontrol virus corona," tulis Global Times pada akun twitternya Selasa (17/3/2020).

"Dia (Trump) sedang mencoba melemparkan tanggungjawabnya ke China, ingin buktikan bahwa dia bukan orang yang harus bertanggung jawab dalam keadaan yang dihadapi AS sekarang," tambahnya.

Per Selasa (17/3/2020), jumlah kasus corona di Amerika Serikat telah meningkat drastis, yaitu 3500 kasus.

Sebelumnya, WHO juga telah mengimbau untuk tidak menstigmatisasi bahwa corona adalah virus China, khususnya Wuhan.

Stigamatisasi ini dilarang karena dianggap bisa menimbulkan rasisme dan diskriminasi pada orang-orang Asia, khusunya China.

China Tuding AS

Soal menangani virus corona, China dan AS nyatanya saling tuding dan saling ingin memperlihatkan diri siapa yang paling mampu dan paling bertanggung jawab dalam tangani corona.

Minggu lalu pada Kamis (12/3/2020), salah satu juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian menuding bahwa Amerika Serikat adalah dalang dari virus corona. Hal tersebut ia nyatakan pada akun twitternya.

Membagikan video Direktur CDC, Robert Redfield Zhao meyantakan; "CDC tertangkap di tempat. Kapan pasien nol mulai di AS? Berapa banyak orang yang terinfeksi? Apa nama rumah sakit? Mungkin tentara AS yang membawa epidemi ke Wuhan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anaknya Positif Corona, Ortu Balita di Jogja Negatif karena Imunitas Bagus

Anaknya Positif Corona, Ortu Balita di Jogja Negatif karena Imunitas Bagus

Jogja | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:29 WIB

Dua Warga Australia Positif Corona Punya Riwayat Perjalanan ke Indonesia

Dua Warga Australia Positif Corona Punya Riwayat Perjalanan ke Indonesia

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:24 WIB

Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan, Pemprov Banten Serahkan ke Wilayah

Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan, Pemprov Banten Serahkan ke Wilayah

Banten | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:24 WIB

Keterlaluan, Fans Celtic Bikin Pesta Minum Bir di Tengah Pandemi Corona

Keterlaluan, Fans Celtic Bikin Pesta Minum Bir di Tengah Pandemi Corona

Bola | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Tentara Israel Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan di Tepi Barat Diaktifkan Kembali

Tentara Israel Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan di Tepi Barat Diaktifkan Kembali

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:17 WIB

Gus Ipul Sambut Usulan PWNU, Jadwal Muktamar Agustus Sesuai Kebijakan Rais Aam

Gus Ipul Sambut Usulan PWNU, Jadwal Muktamar Agustus Sesuai Kebijakan Rais Aam

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:11 WIB

Awalnya Minta Rp15 Ribu, Pedagang Es Campur di Depan PN Kudus Diperas Rp20 Juta Gara-gara Viral

Awalnya Minta Rp15 Ribu, Pedagang Es Campur di Depan PN Kudus Diperas Rp20 Juta Gara-gara Viral

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:47 WIB

Sosok Arifah Fauzi: Menteri PPPA yang Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah

Sosok Arifah Fauzi: Menteri PPPA yang Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:47 WIB

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:08 WIB

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:12 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB