Mayoritas Pasien Meninggal Corona Adalah Pria, Ini Temuan Peneliti

Rendy Adrikni Sadikin, Fita Nofiana

Jum'at, 27 Maret 2020 | 13:22 WIB
Mayoritas Pasien Meninggal Corona Adalah Pria, Ini Temuan Peneliti
Ilustrasi Corona [Gerry Fletcher/BBC]

Suara.com - Laki-laki yang terinfeksi corona lebih banyak yang meninggal daripada perempuan. Pernyataan tersebut berdasarkan tren yang terjadi di beberapa negara dengan persebaran wabah Covid-19 terburuk.

Mengalihbahasakan dari The Guardian, 2,8 persen laki-laki di China yang terinfeksi corona dinyatakan meninggal dunia. Sementara perempuan hanya sekitar 1,7 persen saja.

Fakta bahwa laki-laki yang terinfeksi lebih banyak dari perempuan juga terjadi di Prancis, Jerman, Iran, Italia, Korea Selatan, dan Spanyol.

Di Italia, kasus meninggal per Jumat (27/3/2020) adalah 8.215, 71 persen di antaranya adalah laki-laki. Sementara sebuah data yang dirilis di Spanyol pada Kamis (26/3/2020), menyatakan bahwa laki-laki yang meninggal akibat corona jumlahnya dua kali lipat daripada perempuan.

"Jawaban jujurnya adalah tidak ada di antara kita yang tahu persis apa yang menyebabkan perbedaan itu," kata Direktur Pusat UCL untuk Gender dan Kesehatan Global, Prof Sarah Hawkes.

Meskipun jawaban tepatnya belum muncul, namun para peneliti menyatakan bahwa mungkin ada beberapa hal yang membuat perbedaan jumlah angka kematian berdasar jenis kelamin.

Rokok

Memasukkan rokok sebagai salah satu sebab mengapa banyak laki-laki yang meninggal daripada perempuan memang agaknya bias gender. Toh, tak sedikit perempuan yang juga merokok.

Namun jika dilihat data dari China, 50 persen laki-laki di China merupakan perokok aktif. Sementara perempuan hanya berkisar 2 persen saja.

baca juga

Merokok disebut menurunkan kesehatan paru-paru yang berkontribusi membuat kondisi laki-laki perokok terinfeksi Covid-19 menjadi lebih buruk.

Hipotesis merokok didukung oleh sebuah makalah yang diterbitkan bulan Februari 2020 lalu. Makalah tersebut menyatakan, bahwa 12 persen perokok mengalami infeksi corona ringan. Sementara 26 persen berakhir dalam kondisi buruk bahkan meninggal.

Merokok juga bisa menjadi penular, sebab para perokok lebih banyak menyentuh bibir mereka.

Meskipun begitu,  persoalan merokok masih diragukan sebagai penyebab mengapa laki-laki yang terinfeksi corona lebih banyak meninggal daripada perempuan. Hal tersebut bisa dilihat pada kasus Italia di mana perokok laki-laki sekitar 28 persen dan perempuan 19 persen.

Perbedaan perokok laki-laki dan perempuan di Italia tidak terlalu tinggi namun perbedaan jumlah kematian sama tingginya dengan China.

Oleh karena itu, para peneliti juga meyakini bahwa ada faktor lain yang membuat pasien laki-laki lebih banyak yang meninggal. Meskipun mereka meyakini rokok bisa menjadi salah satu sebab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olimpiade 2020 Diundur, Seluruh Agenda Panjat Tebing Dunia Ditunda

Olimpiade 2020 Diundur, Seluruh Agenda Panjat Tebing Dunia Ditunda

Sport | Jum'at, 27 Maret 2020 | 12:57 WIB

Gaji Naik Rp 5 Juta, 60 Petugas RSUD Banten Pilih Resign Takut Kena Corona

Gaji Naik Rp 5 Juta, 60 Petugas RSUD Banten Pilih Resign Takut Kena Corona

Banten | Jum'at, 27 Maret 2020 | 12:55 WIB

Pandemi Corona, Jansen: Jokowi Kerja Sendiri Seakan Tak Punya Wapres

Pandemi Corona, Jansen: Jokowi Kerja Sendiri Seakan Tak Punya Wapres

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 12:50 WIB

Terkini

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB