Sempat Dinyatakan Hidup Kembali, Wakil Ketua DPD PDIP Jabar Wafat

M. Reza Sulaiman, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 28 Maret 2020 | 00:00 WIB
Sempat Dinyatakan Hidup Kembali, Wakil Ketua DPD PDIP Jabar Wafat
Politisi PDIP Gatot Tjahyono. [Akun Facebook Gatot.id / capture]

Suara.com - Wakil Ketua DPD PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga Gatot Tjahyono sempat dinyatakan dua kali meninggal dunia oleh dokter yang menanganinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Diketahui, Gatot meninggal dalam kondisi positif virus Corona Covid-19.

Setelah dua kali jantung dan denyut nadinya dinyatakan hidup kembali, keluarga pun harus mengikhlaskan kepergian Gatot.

Wakil Ketua DPD PDIP Bidang Organisasi, Abdy Yuhana mengatakan bahwa Gatot dinyatakan meninggal dunia di RSHS Bandung pada pukul 22.00 WIB. Almarhum meninggal setelah putrinya tiba di rumah sakit.

"Jadi barusan adiknya telepon saya. Setelah tadi dikabarkan denyut nadi dan jantungnya hidup lagi, setelah putrinya datang kemudian Mas Gatot meninggal," kata Abdy saat dihubungi Suara.com, Jumat (27/3/2020).

Abdy menuturkan, seluruh anggota keluarga kini sudah berkumpul di rumah sakit. Saat ditanya soal proses pemakaman, Abdy menuturkan bahwa makam Gatot sudah dipersiapkan sejak sore hari tadi ketika sempat dinyatakan meninggal dunia yang kedua kalinya.

Dikarenakan Gatot meninggal dunia sebagai pasien Covid-19 maka jenazah Gatot akan langsung dimakamkan pada hari yang sama oleh pihak rumah sakit di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Cicendo, Bandung.

"Iya makanya langsung dimakamkan oleh pihak RS (hari ini)," ucap Abdy.

Sebelumnya, Gatot Tjahjono sempat dinyatakan meninggal dunia setelah positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Namun tiga puluh menit setelah wafat, jantung dan denyut nadi Gatot kembali hidup.

Abdy mengatakan bahwa dokter yang menangani di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan Gatot telah meninggal dunia pada pukul 20.00 WIB. Pihak keluarga pun sudah menyampaikan kabar duka tersebut ke DPD PDIP Jawa Barat.

baca juga

Akan tetapi setelah itu, keluarganya kembali mengabarkan kalau Gatot hidup kembali.

"Keluarganya menyampaikan ke kami kan bahwa mas Gatot meninggal. Nah, mukjizat Tuhan yah, beberapa menit kemudian sekitar 30 menit kemudian detak jantung sama nadinya hidup lagi," kata Abdy.

Abdy menuturkan, pihak keluarga pun sempat merasa aneh melihat kejadian tersebut. Apalagi ucapan bela sungkawa sudah banyak bertebaran di media sosial.

Lebih mengherankan lagi, kejadian itu bukanlah yang pertama kali terjadi. Beberapa hari yang lalu, Abdy menceritakan kalau Gatot juga sempat dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit dan dikabarkan oleh keluarganya.

"Pas sore itu, ngedrop mau diambil cuci darah kan, terus dinyatakan meninggal, lalu kemudian keluarganya (mengabarkan) meninggal, tiba-tiba 30 menit kemudian informasinya denyut nadi aktif lagi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kanker Tenggorokan Ibunda Jokowi, Indonesia Siap Kembangkan Vaksin Corona

Kanker Tenggorokan Ibunda Jokowi, Indonesia Siap Kembangkan Vaksin Corona

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 21:14 WIB

Kenangan Wali Kota Solo ke Sudjiatmi, Disuruh Jangan Berantem dengan Jokowi

Kenangan Wali Kota Solo ke Sudjiatmi, Disuruh Jangan Berantem dengan Jokowi

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:30 WIB

Wafat di Usia Ke-77, Ini Sosok Ibunda Jokowi di Mata Menko Kemaritiman

Wafat di Usia Ke-77, Ini Sosok Ibunda Jokowi di Mata Menko Kemaritiman

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:07 WIB

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:06 WIB

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

×