Nasib Freelancer Kehilangan Pendapatan kalau Jakarta Lockdown

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 31 Maret 2020 | 02:05 WIB
Nasib Freelancer Kehilangan Pendapatan kalau Jakarta Lockdown
Kondisi di kawasan Monas, Jakarta, Senin (16/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Negari, perempuan berusia 28 tahun ini mengeluh tidak mendapatkan pemasukan ketika pandemi virus Corona (Covid-19) menyebar di DKI Jakarta. Pil pahit lainnya yang mesti ia telan ketika tahu dirinya tidak bisa mudik karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berencana untuk melakukan karantina wilayah.

Sudah 10 tahun lamanya Negari tinggal di Jakarta untuk mencari nafkah. Akan tetapi, tidak bisa pulang ke kampung halamannya Bandung untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri menjadi pengalaman pertamanya.

Negari setuju dengan rencana Anies yang hendak melakukan karantina wilayah di ibu kota agar Covid-19 tidak meluas. Di samping itu ia hanya bisa pasrah apabila menjelang lebaran ia tetap harus mengikuti kebijakan tersebut.

"Aku setuju sih dengan adanya karantina wilayah biar nggak ada penyebaran virus yang lebih luas lagi, walaupun Bandung juga sudah ada yang kena," kata Negari saat dihubungi Suara.com, Senin (30/3/2020).

"Kalau nggak bisa mudik, ya sudah mau gimana lagi...," ucapnya.

Kesedihan Negari bertambah ketika pendapatannya ikut merosot akibat adanya Covid-19. Ia adalah pekerja harian lepas atau freelancer sebagai produser untuk pembuatan video atau film.

Sebelum Covid-19 menyerang, Negari bisa mendapatkan upah Rp 10 juta hingga 15 juta per projek yang ia tangani. Akan tetapi, setelah adanya Covid-19, projek pun mulai sepi lantaran adanya kebijakan dari pemerintah kepada masyarakat untuk tidak membuat kerumunan massa.

Perempuan yang tinggal di Green Pramuka, Jakarta Pusat itu sangat merasakan dampak dari adanya pandemi Covid-19. Saat ini ia hanya mengandalkan sisa tabungan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Dengan adanya Corona ya pendapatan nol. Ngandelin tabungan yang sudah menipis," ucapnya sambil tertawa lirih.

baca juga

Dengan kondisi tersebut, Negari pun hanya bisa berharap pandemi Covid-19 bisa segera berlalu dari tanah air. Selain itu, apabila karantina wilayah benar diberlakukan, ia berharap pemerintah juga memikirkan nasib daripada pekerja harian lepas yang mendapatkan upah dari jasanya.

"Berdoa semoga Corona ini cepat berlalu. Setuju-setuju saja sama karantina wilayah asal petinggi-petingginya yang berwenang bekerja dengan benar untuk kita yang dikarantina," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Kostum Hantu, Pria di Malaysia Menakuti Warga Agar Isolasi Diri

Pakai Kostum Hantu, Pria di Malaysia Menakuti Warga Agar Isolasi Diri

News | Senin, 30 Maret 2020 | 21:00 WIB

Mulai Besok, Pulau Mentawai Mengisolasi Diri untuk Cegah Wabah Corona

Mulai Besok, Pulau Mentawai Mengisolasi Diri untuk Cegah Wabah Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 20:54 WIB

Lionel Messi: Saya Ikhlas Gaji Dipangkas, Bahkan Hingga 70 Persen!

Lionel Messi: Saya Ikhlas Gaji Dipangkas, Bahkan Hingga 70 Persen!

Bola | Senin, 30 Maret 2020 | 20:47 WIB

Pasien Corona yang Kabur dari RS Lari ke Kawasan Dukuh Jakpus

Pasien Corona yang Kabur dari RS Lari ke Kawasan Dukuh Jakpus

News | Senin, 30 Maret 2020 | 20:43 WIB

Viral Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Hoaks Minum Metanol Cegah Corona

Viral Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Hoaks Minum Metanol Cegah Corona

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 20:42 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×