Corona Melanda, Inilah 3 Nasihat Ustaz Abdul Somad soal Wabah Penyakit

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Selasa, 07 April 2020 | 17:37 WIB
Corona Melanda, Inilah 3 Nasihat Ustaz Abdul Somad soal Wabah Penyakit
Ustaz Abdul Somad. [Antara]

Suara.com - Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) kerap mengemukakan nasihat mengenai wabah penyakit, semenjak virus corona atau Covid-19 meluas.

Nasihat tersebut disampaikan UAS melalui unggahan di akun Instagram terverifikasi miliknya. Dalam penjelasannya itu, UAS merujuk pada hadis Nabi dan pendapat ulama.

Berikut 3 nasihat Ustaz Abdul Somad mengenai wabah penyakit seperti yang dihimpun Suara.com.

1. Wabah Penyakit Adalah Azab dari Allah kepada Orang yang Dihendaki

UAS mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Dalam hadis tersebut diterangkan bahwa Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai wabah penyakit.

Rasulullah lalu menjelaskan bahwa wabah penyakit merupakan azab yang dikirimkan Allah kepada orang-orang yang dikehendaki. Allah menjadikannya sebagai rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Jika terjadi suatu wabah penyakit, ada orang yang menetap di negerinya, ia bersabar, hanya berharap balasan dari Allah. Ia yaqin bahwa tidak ada peristiwa yang terjadi kecuali sudah ditetapkan Allah. Maka ia mendapat balasan seperti mati syahid.

Unggahan UAS soal wabah penyakit. (Instagram/@ustadzabdulsomad)
Unggahan UAS soal wabah penyakit. (Instagram/@ustadzabdulsomad)

UAS menerangkan bahwa menurut Imam Muhammad Abduh, wabah penyakit yang tergolong azab Allah kepada kaum yang dikehendaki yakni wabah campak yang melanda pasukan Abraham.

Terkait wabah tersebut, UAS mengatakan sebagai orang beriman mestinya bersikap positif atas ujian yang diberikan Allah.

baca juga

"Orang beriman menyikapinya dengan: tetap ikhtiyar, langkah antisipiasi, mencari obat, bersabar, mengharap balasan dari Allah dan yakin bahwa tidak ada sesuatu pun yang terjadi di luar kuasa dan taqdir Allah," tulis UAS.

Bila orang beriman bisa mengamalkan sikap-sikap tersebut, kata UAS, wabah penyakit menjadi rahmat bagi mereka.

"Ia mendapat balasan seperti seorang yang mati syahid," imbuhnya.

2. Wabah Penyakit Berakhir pada Awal Musim Panas

Dalam sebuah unggahan, UAS juga menjelaskan mengenai wabah penyakit yang menimpa suatu negara.

Merujuk pada Ahli Hadis Syaikh Ibnu Hajar al-Asqalani, UAS menyebutkan bahwa wabah penyakit yang menimpa suatu negeri akan berakhir pada awal musim panas atau dalam kalender Masehi jatuh pada 21 Juni.

Unggahan UAS soal wabah penyakit. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)
Unggahan UAS soal wabah penyakit. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)

"Wabah yang terjadi di berbagai negeri kaum muslimin di sepanjang sejarah biasanya terjadi pada pertengahan musim bunga setelah keluar dari musim dingin dan akan berakhir pada awal musim panas," demikian pesan Syaikh Ibnu Hajar al-Asqalani yang dikutip UAS.

Kendati begitu, UAS belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pendapat ahli hadis tersebut.

3. Perkumpulan Orang Justru Menjadi Penyebaran Wabah

Belum lama ini, lewat sebuah unggahan terbaru UAS kembali menyampaikan ilmu mengenai wabah penyakit.

UAS menceritakan peristiwa wabah dashyat yang pernah melanda Negara Mesir, seperti yang dikemukakan oleh Syeikh Ali Jum'ah.

UAS menerjemahkan pendapat Syeikh Ali Jum'ah yang menyebutkan peristiwa wabah hitam melanda dua puluh juta orang penduduk Mesir pada 749 Hijriyah.

Saking dahsyatnya wabah itu hanya menyisakan dua setengah juta jiwa pada masa pemerintahan Muhammad Ali Pasa.

Unggahan UAS soal wabah penyakit. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)
Unggahan UAS soal wabah penyakit. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)

Bahkan menurut Imam Ibu Hajar al-'Asqalani, akibat wabah itu harta warisan berpindah ke sembilan rumah dalam satu hari, sehingga orang-orang berkumpul untuk membaca Shahih al-Bukhari agar wabah diangkat.

Syeikh Ali Jum'ah lantas menyebutkan bahwa perkumpulan orang banyak itu justru menjadi penyebaran wabah.

"Karena perbuatan seperti ini bukanlah tindakan Rasulullah SAW dalam menanggulangi wabah. Rasulullah Saw bersabda, "Larilah dari orang kena penyakit menular seperti engkau lari dari singa" kata Syeikh Ali Jum'ah," ungkap Syeikh Ali Jum'ah seperti dituliskan UAS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disetujui Jokowi, Pemerintah Bakal Beri BLT Rp 600 Ribu Per Keluarga

Disetujui Jokowi, Pemerintah Bakal Beri BLT Rp 600 Ribu Per Keluarga

News | Selasa, 07 April 2020 | 16:11 WIB

Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Bali

Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Bali

Foto | Selasa, 07 April 2020 | 16:07 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 7 April 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 7 April 2020

Video | Selasa, 07 April 2020 | 16:01 WIB

Maaf Kami Sedang Download: Cara Warga Indonesia Lockdown Gang-gang Rumah

Maaf Kami Sedang Download: Cara Warga Indonesia Lockdown Gang-gang Rumah

News | Selasa, 07 April 2020 | 16:04 WIB

China Dukung Obat Herbal untuk Corona Covid-19, Ahli Ungkap Risikonya

China Dukung Obat Herbal untuk Corona Covid-19, Ahli Ungkap Risikonya

Health | Selasa, 07 April 2020 | 16:01 WIB

Polemik Merumahkan Pegawai, Liverpool Mencabutnya dan Minta Maaf ke Fans

Polemik Merumahkan Pegawai, Liverpool Mencabutnya dan Minta Maaf ke Fans

Bola | Selasa, 07 April 2020 | 16:02 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×