Maaf Kami Sedang Download: Cara Warga Indonesia Lockdown Gang-gang Rumah

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 07 April 2020 | 16:04 WIB
Maaf Kami Sedang Download: Cara Warga Indonesia Lockdown Gang-gang Rumah
Tulisan kocak lockdown mandiri. (Twitter/@headsink)

Suara.com - Lockdown menjadi istilah populer yang muncul semenjak wabah virus corona covid-19 meneror masyarakat dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Istilah tersebut juga ramai digaungkan pada media sosial Indonesia, setelah sejumlah daerah memberlakukan lockdown mandiri untuk mengamankan wilayah dari virus corona.

Bahkan, secara tak resmi, banyak warga  yang melakukan lockdown secara mandiri di gang-gang.

Lockdown sendiri memiliki arti yakni kondisi yang melarang warga untuk masuk ke suatu lokasi karena situasi darurat.

Atau diartikan sebagai upaya untuk menutup perbatasan agar tidak ada orang yang masuk atau keluar wilayah.

Namun, meski sekarang familiar, banyak orang yang justru keliru menuliskan ejaan lockdown.

Hal itu ditunjukkan lewat foto-foto yang viral di media sosial hingga menjadi hiburan tersendiri bagi warganet.

Salah satunya dibagikan oleh pemilik akun Twitter @headsink, Senin (6/4/2020).

Akun tersebut membagikan kolase empat tulisan lockdown yang keliru, tapi tetap dipasang warga di penghujung jalan sekitar tempat tinggal mereka.

Empat tulisan tersebut yakni:

1. Banner Lauk Daun yang terpasang di portal

2. Jalan Ini Sedang di Download yang terlihat di gapura gang sebuah lokasi.

3. Lock Dont di batas wilayah.

4. "RW 07 Suryowijayan menerapkan slowdown. Tamu dari luar harap lapor pada ketua RT setempat" muncul di ujung perkampungan.

Tulisan kocak lockdown mandiri. (Twitter/@headsink)
Tulisan kocak lockdown mandiri. (Twitter/@headsink)

Tulisan kocak serupa juga sempat dibagikan pemilik akun Twitter @donidwntr pada 30 Maret 2020 lalu. Tampak istilah lockdown beralih menjadi smackdown.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Retno Minta Seluruh Pelajar di Australia Segera Pulang ke Indonesia

Menlu Retno Minta Seluruh Pelajar di Australia Segera Pulang ke Indonesia

News | Selasa, 07 April 2020 | 15:47 WIB

Media Asing: Soal Pengujian Corona, Indonesia Salah Satu Terburuk Sedunia

Media Asing: Soal Pengujian Corona, Indonesia Salah Satu Terburuk Sedunia

News | Selasa, 07 April 2020 | 15:41 WIB

Maia Estianty Sekeluarga Jalani Rapid Test, Netizen: Enak Yah Jadi Artis

Maia Estianty Sekeluarga Jalani Rapid Test, Netizen: Enak Yah Jadi Artis

Entertainment | Selasa, 07 April 2020 | 15:50 WIB

Master Limbad Gagal Mudik, Kena Semprot Polisi di Cianjur

Master Limbad Gagal Mudik, Kena Semprot Polisi di Cianjur

News | Selasa, 07 April 2020 | 15:43 WIB

Jokowi Akan Bagi-bagi Sembako Senilai Rp 600 Ribu ke Warga di Jabodetabek

Jokowi Akan Bagi-bagi Sembako Senilai Rp 600 Ribu ke Warga di Jabodetabek

News | Selasa, 07 April 2020 | 15:01 WIB

Mau Azan? Ini Lafalnya yang Dikumandangkan Selama Pembatasan Sosial Corona

Mau Azan? Ini Lafalnya yang Dikumandangkan Selama Pembatasan Sosial Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 15:03 WIB

Terkini

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:06 WIB

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:52 WIB

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:38 WIB

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:24 WIB

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:16 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:12 WIB

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB