Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp 75 Triliun untuk Lawan Corona

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 08 April 2020 | 17:47 WIB
Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp 75 Triliun untuk Lawan Corona
Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan). (Suara.com/Yosea Arga Pramuditha)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menggelar Rapat Tingkat Menteri untuk membahas penanganan pandemi Virus Corona atau Covid-19 di tanah air.

Dalam rapat tersebut dilaporkan, pemerintah menggelontorkan anggaran Rp 75 triliun khusus untuk bidang kesehatan.

Muhadjir, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Gugus Tugas Penanganan Covid-19, menjelaskan pemerintah terus melakukan langkah-langkah percepatan penanganan Covid-19. Salah satunya terkait pengeluaran anggaran yang ditujukan mendukung fasilitas kesehatan.

Alokasi anggaran tersebut digunakan untuk belanja penanganan kesehatan, bantuan iuran BPJS Kesehatan untuk Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja, upgrade 132 RS rujukan pasien Covid-19 termasuk Wisma Atlet, insentif tenaga medis yakni dokter spesialis, dokter umum dan dokter gigi, bidan dan perawat, serta tenaga medis lainnya.

"Termasuk untuk memberikan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang meninggal karena Covid-19," kata Muhadjir dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2020).

Selain melakukan refocussing dan realokasi anggaran, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020.

Aturan tersebut dibarengi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 serta Keppres 11 Tahun 2020.

"Perlu dipahami pelaksanaan PSBB di lapangan tidak mudah. Dibutuhkan komitmen bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga masyarakat agar patuh terhadap kebijakan yang telah ditetapkan," ucapnya.

Demi terwujudnya upaya pemerintah untuk menghilangkan Covid-19 di tanah air, Muhadjir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat soliditas, solidaritas dan gotong royong untuk melawan virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.

baca juga

"Arahan Pak Presiden, kita semua harus bersatu melawan Covid-19. Pemerintah pusat, daerah, dan juga masyarakat harus solid agar kita dapat sukses berperang melawan Covid-19."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Usul Bantu Lawan Corona Pakai Dana Haji, Ini Respons Menag

DPR Usul Bantu Lawan Corona Pakai Dana Haji, Ini Respons Menag

News | Rabu, 08 April 2020 | 17:35 WIB

KPK: Pejabat Jangan Takut Pakai Anggaran untuk Darurat Corona

KPK: Pejabat Jangan Takut Pakai Anggaran untuk Darurat Corona

News | Rabu, 08 April 2020 | 15:38 WIB

Kementerian PUPR Relokasi Anggaran Rp 24 Triliun untuk Tangani Covid-19

Kementerian PUPR Relokasi Anggaran Rp 24 Triliun untuk Tangani Covid-19

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 18:13 WIB

Warganet Protes Anggaran Kemenristek Dipotong Rp 40 T untuk Corona

Warganet Protes Anggaran Kemenristek Dipotong Rp 40 T untuk Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 09:39 WIB

Ganjar: Tegal Terlanjur Lockdown Tapi Tak Anggaran Belum Siap

Ganjar: Tegal Terlanjur Lockdown Tapi Tak Anggaran Belum Siap

Jawa Tengah | Jum'at, 03 April 2020 | 13:53 WIB

Sarankan Lockdown, MUI Minta Anggaran Ibu Kota Baru Dialihkan

Sarankan Lockdown, MUI Minta Anggaran Ibu Kota Baru Dialihkan

News | Senin, 30 Maret 2020 | 02:45 WIB

Terkini

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×