Kasus Covid-19 di Korea Menurun Drastis, Jarak Sosial Tetap Diperpanjang

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 20 April 2020 | 10:24 WIB
Kasus Covid-19 di Korea Menurun Drastis, Jarak Sosial Tetap Diperpanjang
Pengujian virus corona secara drive-thru di Korea Selatan (NowThis)

Suara.com - Kurva kasus Covid-19 di Korea Selatan mulai menurun. Per Minggu (19/4/2020), kasus baru di negara tersebut sudah mencapai 8 orang. Namun, hal tersebut tidak membuat pemerintah lengah untuk mengangkat jarak sosial.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), negara tersebut memperpanjang masa jarak sosial. Tetapi Korea Selatan mulai melonggarkan aturannya pada tempat-tempat berisiko tinggi seperti gereja.

Sementara pertandingan olahraga seperti Liga Organisasi Bisbol Korea (KBO) sudah bisa dilanjutkan meski tanpa penonton langsung.

"Adalah paling aman untuk menjaga jarak sosial yang intensif, tetapi itu tidak mudah secara realistis. Kita perlu menemukan jalan tengah," kata Perdana Menteri Chung Sye-kyun seperti yang dikutip SCMP.

"Jika kita dapat mempertahankan manajemen yang stabil pada level saat ini, kita akan beralih ke jarak sosial rutin mulai 6 Mei," tambahnya.

Otoritas kesehatan mengatakan ini akan memungkinkan pembukaan kembali ekonomi, sambil mempertahankan pedoman tentang desinfeksi dan mencegah penyebaran virus dalam kehidupan sehari-hari.

Masih dilansir dari SCMP, Korea Selatan pada bulan Maret mengeluarkan perintah administrasi yang meminta fasilitas keagamaan, olahraga dalam ruangan dan hiburan seperti klub malam tidak beroperasi sementara waktu.

Pemerintah telah memberikan kelonggaran agar fasilitas-fasilitas tersebut mulai kembali operasi selama mereka mematuhi pedoman desinfeksi.

Tes virus Corona Covid-19 secara drive through di Seoul, Korea Selatan. (Dok. VOA Indonesia)
Tes virus Corona Covid-19 secara drive through di Seoul, Korea Selatan. (Dok. VOA Indonesia)

"Pemerintah akan mengevaluasi tingkat risiko setiap dua minggu dan menyesuaikan tingkat jarak sosial bila perlu," kata Menteri Kesehatan Park Neung-hoo kepada wartawan.

baca juga

Korea Selatan sebagian besar telah berhasil mengendalikan wabah dan baru-baru ini melaporkan kasus baru setiap hari kurang lebih hanya mencapai belasan hingga 20 kasus.

Otoritas kesehatan menyebut perubahan jumlah kasus itu kabar baik, tetapi mereka menegaskan untuk tidak terlalu optimis.

"Kami terus waspada untuk memastikan bahwa kami tidak melewatkan infeksi baru, atau apakah epidemi dapat disebarkan oleh pasien tanpa gejala atau infeksi ringan," kata kepala KCDC Jeong Eun-kyeong.

Pada Senin (20/4/2020), kasus Korea Selatan hanya bertambah sekitar 13 kasus. Jika dikalkulasikan, per Senin (20/4/2020), jumlah kasus di Korea Selatan mencapai 10.674 dengan tingkat kesembuhan 8.114 dan kematian 236.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjaga Anak Asma Agar Terhindar Dari Covid-19

Menjaga Anak Asma Agar Terhindar Dari Covid-19

Health | Senin, 20 April 2020 | 10:03 WIB

Seret Tak Ada Uang karena Corona, Agus Ganti Susu Anak Pakai Air Gula

Seret Tak Ada Uang karena Corona, Agus Ganti Susu Anak Pakai Air Gula

News | Senin, 20 April 2020 | 09:59 WIB

DPR : Kebutuhan Belum Terpenuhi, Indonesia Sebaiknya Tak Ekspor APD

DPR : Kebutuhan Belum Terpenuhi, Indonesia Sebaiknya Tak Ekspor APD

DPR | Senin, 20 April 2020 | 09:56 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×