Dikritik Terbatasnya Akses, Jepang Luncurkan Tes Drive Thru Pertama

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 25 April 2020 | 13:58 WIB
Dikritik Terbatasnya Akses, Jepang Luncurkan Tes Drive Thru Pertama
Ilustrasi tes corona. [Shutterstock]

Suara.com - Dalam upaya menanggulangi pandemi virus corona, Jepang akhirnya meluncurkan alat pengetesan terbaru dengan model drive-thru.

Melansir Channel News Asia, pusat tes drive-thru corona pertama diluncurkan di Tokyo minggu ini. Langkah ini diambil Jepang untuk meningkatkan pencegahan infeksi baru.

Kota Yokosuka, yang terletak di selatan ibu kota Tokyo, sudah memulai pengujian pada hari Jumat (24 April 2020). Prosesnya adalah sampel akan diambil oleh seorang pekerja medis yang ditempatkan di bilik pelindung.

Tes yang diklaim dapat menghemat waktu ini diluncurkan setelah Jepang menuai banyak kritik akan terbatasnya akses untuk tes swab PCR (polymerase chain reaction).

Pengujian aktif dipandang penting untuk mendeteksi kasus Covid-19 dan kemudian dilakukan proses isolasi. Para kritikus mengatakan rendahnya tingkat pengujian di Jepang membuatnya sulit untuk melacak virus baru.

Alat tes drive-thru ini juga langsung dicoba pada simulasi tes yang dilakukan di sekitar Edogawa Tokyo untuk wartawan pada hari Rabu.

Alurnya adalah warga yang menggunakan mobil melaju ke titik pengujian, kemudian seorang dokter dengan alat pelindung mendekat dan memasukkan kapas ke dalam lubang hidung pengemudi untuk mengumpulkan sampel, setelah itu bisa langsung melanjutkan perjalanan. Proses tes ini diklaim hanya butuh waktu kurang dari satu menit.

"Kami melihat peningkatan delapan kali lipat dalam jumlah total pasien positif (di Edogawa) dalam tiga minggu, menjadi 89 hari ini dari 11 pada akhir Maret," kata Wali Kota Lingkungan Takeshi Saito.

"Semakin banyak tes, kita akan menemukan lebih banyak dan lebih banyak kasus positif juga." tambahnya.

baca juga

Menurut data dari worldometers.info, hingga Sabtu (25/04) Jepang memiliki kasus positif Covid-19 berjumlah 12.829, dengan kasus kematian sebanyak 345, dan pasien yang berhasil sembuh 1.530. Tokyo sejauh ini memiliki jumlah infeksi Covid-19 terbesar di Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

91 Awak Kapal Pesiar Costa Atlantica Positif COVID-19

91 Awak Kapal Pesiar Costa Atlantica Positif COVID-19

News | Sabtu, 25 April 2020 | 00:42 WIB

Kesaksian Pahit Pasien Wuhan Dites Berulang Kali Hasilnya Negatif Corona

Kesaksian Pahit Pasien Wuhan Dites Berulang Kali Hasilnya Negatif Corona

News | Jum'at, 24 April 2020 | 10:21 WIB

Perusahaan Ini Jual Masker dari Bra, Langsung Laris Manis Diborong!

Perusahaan Ini Jual Masker dari Bra, Langsung Laris Manis Diborong!

Lifestyle | Kamis, 23 April 2020 | 18:32 WIB

Terkini

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

×