Penelitian Terbaru: Wabah Corona di Indonesia Berakhir 7 September 2020

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Minggu, 26 April 2020 | 14:50 WIB
Penelitian Terbaru: Wabah Corona di Indonesia Berakhir 7 September 2020
Prediksi berakhirnya corona. (Foto:ddi.sutd.edu.sg)

Suara.com - Penelitian terbaru dari Data Driven Innovation Laboratorium Singapore University of Technology and Design memprediksi, penyebaran virus corona covid-19 di Indonesia akan berakhir pada 6 Juni 2020.

Pada tanggal tersebut, berdasarkan penelitian ini, tingkat keamanan situasi Indonesia dari virus corona mencapai 97 persen. 

Selanjutnya, Indonesia baru akan mengalami penghentian penyebaran virus sebesar 99 persen pada 23 Juni 2020.

Masih berdasarkan penelitian yang sama, Indonesia baru mencapai 100 persen situasi aman atau tak lagi ada penyebaran virus corona dua bulan kemudian, yakni 7 September 2020.

Dalam keterangannya, para peneliti dalam prediksi ini menyebutkan sifat pandemi yang terus berkembang, khususnya perubahan kebijakan pemerintah dan perilaku individu, kurva, infleksi, dan tanggal akhir akan memengaruhi perubahan hasil.

Mereka menuliskan, penelitian ini masih harus terus diestimasi ulang dengan data terbaru dari saluran resmi setiap hari untuk tujuan pemantauan prediktif.

Prediksi berakhirnya corona di Indonesia. (Foto:ddi.sutd.edu.sg)
Prediksi berakhirnya corona di Indonesia. (Foto:ddi.sutd.edu.sg)

Sementara itu pada Maret lalu, peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkirakan kasus pandemi virus corona di Indonesia akan berakhir pada April 2020. Itu berdasarkan simulasi dan pemodelan sederhana prediksi penyebaran virus corona.

Selain itu, penelitian dari Guru Besar Statistika Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dedi Rosadi dalam rilis terbaru pada Sabtu (25/4/2020) menyebutkan, prediksi akhir pandemi corona di Indonesia mundur menjadi akhir Juli 2020.

Prediksi tersebut disertai perkiraan proyeksi total penderita positif Covid-19, yang berada di angka 31 ribuan kasus.

baca juga

Hingga Minggu (26/4/2020) pukul 14.30, Worldometers mencatat bahwa Indonesia memiliki 8607 kasus virus corona dengan kematian 720 orang dan jumlah pasien sembuh mencapai 1042 orang.

Negara-negara Asean

Berdasarkan penelitian Data Driven Innovation Laboratorium Singapore University of Technology and Design, tujuh negara-negara di kawasan Asean juga tak lama lagi bakal memasuki situasi baru, yakni berhentinya penyebaran virus corona covid-19.

Berikut datanya:

Prediksi berakhirnya corona di Filipina. (Foto:ddi.sutd.edu.sg)
Prediksi berakhirnya corona di Filipina. (Foto:ddi.sutd.edu.sg)

Filipina

Penyebaran wabah virus corona di Filipina diprediksi bakal terhenti 97 persen pada tanggal 8 Mei 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Corona Berakhir? Ini Prediksi dari 27 Negara Termasuk Indonesia

Kapan Corona Berakhir? Ini Prediksi dari 27 Negara Termasuk Indonesia

News | Minggu, 26 April 2020 | 14:18 WIB

Prediksi Akhir Pandemi Corona Mundur, Pakar UGM Sebut Mudik Jadi Penyebab

Prediksi Akhir Pandemi Corona Mundur, Pakar UGM Sebut Mudik Jadi Penyebab

Jogja | Sabtu, 25 April 2020 | 15:08 WIB

Tukang Becak Pingsan Diduga Corona, Ternyata karena Kelaparan

Tukang Becak Pingsan Diduga Corona, Ternyata karena Kelaparan

Video | Sabtu, 25 April 2020 | 13:40 WIB

Terkini

Diskon Spesial BRI di Private Viewing Heritage Culture Tina Andrean 2026

Diskon Spesial BRI di Private Viewing Heritage Culture Tina Andrean 2026

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 13:46 WIB

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:46 WIB

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:45 WIB

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 13:42 WIB

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:41 WIB

DJP Mulai Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan 5 Bank dan 1 Fintech

DJP Mulai Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan 5 Bank dan 1 Fintech

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:40 WIB

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:40 WIB

Cara Beli SBR015 di BRImo, Modal Mulai Rp1 Juta

Cara Beli SBR015 di BRImo, Modal Mulai Rp1 Juta

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 13:39 WIB

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 13:35 WIB

Bangladesh Tak Mau Jadi Lumbung Gol, Thomas Dooley Kirim Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bangladesh Tak Mau Jadi Lumbung Gol, Thomas Dooley Kirim Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:34 WIB

×