Total Donasi Penanganan Covid-19 di Indonesia Capai Rp 1,1 Triliun

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 26 April 2020 | 14:17 WIB
Total Donasi Penanganan Covid-19 di Indonesia Capai Rp 1,1 Triliun
Ilustrasi donasi atau penggalangan dana. (shutterstock)

Suara.com - Total Donasi Penanganan Covid-19 di Indonesia Capai Rp 1,1 Triliun

Indonesia mendapat sejumlah bantuan dana dari negara hingga organisasi internasional untuk menangani pandemi Covid-19. Gugus Tugas mencatat, setidaknya ada sembilan negara, sembilan organisasi internasional, dan 70 organisasi non-pemerintah yang memberikan dukungan untuk penanganan wabah virus SARS CoV-2 tersebut.

Total nilai dukungan yang diterima Pemerintah Indonesia mencapai USD77,49 juta atau setara dengan Rp 1,193 Triliun.

Meski begitu, belum semua donasi tersebut telah diterima melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu).  Tercatat dukungan internasional yang baru terealisasi sebesar 25,10 juta dolar AS.  

"Selain itu, Kemlu juga memfasilitasi dukungan internasional secara bilateral yang melibatkan 13 entitas senilai USD10,9 juta," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (26/4/2020).

Agus menambahkan, Indonesia juga mendapatkan bantuan material kesehatan berupa APD, ventilator, RT-PCR dan reagen, thermometer dan virus transport medium (VTM). Dari bantuan tersebut, masker, rapid test dan APD merupakan jenis bantuan paling banyak diterima oleh Indonesia.

"Gugus Tugas Percepatan penanganan COVID-19 menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan terima kasih atas dukungan terhadap masyarakat Indonesia dalam memerangi pandemik," ucapnya. 

Jumlah donasi yang diterima dari sembilan organisasi internasional sebesr 28,559,223 dolar AS atau setara Rp 439,8 miliar.

Adapun organisasi internasional tersebut di antaranya, WHO, ADB, IAEA, UNDP, IOM, Global Fund, Unicef, IDB dan Uni Eropa. Juga organisasi nonpemerintah, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di 12 negara, seperti RRT, Singapura, AS, Korea Selatan, Vietnam, Perancis, Rusia, Jerman, Jepang, Swedia, Swiss dan Arab Saudi.

baca juga

Sementara itu, sembilan negara yang memberi bantuan antara lain:

1. Republik Rakyat Tiongkok
Dukungan pemerintah USD 1.360.455
Dukungan non pemerintah USD 2.292.797

2. Jepang
Dukungan pemerintah USD 10.526.004
Dukungan non pemerintah USD 5.000

3. Amerika Serikat
Dukungan pemerintah USD 3.035.400

4. Singapura
Dukungan pemerintah USD 786.595
Dukungan non pemerintah USD 1.010.131

5. Vietnam
Dukungan pemerintah USD 13.500
Dukungan non pemerintah alat kesehatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Tenaga Medis Turki Makan Sahur Bersama

Momen Tenaga Medis Turki Makan Sahur Bersama

Video | Sabtu, 25 April 2020 | 03:55 WIB

Corona di Ekuador: Banyak Mayat Tergeletak di Pinggir Jalan

Corona di Ekuador: Banyak Mayat Tergeletak di Pinggir Jalan

Video | Sabtu, 25 April 2020 | 12:05 WIB

4 Zodiak yang Sering Kangenin Mantan saat Dikarantina

4 Zodiak yang Sering Kangenin Mantan saat Dikarantina

Video | Sabtu, 25 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB