PM Inggris Masih Enggan Mencabut Lockdown di Inggris

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 28 April 2020 | 05:25 WIB
PM Inggris Masih Enggan Mencabut Lockdown di Inggris
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.(kolase foto AFP & instagram @borisjohnsonuk)

Suara.com - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, masih terlalu dini untuk mencabut lockdown di Inggris.

Berbicara di depan Downing Street Nomor 10 sebagai penampilan publik pertamanya ketika kembali ke kantor setelah sembuh dari Covid-19, Johnson mengatakan, ada tanda-tanda bahwa Inggris telah melewati puncak pandemi dan berada pada titik risiko maksimum.

"Pemerintah akan mengatakan lebih banyak tentang ini (lockdown) dalam beberapa hari mendatang," kata Johnson dilansir laman Anadolu, Selasa (28/4/2020).

Dia mengatakan, pemerintah akan mencabut karantina ketika benar-benar yakin bahwa gelombang virus kedua tidak akan datang.

"Kita juga harus mengakui risiko lonjakan kedua dan membiarkan tingkat reproduksi kembali lebih dari satu. Itu tidak hanya akan menjadi gelombang baru kematian dan penyakit tetapi juga bencana ekonomi dan kita akan dipaksa sekali lagi untuk menginjak rem di seluruh negara dan seluruh ekonomi dan menerapkan kembali pembatasan," ujar perdana menteri.

Johnson mengatakan, dia menolak untuk menyia-nyiakan semua upaya dan pengorbanan rakyat Inggris.

"Keputusan ini akan diambil dengan transparansi semaksimal mungkin," tutur dia.

Otoritas kesehatan Inggris mengumumkan pada Minggu (26/4/2020) bahwa korban tewas akibat Covid-19 di seluruh Inggris bertambah 413 dalam 24 jam, kenaikan harian terendah dalam bulan ini, sementara jumlah korban tewas mencapai hampir 21.000 pada Minggu.

Menurut perhitungan The Times berdasarkan angka yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional, jumlah korban sebenarnya bisa mencapai lebih dari 40.000 jika kematian di rumah perawatan ditambahkan dalam penghitungan.

Johnson sendiri terinfeksi Covid-19 beberapa minggu yang lalu dan harus mendapatkan perawatan intensif setelah kondisinya memburuk, tetapi dia kemudian dikeluarkan dari rumah sakit untuk menyelesaikan pemulihannya.

Pekan lalu, Inggris memperpanjang lockdown di seluruh negeri selama tiga minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembuh dari COVID-19, PM Inggris Boris Johnson Didesak Longgarkan Lockdown

Sembuh dari COVID-19, PM Inggris Boris Johnson Didesak Longgarkan Lockdown

News | Senin, 27 April 2020 | 14:36 WIB

Sembuh dari Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Kembali Bekerja

Sembuh dari Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Kembali Bekerja

Health | Senin, 27 April 2020 | 14:22 WIB

Kabar Baik, Liga Primer Inggris akan Segera Bergulir Beberapa Pekan Lagi

Kabar Baik, Liga Primer Inggris akan Segera Bergulir Beberapa Pekan Lagi

Bola | Minggu, 26 April 2020 | 17:20 WIB

Sembuh dari Corona, PM Inggris Boris Johnson Kembali Kerja Senin Besok

Sembuh dari Corona, PM Inggris Boris Johnson Kembali Kerja Senin Besok

News | Minggu, 26 April 2020 | 12:21 WIB

Sebelum Kurva Covid-19 Melandai, Lockdown Terus Berlaku di Britania Raya

Sebelum Kurva Covid-19 Melandai, Lockdown Terus Berlaku di Britania Raya

News | Kamis, 16 April 2020 | 16:45 WIB

Perekonomian Inggris Bisa Merosot 30 Persen Gara-gara Corona

Perekonomian Inggris Bisa Merosot 30 Persen Gara-gara Corona

Bisnis | Senin, 13 April 2020 | 08:39 WIB

Terkini

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:44 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:41 WIB

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:28 WIB

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:27 WIB

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:26 WIB

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:45 WIB