2 Bulan Masuk Indonesia, Sistem Transparansi Data Corona Baru Diluncurkan

Pebriansyah Ariefana, Stephanus Aranditio

Rabu, 29 April 2020 | 18:40 WIB
2 Bulan Masuk Indonesia, Sistem Transparansi Data Corona Baru Diluncurkan
Ketua Gugus Tugas Percepatan Percepatan Penanganan COVID – 19 Doni Monardo. (dok BNPB)

Suara.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 baru meluncurkan sistem integrasi dan transparasi data terkait penanganan pandemi virus corona COVID-19 di Indonesia. Sistem ini baru diluncurkan setelah corona masuk ke Indonesia hampir dua bulan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Percepatan Penanganan COVID – 19 Doni Monardo menyatakan sistem itu diberi nama Bersatu Lawan COVID yang menghimpun data dari tingkat puskesmas, rumah sakit, laboratorium pemeriksa, dan dinas kesehatan di tingkat daerah dengan pendampingan dari TNI, Polri, BPBD, BIN dan jajaran dinas kominfo di daerah.

"Sistem ini mampu memantau data sebaran kasus positif, pasien positif, pasien sembuh dan meninggal, ODP, PDP dan gambaran kasus secara detail serta dapat digunakan untuk menganilis kebutuhan logistik rumah sakit dan laboratorium dalam penanganan kasus covid-19," kata Doni dari Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Data yang ditampilkan dalam sistem ini dapat dijadikan landasan bagi pemerintah baik pusat maupun daerah dalam membuat kebijakan ke depan.

Sistem ini akan menyajikan informasi seperti peta sebaran kasus positif COVID – 19 secara nasional maupun per provinsi berdasarkan waktu terbaru hingga melihat riwayat sebaran kasus mulai dari awal hingga kini.

Selain itu, BLC menampilkan beberapa jenis grafik. Grafik yang ditampilkan antara lain kasus kumulatif nasional dan setiap provinsi.

"Grafik ini memperlihatkan grafik kasus meninggal dunia, sembuh dan perawatan harian secara nasional," ucapnya.

Selanjutnya, masyarakat dapat melihat grafik kasus berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur, serta kasus berdasarkan gejala awal dan komorbid atau kondisi penyerta yang paling banyak diderita pasien COVID – 19.

Sistem Bersatu Lawan Covid juga memiliki aplikasi yang dapat terpasang pada handphone yang dapat diunduh setiap orang di Playstore dan Appstore.

baca juga

Peluncuran sistem ini dilakukan oleh Doni Monardo, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Kominfo Jhonny G Plate, Deputi VI Kemenko Marinvest Septian Hario Seto, Kepala BSSN Hinsa Siburian, Ketua KIP Gede Narayana, dan Stafsus MenBUMN Arya Sinulingga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ombudsman Buka Posko Pengaduan Online Warga Terdampak Virus Corona

Ombudsman Buka Posko Pengaduan Online Warga Terdampak Virus Corona

News | Rabu, 29 April 2020 | 18:28 WIB

Dua Bulan Karantina, Wanita Ini Terus Positif Corona Covid-19 Tanpa Gejala!

Dua Bulan Karantina, Wanita Ini Terus Positif Corona Covid-19 Tanpa Gejala!

Health | Rabu, 29 April 2020 | 18:29 WIB

Mengapa Penemuan Vaksin Covid-19 Tidak Bisa Lebih Cepat? Ini Faktanya

Mengapa Penemuan Vaksin Covid-19 Tidak Bisa Lebih Cepat? Ini Faktanya

Video | Rabu, 29 April 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×