Penggali Kubur Jenazah Corona Tidur di TPU, Tahan Kangen Ingin Peluk Anak

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Minggu, 03 Mei 2020 | 21:48 WIB
Penggali Kubur Jenazah Corona Tidur di TPU, Tahan Kangen Ingin Peluk Anak
Ilustrasi - Pemakaman jenazah virus corona di TPU Pondok Ranggon, Jaktim. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).

Suara.com - Tidak hanya tenaga medis, pandemi virus corona atau Covid-19 juga menyusahkan para penggali kubur di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Sejak pandemi ini, pekerjaan mereka bertambah berkali-kali lipat. Belum lagi prosedur pemakaman jenazah pasien Covid-19 harus ditaati agar tidak terjadi penularan.

Salah satu penggali kubur menceritakan keluh kesahnya. Dia adalah Juanda Bin Sahim.

Pria yang telah memiliki dua anak ini selalu diselimuti rasa khawatir tertular virus corona. Apalagi saat dia harus kembali ke rumah dan bertemu dengan istri serta buah hatinya yang masih kecil.

"Kekhawatiran itu pasti ada, bahkan sampai rumah juga enggak berani dekat-dekat anak istri," kata Juanda dikutip dari batamnews.co.id---jaringan Suara.com, Minggu (3/5/2020).

Ia bercerita, pernah suatu ketika saat Juanda pulang ke rumah muncul rasa kangen ingin memeluk anak yang sudah menanti kedatangannya.

Namun pria berusia 40 tahun ini menahan sekuat hati rasa kangennya. Juanda takut, anak-anaknya tertular virus yang mungkin bisa dibawanya.

"Kalau pulang anak belum tidur, biasanya pengin ngedeket, pengin merangkul. Nah kita nggak berani dekat sama anak istri sampai saat ini," ujar Juanda.

Serupa dengan Juanda, para penggali kubur di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur juga dihantui kekhawatiran seperti itu.

baca juga

Bahkan ada rekan Juanda yang memilih menginap di kantor TPU dan tidak mau pulang ke rumah. Ia takut membawa virus corona bagi keluarganya.

"Banyak teman-teman yang nginap di kantor enggak berani pulang," tutur Juanda.

Saat ditemui media, Juanda juga tampak sibuk. Bersama dengan rekan-rekannya, ia sedang bersiap untuk menguburkan jenazah pasien COVID-19.

Mereka memakai pakaian alat pelindung diri (APD) warna putih, lengkap dengan sarung tangan dan masker.

Pada Jumat (17/4/2020) sore, sudah ada 17 jenazah COVID-19 yang dikuburkan oleh Juanda.

"Ini lokasi yang sudah selesai digali, kita siap-siap menunggu kedatangan jenazah," kata Juanda di samping liat lahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap, Ini yang Membuat Covid-19 Begitu Mematikan Bagi Sejumlah Pasien

Terungkap, Ini yang Membuat Covid-19 Begitu Mematikan Bagi Sejumlah Pasien

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 21:11 WIB

Kabar Baik, 15 Kru KM Kelud Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona

Kabar Baik, 15 Kru KM Kelud Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 18:50 WIB

5 Tempat di Surabaya Ini Rawan Corona, Warga Bandel Enggan Bermasker

5 Tempat di Surabaya Ini Rawan Corona, Warga Bandel Enggan Bermasker

Jatim | Minggu, 03 Mei 2020 | 18:31 WIB

Tembus 11 Ribu, Ini Sebaran Kasus Corona di 34 Provinsi di Indonesia

Tembus 11 Ribu, Ini Sebaran Kasus Corona di 34 Provinsi di Indonesia

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 17:12 WIB

Pasien Virus Corona Covid-19 Sembuh Perlu Jalani Fisioterapi, Ini Alasannya

Pasien Virus Corona Covid-19 Sembuh Perlu Jalani Fisioterapi, Ini Alasannya

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 17:00 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB