Demi Mudik, 18 Orang Sembunyi di Truk Semen Tanpa Makan 2 Hari

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Senin, 04 Mei 2020 | 16:00 WIB
Demi Mudik, 18 Orang Sembunyi di Truk Semen Tanpa Makan 2 Hari
Ilustrasi (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Suara.com - Sebanyak 18 orang buruh migran di India bersembunyi di dalam truk semen atau truk molen.

Mereka nekat melakukan hal itu demi bisa pulang ke rumah di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Para pekerja ini sudah bersembunyi selama 2 hari tanpa makanan di dalam truk pengaduk semen.

Dilaporkan The New Indian Express, Sabtu (2/5/2020), 18 buruh migran telah melakukan perjalanan sekitar 600 km.

Mereka dicegat oleh polisi di pos pemeriksaan di perbatasan Indore-Ujjain di Madhya Pradesh, India.

Rencananya, para buruh ini akan menuju ke Lucknow dari Mumbai, yang jaraknya hampir 1.400 km.

Petugas polisi Indore, Sunil Yadav mengatakan, "Salah satu polisi kami melihat sesuatu bergerak di dalam mixer raksasa dan segera memberi tahu pengemudi untuk menghentikan kendaraan yang berat itu."

"Setelah diperiksa drum mixer raksasa itu bukan hanya membawa satu orang, tetapi 18 pekerja di dalamnya meskipun mengalami panas yang menyengat," imbuh Yadav.

Semua buruh migran diminta untuk keluar dari drum mixer. Mereka kemudian dikumpulkan dengan tetap memastikan jaga jarak yang ama.

baca juga

Berdasarkan laporan, para buruh ini diberi makanan oleh petugas lantaran mereka terlihat kelaparan.

"Semuanya diperiksa dan diuji oleh tim Departemen Kesehatan sebelum dibawa ke Sangam Garden di dekat pos pemeriksaan di Indore sampai ada perintah lebih lanjut," kata Yadav.

Video viral 18 buruh di India sembunyi di truk semen (Twitter/robin_kev)
Video viral 18 buruh di India sembunyi di truk semen (Twitter/robin_kev)

Para pekerja ini akan dikarantina. Setelah aturan lockdown atau pembatasan wilayah dicabut, mereka akan dikirim ke kota asalnya dengan kereta atau bus.

Sementara truk pengaduk semen itu disita oleh polisi. Menurut The New Indian Express, ini bukan kasus pertama buruh migran terdampar.

Terutama di Mumbai dan kota-kota industri yang berdekatan, para buruh menggunakan segala cara agar dapat pulang ke rumah di tengah pandemi. Mulai dari berjalan kaki hingga mengayuh sepeda setelah kehilangan pekerjaan karena lockdown.

Pada 30 April, seorang lelaki berusia 50 tahun mengayuh sepeda dari kota Bhiwandi, Maharashtra ke distrik Maharajganj. Ia meninggal saat sampai di distrik Barwani.

Dua buruh migran lainnya yang pulang dari Maharashtra bertemu juga bernasib sama. Mereka meninggal di distrik Barwani pada 21 April dan 28 April.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencoba Menyembunyikan Kebohongan, Balita Ini Bikin Warganet Geli

Mencoba Menyembunyikan Kebohongan, Balita Ini Bikin Warganet Geli

Tekno | Senin, 04 Mei 2020 | 14:59 WIB

Viral Video Teman Ferdian Paleka yang Prank Sembako Sampah Dipukuli Warga

Viral Video Teman Ferdian Paleka yang Prank Sembako Sampah Dipukuli Warga

News | Senin, 04 Mei 2020 | 14:54 WIB

Hari Ini Malaysia Mulai Longgarkan Lockdown Corona

Hari Ini Malaysia Mulai Longgarkan Lockdown Corona

News | Senin, 04 Mei 2020 | 14:06 WIB

Virus corona: Nasib TKI di Inggris saat 'lockdown' - 'Tak bisa kerja, utang untuk makan membengkak'

Virus corona: Nasib TKI di Inggris saat 'lockdown' - 'Tak bisa kerja, utang untuk makan membengkak'

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:50 WIB

Kisah Buruh Proyek Cilegon 3 Hari Terlantar karena PSBB Banten

Kisah Buruh Proyek Cilegon 3 Hari Terlantar karena PSBB Banten

Banten | Senin, 04 Mei 2020 | 12:48 WIB

Terkini

Panja RUU Pemilu Resmi Dibentuk, Diisi 23 Anggota dari 8 Fraksi

Panja RUU Pemilu Resmi Dibentuk, Diisi 23 Anggota dari 8 Fraksi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Anak Susah Fokus? Ini 3 Rekomendasi Vitamin Otak di Apotek Beserta Harganya!

Anak Susah Fokus? Ini 3 Rekomendasi Vitamin Otak di Apotek Beserta Harganya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kronologis Ancaman Pembunuhan ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kronologis Ancaman Pembunuhan ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Kancil dan Gerimis di Lembah Ranting Kering

Kancil dan Gerimis di Lembah Ranting Kering

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Bukan Mayoritas, Segini Porsi Kepemilikan Danantara Terhadap Saham BEI

Bukan Mayoritas, Segini Porsi Kepemilikan Danantara Terhadap Saham BEI

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Bahlil Rangkap Jabatan, Pengamat Soroti Kejanggalan Struktur Birokrasi

Bahlil Rangkap Jabatan, Pengamat Soroti Kejanggalan Struktur Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Agar Lebih Efisien, BUMN Mulai Ubah Tata Kelola Proses Bisnis

Agar Lebih Efisien, BUMN Mulai Ubah Tata Kelola Proses Bisnis

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan

Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:37 WIB

7 Sepatu Jalan Waterproof yang Tetap Kering saat Terkena Cipratan Air dan Hujan

7 Sepatu Jalan Waterproof yang Tetap Kering saat Terkena Cipratan Air dan Hujan

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:37 WIB

×