Konflik Perparah Dampak Pandemi, Pemuda Tolak Perintah Turun ke Jalan

Syaiful Rachman

Selasa, 05 Mei 2020 | 21:25 WIB
Konflik Perparah Dampak Pandemi, Pemuda Tolak Perintah Turun ke Jalan
Seorang wanita menangis dan teriak di depan barisan sekelompok tentara. [BBC]

Suara.com - Timur Tengah punya banyak alasan untuk mengkhawatirkan wabah virus corona, tetapi mereka juga punya satu keuntungan besar dalam melawannya. Sebagian besar penduduk kawasan tersebut adalah generasi muda.

Secara rata-rata sedikitnya 60% penduduknya berusia di bawah 30 tahun. Ini membuat mereka lebih kecil kemungkinannya menderita Covid-19, penyakit yang telah menewaskan begitu banyak orang di negara-negara dengan populasi lebih tua.

Sebagian besar pemerintahan di wilayah ini menyaksikan apa yang terjadi di tempat lain dan mereka sebenarnya memiliki waktu untuk menerapkan larangan keluar rumah dan penjarakan sosial.

Namun konflik yang terjadi bertahun-tahun di wilayah yang tidak stabil ini membuat Timur Tengah lemah, dan wabah ini dipastikan memperburuk keadaan disana.

Virus corona: Iran dituduh 'sebar virus ke 16 negara dan dianggap mengecilkan skala masalah' Salat tarawih berjemaah dan iktikaf dilarang di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi: 'Hati kami menangis' TKI di Inggris saat 'lockdown': 'Tak bisa kerja, utang untuk makan membengkak'

Sarana kesehatan yang tersedia sangat beragam. Memang terdapat rumah sakit terbaik di Israel. Tetapi sistem layanan kesehatan di Yaman, Suriah dan Libia rusak parah karena perang menahun.

Yaman mengalami krisis kemanusiaan terburuk dunia, kata PBB. Sekarang negara tersebut menghadapi Covid-19 yang dengan cepat menyebar di masyarakat yang miskin dan padat.

Aden, di selatan, sedang mengalami gejolak politik. Meskipun kematian akibat Covid-19 telah diumumkan pekan lalu, penduduk setempat dilaporkan tidak mematuhi larangan keluar rumah. Mereka masih memadati pasar dan masjid.

Memperburuk keadaan

Anak-anak muda yang sebenarnya paling berkemungkinan tidak terkena virus, tetap berunjuk rasa di luar menentang pemerintah.

Di Timur Tengah protes dilakukan untuk menentang korupsi, kronisme, dan menuntut reformasi. Kelompok elit yang korup dituduh merampas uang rakyat yang seharusnya disalurkan untuk pelayanan umum, seperti rumah sakit.

baca juga

Pengunjuk rasa di Aljazair, Lebanon dan Irak berhasil menurunkan seorang presiden dan dua perdana menteri. Demonstran menduduki lapangan utama ibu kota.

Di Irak, mereka tetap berunjuk rasa meskipun sekitar 600 ditembak mati dan ribuan lainnya luka.

Anak-anak muda yang telah menolak perintah tidak turun ke jalan selama berbulan-bulan tidak akan menikmati ironi bahwa virus corona telah memaksa mereka tinggal di rumah.

Ketika mereka akhirnya keluar, mereka akan menghadapi pengaruh buruk sistem ekonomi yang telah gagal memberikan pekerjaan kini semakin buruk.

Yang terjadi adalah peningkatan kemarahan yang semakin parah karena wabah.

Dampak Ekonomi

Terhentinya kegiatan dunia sudah merusak ekonomi Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Iran Ancam Perang Meluas hingga Halaman Belakang Indonesia Jika AS Kembali Menyerang

Iran Ancam Perang Meluas hingga Halaman Belakang Indonesia Jika AS Kembali Menyerang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:35 WIB

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:41 WIB

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:18 WIB

Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah

Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah

News | Senin, 21 September 2026 | 12:06 WIB

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:58 WIB

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:16 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:32 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

ICRC Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Demi Mencegah Bencana Kemanusiaan Parah

ICRC Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Demi Mencegah Bencana Kemanusiaan Parah

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:08 WIB

Terkini

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

×