Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:29 WIB
Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000
Ilustrasi. Rupiah kembali tertekan hingga menyentuh level psikologis Rp18.120 per dolar Amerika Serikat (AS). Desain Suara.com/AI
baca 10 detik
  • Rupiah menyentuh Rp18.120/US$, mendekati rekor terlemah Rp18.279.
  • Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah berpotensi menembus Rp19.000 hingga akhir 2026.
  • Tekanan rupiah mengancam IHSG, biaya impor, dan beban utang dolar AS.

Suara.com - Rupiah kembali terpuruk dan kian mendekati level terlemah sepanjang masa. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mencapai Rp18.120/US$ pada Senin (26/10/2026) mendekati rekor terburuk di kisaran Rp18.279/US$ yang tercatat pada Juli 2026.

Tekanan terhadap mata uang Garuda bahkan berpotensi semakin dalam. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah bisa menembus Rp19.000/US$ hingga akhir tahun ini. Salah satu faktor penentu, menurut dia, adalah perkembangan konflik di Timur Tengah.

"Iya, kemungkinan menuju 19.000 hingga akhir tahun. Kunci utama Timur Tengah harus damai," kata Ibrahim.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (29/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (29/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Prospek tersebut menambah kekhawatiran terhadap stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian global. Jika ketegangan geopolitik berlanjut, tekanan terhadap rupiah berisiko bertahan dan membuat pemulihan mata uang domestik semakin berat.

Di sisi lain, pasar keuangan juga menghadapi keputusan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) pada 29 Oktober 2026. Ketidakpastian arah kebijakan moneter AS, tekanan inflasi, serta potensi penguatan dolar AS menjadi faktor yang dapat memperbesar gejolak nilai tukar dan mendorong arus modal asing keluar dari pasar domestik.

Dampak pelemahan rupiah tak hanya berhenti pada pasar valuta asing. Riset BRI Danareksa menyebut tekanan terhadap rupiah berpotensi ikut membebani Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), terutama melalui risiko capital outflow atau keluarnya dana asing dari pasar keuangan Indonesia.

Rupiah menyentuh Rp18.120/US$, mendekati rekor terlemah Rp18.279. Foto Trading View.
Rupiah menyentuh Rp18.120/US$, mendekati rekor terlemah Rp18.279. Foto Trading View.

Pelemahan rupiah juga meningkatkan biaya impor, terutama bagi perusahaan yang bergantung pada bahan baku dari luar negeri. Emiten dengan utang berdenominasi dolar AS turut menghadapi risiko kenaikan beban pembayaran utang ketika pendapatan mereka sebagian besar diperoleh dalam rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Diramal Jadi Penghuni Tetap di Level Rp18.000

Rupiah Diramal Jadi Penghuni Tetap di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Terkini

Geger Isu BPJS Kesehatan Dihapus dan Dialihkan ke Koperasi, Ini Respons Tegas DPR

Geger Isu BPJS Kesehatan Dihapus dan Dialihkan ke Koperasi, Ini Respons Tegas DPR

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Terapi Anak Berbasis Alam, Alternatif Stimulasi Tumbuh Kembang Lewat Eksplorasi

Terapi Anak Berbasis Alam, Alternatif Stimulasi Tumbuh Kembang Lewat Eksplorasi

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Tarif BPJS Tak Naik, Tapi Biaya Operasional Bengkak, Rumah Sakit Swasta Ini Pilih Bertahan Hidup

Tarif BPJS Tak Naik, Tapi Biaya Operasional Bengkak, Rumah Sakit Swasta Ini Pilih Bertahan Hidup

Jogja | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Raffi Ahmad dan Rombongan Terjebak Peringatan Serangan Udara Saat Umrah di Arab Saudi

Raffi Ahmad dan Rombongan Terjebak Peringatan Serangan Udara Saat Umrah di Arab Saudi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Hadirkan Inovasi, UPH Raih Tiga Penghargaan dalam Anugerah Abdidaya PPK Ormawa 2026

Hadirkan Inovasi, UPH Raih Tiga Penghargaan dalam Anugerah Abdidaya PPK Ormawa 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:29 WIB

PLN Berlakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Mulai 26 Oktober

PLN Berlakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Mulai 26 Oktober

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Intip Kekuatan Portugal Lawan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Sore Ini

Intip Kekuatan Portugal Lawan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Sore Ini

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Atasi 105 Juta Ton Sampah, DKI Gandeng TNI AD dan Danantara untuk Pengolahan

Atasi 105 Juta Ton Sampah, DKI Gandeng TNI AD dan Danantara untuk Pengolahan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Atlet Selam Tewas Tenggelam Saat Porprov: Polisi Dalami Kemungkinan Unsur Kelalaian

Atlet Selam Tewas Tenggelam Saat Porprov: Polisi Dalami Kemungkinan Unsur Kelalaian

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:15 WIB

×