Mensos : Warga Terdata Jadi Prioritas Terima Bansos

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 05 Mei 2020 | 21:58 WIB
Mensos : Warga Terdata Jadi Prioritas Terima Bansos
Menteri Sosial Juliari P Batubara. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) sembako dari Presiden yang berlokasi di RT 12/ RW 01, Cipete Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Di sini kita mendrop 395 bansos sembako untuk warga di RT12/RW 01. Sepakat di lapangan agar fleksibel dan tidak melulu nama yang terdata dapat bantuan. Saya tanya kalau berbagi dengan tetangga yang tidak dapat, mereka jawab rata-rata mau berbagi, " ujar Menteri Sosial Juliari P Batubara di Cipete Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2020).

Warga penerima bisa paham, kata Mensos, dengan situasi saat ini sama-sama kesulitan dengan segala terbatas, sehingga dipastikan ada yang dapat dan juga tidak mendapatkan bansos sembako.

"Untuk menyiasati jumlah terbatas dan bisa dinikmati lebih menjadikan yang terdata namanya menjadi prioritas, agar bisa berbagai dengan warga yang di luar hasil pendataan karena ada warga-warga yang membutuhkan bansos, " kata Mensos.

Kemarin, ada rapat dengan para gubernur di wilayah yang berbatasan dengan Ibu Kota. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta dan diakui bahwa data penerima untuk bansos sembako Presiden sama dengan bansos dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Pak Gubernur Anies mengakui data penerima sama persis yang dipakai bansos sembako Presiden dengan bansos dari DKI Jakarta.  Padahal, kesepakatan awal data penerima bansos sembako dan bansos dari Pemprov DKI itu penerimanya beda, " tandasnya.

Lebih jauh Mensos menandaskan, bahwa di level grassroot ada semangat gotong royong dan berbagi karena yang kena dari dampak pandemi Covid-19 itu jutaan warga, sementara bansos yang tersedia jumlahnya terbatas.

"Saya sudah keliling sebelum di titik yang ke-14 ini, dan bertanya kepada warga yang menerima bantuan agar mau berbagi dan gotong royong dan mereka bersedia serta berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Jadi, kepada lurah dan camat agar mengajak warganya saling berbagi tanpa harus gontok-gontokan soal data, " ungkap Mensos.

Ke depan, untuk tahap selanjutnya sepakat dengan gubernur untuk memasukan dari usulan RT dan RW akan dimasukan, termasuk dari komunitas-komunitas tertentu yang belum mendapat bansos sembako.

baca juga

"Jadi, untuk penyaluran bansos sembako tahap 1 dan 2 masih menggunakan data sebelumnya, tapi untuk tahap selanjutnya akan menggunakan data baru (fresh) ditambah dengan usulan dari RT dan RW, agar bansos sembako lebih terasa lagi, " katanya.

Ketua RW 01, Cipete Utara, Kebaoran Baru Jakarta Selatan, Nuryanto, menyatakan, pembagian ada pembagian bansos dari Presiden dan ada secara simbolis dari Mensos telah disalurkan kepada 395 warga.

"Alhamdulillah disalurkan 395 paket bansos kepada warga kami. Tadi dapat arahan dari Mensos dan ada kesepakatan agar penerima bansos mau berbagi dengan warga yang belum mendapatkan bansos di RW 01 yang disaksikan Ketua RT / RW dan LMK, " tandasnya.

Di tempat yang sama, Suharni (55), ibu rumah tangga, warga Jalan Damai Raya RT 12/01 Cipete Utara, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, mengaku lega usai mendapatkan bansos sembako di saat Covid-19 dimana penghasilan sangat jauh berkurang.

"Luar biasa lega mendapatkan bansos sembako dari Bapak Presiden, dimana anak dan mantu sudah dua bulan di rumah dengan bansos ini membantu keluarga, dan ikhlas berbagi dengan tetangga yang belum mendapat bansos. Terima kasih Pak Presiden dan Pak Menteri Sosial, " kata Nurcholid, dengan raut bahagia.


Suharni pun membuka tas bansos sembako dari Presiden yang di dalamnya berisi: beras, mie instan, sarden, kornet, teh celup, kecap manis dan kecap asin, serta susu.[*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritisi Kemasan Bertuliskan Bantuan Presiden, DPR: Mungkin Itu Ulah Menteri

Kritisi Kemasan Bertuliskan Bantuan Presiden, DPR: Mungkin Itu Ulah Menteri

News | Kamis, 30 April 2020 | 12:17 WIB

CEK FAKTA: Warga Kelaparan Bisa Hubungi Kemensos Agar Dapat Bansos Covid-19

CEK FAKTA: Warga Kelaparan Bisa Hubungi Kemensos Agar Dapat Bansos Covid-19

News | Kamis, 30 April 2020 | 11:15 WIB

Menteri Sosial Apresiasi Tagana dan Relawan yang Bekerja Tanpa Lelah

Menteri Sosial Apresiasi Tagana dan Relawan yang Bekerja Tanpa Lelah

News | Senin, 20 April 2020 | 17:46 WIB

Kemensos Salurkan Bansos Sembako kepada Warga Jabodetabek selama 3 Bulan

Kemensos Salurkan Bansos Sembako kepada Warga Jabodetabek selama 3 Bulan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 20:31 WIB

Penyaluran Bansos Sembako di Wilayah Jabodetabek

Penyaluran Bansos Sembako di Wilayah Jabodetabek

Video | Jum'at, 17 April 2020 | 13:34 WIB

Kemensos Pulangkan 51 Pekerja Migran Indonesia, Negatif Covid-19

Kemensos Pulangkan 51 Pekerja Migran Indonesia, Negatif Covid-19

Press Release | Kamis, 16 April 2020 | 16:18 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×