Cerita Perajin Peti Jenazah Kebanjiran Orderan Selama Pandemi Covid-19

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 06 Mei 2020 | 16:30 WIB
Cerita Perajin Peti Jenazah Kebanjiran Orderan Selama Pandemi Covid-19
Pekerja memproduksi peti khusus jenazah virus Corona COVID-19 di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Banten, Rabu (25/3). [ANTARA FOTO/Fauzan]

Suara.com - Yayasan Sahabat Duka, usaha yang berbasis di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Jakarta Timur kebanjiran orderan. Usaha yang bergerak di bidang pembuatan peti jenazah bisa membuat peti sebanyak 14 sampai 15 peti dalam sekali pemesanan.

Permintaan tersebut meningkat seiring jumlah pasien yang meninggal karena virus corona Covid-19 selalu ada setiap harinya. Yayasan Sahabat Duka kekinian selalu mendapat orderan dari Pemprov DKI Jakarta.

Suherman (45), salah satu pekerja di Yayasan Sahabat Duka mengatakan permintaan paling banyak terjadi pada pekan lalu. Dalam sehari, dia dan dua pekerja lainnya bisa menggarap sebanyak 15 peti jenazah.

"Kemarin-kemarin meningkat jumlah permintaan peti, yang pesan banyak. Cuma, agak ke sini agak dikit. Pekan lalu banyak, sampai 15 peti sehari," kata Suherman saat dijumpai di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2020).

Pandemi Covid-19 menyajikan kenyataan baru bagi Suherman. Beragam jenis peti jenazah dengan cepat dikerjakan seiring meningkatnya permintaan.

Suherman mengatakan Pemprov DKI Jakarta pernah memesan peti dalam jumlah yang banyak. Jumlahnya berkisar 15 sampai 30 peti jenazah dengan tenggang waktu dua pekan pengerjaan.

Pekerja membuat peti khusus jenazah virus Corona COVID-19 di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Banten, Rabu (25/3).  [ANTARA FOTO/Fauzan]
Pekerja membuat peti khusus jenazah virus Corona COVID-19 di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Banten, Rabu (25/3). [ANTARA FOTO/Fauzan]

Setelah peti pesanan rampung, maka akan segera dikirim menuju kantor Dinas Pertamanan dan Pemakaman yang berlokasi di Jalan K.S. Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat. Jika pesanan dalam jumlah banyak, maka Suherman dan rekan hanya membuat peti dalam bentuk standar.

"Pemprov DKI kadang ambil di sini juga sih. Pernah minta 15 sampai 30 peti. Misalnya merekaa pesen 100, ya kami kirim mentahnya saja. Model peti kotak doang, jadi mereka yang pasang kain sendiri," jelasnya.

Untuk satu peti jenazah, harganya bervariasi. Nominalnya berkisar mulai dari Rp 1 juta hingga 4 juta tergantung model pesanan.

baca juga

"Tergantung jenisnya. Ada yang harganya Rp 1 juta sampai Rp 4 juta. Tergangung model peti yang dipesan lah," kata Suherman.

Terpisah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tak membuat sendiri peti jenazah khusus korban Covid-19. Penyediaan peti mati selama ini diperoleh dari hasil pembelian.

"Kami beli dong (peti mati jenazah khusus Covid-19). Ya enggak mungkin kami buat sendiri," kata Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Siti Hasni kepada Suara.com.

Menurut Hasni, peti mati yang disiapkan pemerintah provinsi DKI Jakarta dibeli dari perusahaan penyedia peti mati. Namun ia tak merinci lebih jelas terkait perusahaan penyedia peti mati. Dia menyebut, setiap peti mati untuk jenazah pasien korban Covid sudah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia mengatakan, keluarga korban tak perlu lagi pusing memikirkan biaya.

"Ya dari perusahaan lah penyedia peti. Jadi kita enggak buat sendiri. Biaya kami tanggung. Sudah disiapkan oleh pemerintah daerah. Jadi gratis," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Positif Corona di Sulsel Sempat Buka Puasa Bersama dan Jadi Imam

Warga Positif Corona di Sulsel Sempat Buka Puasa Bersama dan Jadi Imam

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 16:20 WIB

Masih Bertambah, Pasien Positif Corona di Indonesia Jadi 12.438 Orang

Masih Bertambah, Pasien Positif Corona di Indonesia Jadi 12.438 Orang

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 16:13 WIB

Pertama di AS, Kasus Penipuan Dana Pinjaman Terkait Corona

Pertama di AS, Kasus Penipuan Dana Pinjaman Terkait Corona

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 16:09 WIB

Donald Trump akan Akhiri Gugus Tugas Covid-19

Donald Trump akan Akhiri Gugus Tugas Covid-19

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 15:57 WIB

Klaim Virus Corona Terkendali, Korea Selatan Buka Fasilitas Publik

Klaim Virus Corona Terkendali, Korea Selatan Buka Fasilitas Publik

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 10:44 WIB

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:41 WIB

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:40 WIB

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 10:37 WIB

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 10:30 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Gunakan 1 Ton Garam Bubuk

Berharap Hujan Segera Turun, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Gunakan 1 Ton Garam Bubuk

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:29 WIB

Riwayat Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono, Pernah Kembalikan Rp200 Juta ke KPK

Riwayat Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono, Pernah Kembalikan Rp200 Juta ke KPK

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:25 WIB

Timnas Indonesia Bikin Singapura Kehilangan Kepercayaan Diri, Gavin Lee Angkat Bicara

Timnas Indonesia Bikin Singapura Kehilangan Kepercayaan Diri, Gavin Lee Angkat Bicara

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal

Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal

Malang | Sabtu, 26 September 2026 | 10:21 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Siapa Saja Keturunan Soekarno yang Masih Ada?

Guruh Soekarnoputra Wafat, Siapa Saja Keturunan Soekarno yang Masih Ada?

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 10:20 WIB

×