Jasad 3 WNI ABK Longxing Dibuang ke Laut, Meninggal Dengan Tubuh Membengkak

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 05 Mei 2020 | 22:00 WIB
Jasad 3 WNI ABK Longxing Dibuang ke Laut, Meninggal Dengan Tubuh Membengkak
Pelepasan salah satu jasad ABK di Kapal Longxing. [Istimewa]

Suara.com - Cerita miris datang dari dunia pekerja kapal asal Indonesia. Empat dari 18 Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di Kapal Longxing 629 China meninggal dunia dan tiga jasad di antaranya terpaksa dibuang ke laut lepas.

Ketua Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) Korea Selatan Ari Purboyo mengungkapkan, mereka meninggal dunia dalam kondisi tubuh yang bengkak.

Tiga ABK tersebut, yakni Al Fattah yang meninggal dunia pada September 2019 karena sakit, Sefri asal Palembang dengan penyebab yang sama, kemudian Ari yang meninggal dunia pada Februari 2020.

"Tiga orang ini yang dibuang di laut," kata Ari saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/5/2020).

Sedangkan, satu ABK lainnya yakni Effendi Pasaribu sempat dilarikan ke rumah sakit di Korea Selatan namun nyawanya tidak dapat tertolong. Dari hasil forensik yang dilakukan, penyebab Effendi meninggal dunia karena pneumonia atau radang paru-paru.

Banyak faktor yang menjadi indikasi penyebab keempat WNI tersebut meninggal dunia dengan kondisi tubuh membengkak. Ari menyebut ada faktor kekerasan yang dialami, akan tetapi menurutnya faktor tersebut bukan menjadi unsur terbesar dari penyebab meninggal dunia.

Faktor lainnya juga bisa dari makanan atau minuman yang ABK tersebut konsumsi setiap harinya. Ari menyebutkan, jika ABK asal Indonesia mendapatkan perlakukan berbeda untuk makanan dan minuman dengan ABK asal China.

"Itu minum mungkin bisa dilihat dari peristiwanya kan badannya membengkak ya. Itu kemungkinan besar mereka meminum air laut yang disuling," ungkapnya.

Lantas bagaimana para ABK asal Indonesia yang tersisa bisa sampai ke Korea Selatan?

baca juga

Ari menjelaskan, ABK dengan total 18 orang itu berangkat dari Indonesia menuju Korea Selatan lalu dijemput dengan kapal tersebut setahun lalu. Ia menyebut, ada tiga perusahaan yang bertanggung jawab atas keberangkatan ABK tersebut yakni PT Lakemba Perkasa Bahari, PT Alfira Perdana Jaya (APJ) dan PT Karunia Bahari.

Setelah dijemput, mereka pun berlayar ke laut lepas. Namun tiga ABK mengalami sakit di tengah laut sampai akhirnya meninggal dunia.

Al Fattah dan Sefri sempat dipindahkan ke kapal lain untuk mendapatkan pertolongan medis namun nyawanya tidak dapat tertolong dan jasadnya dilarung ke laut. Sefri diketahui meninggal dunia ketika kapal tengah berada di Laut Samoa.

Selang setahun kemudian, 14 ABK yang masih bertahan pun akhirnya mendapatkan pertolongan oleh otoritas setempat dan kini tinggal di sebuah hotel di Busan, Korea Selatan.

Rencananya, 14 ABK itu pulang ke Indonesia namun masih bingung dengan pembiayaannya. Ari mengaku sudah berbicara dengan sejumlah perusahaan yang bertanggung jawab namun belum menemukan titik terang.

"Sepanjang ini komunikasi kami alot," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal saat Berlayar, Jasad ABK Indonesia di Kapal China Dibuang ke Laut

Meninggal saat Berlayar, Jasad ABK Indonesia di Kapal China Dibuang ke Laut

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 16:44 WIB

Satu ABK WNI Meninggal di Samudera Atlantik Selatan

Satu ABK WNI Meninggal di Samudera Atlantik Selatan

News | Sabtu, 29 Juli 2017 | 05:50 WIB

Nelayan Indonesia Diduga Diculik Kelompok Bersenjata Filipina

Nelayan Indonesia Diduga Diculik Kelompok Bersenjata Filipina

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 23:51 WIB

Empat ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia Telah Bebas

Empat ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia Telah Bebas

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:03 WIB

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

News | Senin, 11 Juli 2016 | 13:53 WIB

Terkini

Tertawa Lebar Lihat Ijazah Jokowi, Roy Suryo Janji Akan Ungkap Hal Janggal

Tertawa Lebar Lihat Ijazah Jokowi, Roy Suryo Janji Akan Ungkap Hal Janggal

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:17 WIB

Semua Sektor Industri RI Melonjak Kala Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,47% di Q3 2025

Semua Sektor Industri RI Melonjak Kala Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,47% di Q3 2025

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 13:16 WIB

Tak Sekadar Membaca, Kreativitas Anak di Pesisir Jakarta Didorong Lewat Pojok Literasi

Tak Sekadar Membaca, Kreativitas Anak di Pesisir Jakarta Didorong Lewat Pojok Literasi

Jakarta | Kamis, 05 November 2026 | 13:15 WIB

Ijazah Jokowi Lulusan Apa? Ini Faktanya

Ijazah Jokowi Lulusan Apa? Ini Faktanya

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:15 WIB

Edan! Wasit Keluarkan 53 Kartu Merah di Laga Pertandingan U-20, Ada Apa?

Edan! Wasit Keluarkan 53 Kartu Merah di Laga Pertandingan U-20, Ada Apa?

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 13:14 WIB

Sejumlah Perwira Polri Disebut Terima Uang dari Bupati Lombok Barat Nonaktif

Sejumlah Perwira Polri Disebut Terima Uang dari Bupati Lombok Barat Nonaktif

Bali | Kamis, 05 November 2026 | 13:11 WIB

Terbukti Terima Suap Kasus Nikel Rp 4,8 Miliar, Mantan Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun

Terbukti Terima Suap Kasus Nikel Rp 4,8 Miliar, Mantan Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:07 WIB

62 Saham Kena Suspensi, Ini Penyebabnya

62 Saham Kena Suspensi, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 13:05 WIB

Resep Gado-Gado dengan Saus Kacang Gurih, Segar dan Mengenyangkan

Resep Gado-Gado dengan Saus Kacang Gurih, Segar dan Mengenyangkan

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 13:05 WIB

Perkuat Industri Otomotif Nasional, Lima Mobil Listrik Wuling Resmi Kantongi TKDN 60 Persen

Perkuat Industri Otomotif Nasional, Lima Mobil Listrik Wuling Resmi Kantongi TKDN 60 Persen

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 13:05 WIB

×